Ceo Jatuh Cinta

Ceo Jatuh Cinta
BAB 35


__ADS_3

matahari mulai meredupkan sinarnya. langit senja di sore hari sangatlah indah. gavin dan arinda menatap langit senja warna jingga yang meneduhkan setiap mata yang melihat.


"udah sore ka, kita pulang yuk!"


"ya udah kita pulang"


gavin dan arinda berjalan beriringan keluar danau bunga. ada senyum cerah di wajah arinda. ia tidak menyangka akan di ajak ke tempat yang indah seperti danau bunga.


15 menit berlalu akhirnya ia sampai di depan pintu villa.


tok tok


pintu di ketuk gavin dan keluar seorang pria paruh baya. ya itu pak parman yang membukakan pintu


"silahkan masuk den" ucap pak parman


"hm"


"terima kasih pak parman" ucap arinda


"sama-sama non" ucap pak parman.

__ADS_1


gavin dan artinda menaiki anak tangga untuk ke lantai 2. gavin dan arinda masuk ke dalam kamar gavin. mereka ingin membersihkan diri karena ga tahan lengket di tubuh mereka.


gavin masuk ke dalam kamar mandi meninggalkan arinda yang menunggu.


gavin melepaskan satu persatu pakaian yang melekat di tubuhnya. setelah tubuh polos ia memutar keran air dengan suhu air hangat. ia mengguyur tubuhnya di bawah shower yang mengeluarkan air hangat. 20 menit gavin selesai mambersihkan diri. tapi ia lupa membawa handuknya. gavin meminta arinda membawakan handuk baru untuknya.


"rin tolong kakak ambilkan handuk di lemari bagian bawah" ucap gavin


"sebentar ka aku ambilkan dulu handuknya" sahut arinda membuka lemari bagian bawah dan mengambilkan handuknya.


handuk sudah di tangan arinda. ia memberikannya kepada gavin.


gavin keluar dari kamar mandi dengan handuk yang menutupi sebagian tubuh bawahnya.


gavin berniat menggoda arinda. tapi sebelum ia mengucapkan beberapa kata yang akan keluar dari mulutnya. arinda terlebih dahulu masuk ke dalam kamar mandi.


arinda melepaskan seluruh pakaian yang melekat di tubuhnya karena ia sudah ga tahan lengket. 20 menit arinda membersihkan diri dan ia mengenakan bathrobe dan keluar dari kamar mandi.


gavin menoleh ke arah pintu kamar mandi yang terbuka. gavin melihat gadis cantik dengan rambut basah yang menetes. gavin tertegun dan kehilangan fokusnya.


gavin melangkah mendekati arinda dan mendekatkan wajahnya dengan wajah arinda.

__ADS_1


gavin mulai mencium bibir arinda dengan ***** yang sudah mulai naik. gavin bahkan sudah **********. ******* bibir gavin dan arinda membangkitkan gairah gavin.


gavin memcium bibir arinda perlahan-lahan gavin ******* bibir arinda. ia mengigit bibir bawah arinda dan bibir arinda terbuka. gavin menyesap bibir arinda dan memasukkan lidahnya ke dalam mulut arinda. lidah bertemu lidah saling membelit dan mengeksplore setiap bagian di dalam dan ga ada yang terlewatkan. sesapan demi sesapan pun terjadi ***** sudah mengendalikan gavin.


gavin mulai mencium leher arinda dan memberikan banyak tanda. tangan kanannya mulai meraba ke bagian buah arinda. gavin meremas dengan pelan dan ia memlilin pucuk buah. gavin menyudahi ciumannya dan menurunkan wajahnya tepat di salah satu buah arinda. ia menyikap bathrobe menyesap pucuk buah dengan kuat hisapan-hisapannya membuat gairah gavin meningkat.


gavin menelusuri setiap inci tubuh arinda. gavin mulai menulusupkan jarinya ke dalam. ia mengoyangkan jarinya di dalam membuat ***** arinda naik. jari gavin mulai basah tapi membuat gavin ketagihan. tapi ada seseorang memanggil gavin dan mengetuk pintu berkali-kali. gavin tersadar dan ia bangun dari atas tubuh arinda.


tok tok ( pintu di ketuk)


**TOLONG BANTU AKU YA INI NOVEL PERTAMA AKU


like


comment


vote


rate


gift ( jika berkenan)

__ADS_1


happy reading**


__ADS_2