Ceo Jatuh Cinta

Ceo Jatuh Cinta
BAB 34


__ADS_3

gavin sangat terkejut melihat catatan pendapatan perkebunan teh keluarganya. gavin marah dan ia memanggil pak mandor.


"maksud ini apa?" tanya gavin seraya menunjukkan pembukuan yang ada di tangannya.


"maaf den hasil teh tahun ini menurun karena teh yang di petik sedikit dan para pembeli menarik diri karena ga bisa sesuai yang mereka inginkan." jawab pak mandor


"jadi seperti itu, baiklah bapak bisa keluar sekarang. jika saya butuh bapak nanti saya panggil" ucap gavin ketus


pak mandor keluar dari ruangan pembukuan. ia menatap pintu yang baru ditutupnya. ada senyum di wajahnya. dengan senyum palsu itu ia menipu gavin. tapi yang ga diketahui pak mandor gavin sudah tau.


gavin memerintahkan orang kepercayaannya untuk mengintai pak mandor.


"pak parman saya ingin bapak menyelidiki apapun yang dilakukan pak mandor" ucap gavin


"baik den" ucap pak parman.


setelah melihat keadaan perkebunannya gavin krmbali ke villa. ia ingin mengajak arinda keluar untuk melihat pemandangan disekitar villa.


gavin sudah sampai di villa karena perkebunan dan villa sangat dekat.


gavin menaiki lantai 2 villa dan menuju ke kamarnya. ia melihat arinda yang sedang tidur diranjangnya.


gavin mulai mendekati arinda dan ia duduk di tepi ranjang. gavin menyingkirkan helaian rambut arinda yang menutupi sebagian wajah cantik arinda.


gavin tersenyum melihat arinda, ia mrmbelai wajah arinda dengan lembut dengan penuh perhatian gavin menunggu arinda bangun.

__ADS_1


30 menit kemudian


"eugh" suara lenguhan arinda.


arinda meregangkan tangannya yang kaku karena merasa pegal. arinda menoleh kesamping kanan dan ia melihat wajah pria yang sangat tampan. ia memandangi tanpa berkedip dan mulut terbuka karena gavin sudah ada disampingnya.


"kamu kenapa sayang"? tanya gavin


"aku ga apa-apa koq ka" ucap arinda terbata-bata.


"bener sayang"


"ya ka"


"aku ga bau ya ka" sahut arinda jengkel.


arinda masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri. 15 menit arinda selesai membersihkan diri dan ia memilih kaos lengan panjang dan jeans yang menutupi kaki mulusnya.


arinda keluar dari kamar menuju tampat gavin. gavin sudah berdiri dan mrnggenggam tangan arinda. gavin ingin membawa arinda ke danau bunga. danau yang sangat indah karena danau itu tempat kesukaan gavin. makanya gavin membawa arinda kesana agar arinda tau.


ga butuh waktu lama 30 menit mereka sudah sampai di danau bunga. tempat yang madih asri dan dikelilingi bunga tulip berbagai warna membuat danau menjadi lebih indah dan nyaman.


arinda melihat danau bunga dengan takjub. ia ga menyangka gavin membawanya ke tempat yang sangat indah menurutnya.


gavin senang melihat arinda juga senang. senyumnya terbit di wajah gavin. arinda menulusuri setiap inci danau bunga. ia ga mau melewatkan moment indah ini. arinda meneluarkan ponsel pintarnya. menekan ikon 📷 dan ia berselfi di spot danau bunga.

__ADS_1


arinda menarik lengan gavin dan ia merapatkan tubuhnya ke dalam dekapan gavin. arinda tersenyum dan mengarahkan ponsel pintarnya ke hadapan wajahnya dan gavin.


klik ( bunyi kamera mengambil gambar)


berbagai pose sudah mereka lakukan dari wajah ceria, jelek, marah, sedih dan wajah datar. setelah puas berselfie arinda mengajak gavin untuk duduk di tepi danau bunga.


"ka duduk di tepi danau ya" ucap arinda manja


"hm"


mereka duduk di tepi danau dan bersenda gurau. banyak yang mereka bicarakan membuat arinda senang.


**TOLONG BANTU AKU YA INI NOVEL PERTAMA AKU


like


comment


vote


rate


gift juga ya kaka semua


happy reading**

__ADS_1


__ADS_2