
tante erela membawa artinda ke ruangan khusus miliknya. asistennya mendorong rak gantung yang sudah berjejer rapi dengan beberapa gaun yang sangat mewah.
gaun pertama dress biru muda tanpa lengan menutup dari dada hingga menjuntai ke bawah. arinda terlihat sangat cantik mengenakannya.
ia keluar dari kamar ganti dan menunjukkannya ke hadapan gavin. gavin melihatnya hingga terperangah. ga nyangka jika kekasihnya sangat cantik. tapi gavin berusaha menutupinya.
"ganti, terlalu terbuka"
mau tidak mau arinda kembali ke ruang ganti dan mengganti dengan yang lain.
gaun kedua, dress dengan tali kecil di bahu dengan menutup hingga dada menuntai ke bawah dan belahan hingga paha. sangat cantik dan elegan di pakai aura dewasa terpancar dari arinda.
arinda keluar dan menunjukkan lagi ke hadapan gavin. tapi lagi-lagi jawaban gavin membuat arinda mendengus kesal
"ganti sayang, kamu mau menggoda banyak pria nanti di pesta kita hah"
arinda berbalik masuk dan berganti gaun dengan yang lain.
gaun ketiga dress berwarna putih mwntup bagian leher dan belakang terbuka mempertlihatkan punggung mulus milik arinda dengan panjang menjuntai ke bawah terlihat elegan dan kesan mewah terrlihat sangat natural
gavin ingin melambaikan tangannya tapi arinda sudah memotongnya terlebih dahulu.
"udah yang ini aja aku cape gonta ganti terus."
gavin hanya bisa menyutujuinya, walaupun sebenarnya sangat tidak rela. gavin hanya ingin arinda mengenakan gaun itu di hadapannya bukan di depan banyak orang.
setelah gaun arinda beralih ke high heels
sepatu dengan hak tinggi 7cm. berwarna putih gading sangat cantik dan seukuran dengan kaki jenjang arinda
__ADS_1
"perfect" ujar tante erela.
arinda menunjukkan penampilannya ke hadapan kekasihnya. gavin yangbmelihat arinda yang sudah terbalut gaun yang sangat indah dan beberapa aksesoris pendukung terperangah melihat kekasihnya yang menawan. hingga terbesit untuk.mengurungnya dan tidak membiarkan ia keluar.
"perfect" ujar gavin sambil mengacungkan 👍
arinda berbalik kembali memgganti gaun dengan seragamnya. menemui kekadihnya yang sedang duduk santai memegang handphonenya.
arinda duduk disebelah gavin dan menepuk pundak kekasihnya. gavin kaget karena tidak sadar kalau arinda sudah ada di sebelahnya.
"ka ayo pulang"
"hm"
gavin mendatangi tantenya untuk berpamitan pulang karena sudah hampir maghrib.
"tan, aku pamit pulang hampir maghrib."
"ya vin, tunggu sebentar. nih kasih ke mama kamu" ujar tante erela menyodorkan Paper bag pesanan mamanya gavin.
"tante aja yang kasih ke mama, aku tidak mau" tolak gavin berlalu pergi
"maafin ka gavin ya tante" ucap arinda sambil mencium punggung tangan tante erela.
"ya sayang, udah biasa tante digituin sama gavin."
arinda dan gavin keluar dari butik tante erela dan masuk ke dalam mobil. di dalam nobil arinda ingin menanyakan sesuatu. tapi belum sempat suara perut arinda sudah meronta ingin di isi.
kruyuk.. kruyuk
gavin memutar kemudi mobilnya ke arah yang lain dan mencari restoran terdekat. tapi bukan restoran siap saji. karena gavin ga mengizinkan arinda untuk menyantapnya.
20 menitr gavin mencari, sampai juga di rumah makan cahaya minang. karena arinda ingin makan masakan padang.
gavin memakirkan mobil di depan rumah makan cahaya minang. ini pertama kali gavin masuk ke dalam. tempat yang sederhana, rapi dan juga bersih. layaklah untuk makan di tempat.
arinda duduk di meja pojok dekat jendela. berhadapan dengan gavin.
gavin melambaikan tangannya dan pelayan pun menghampiri.
__ADS_1
"kaka dan ade mau pesan apa? tanya pelayan ramah
"siapkan aja semuanya disini ya ka" sahut arinda
"kenapa ga pesen 2 porsi aja sayang?" tanya gavin heran
"nanti juga kaka tau sendiri"
2 pelayan datang dengan beberapa tumpuk hidangan yang bertrumpu di ke fua lengan mereka.
gavin kaget karena semua jenis hidangan sudah ada di depan mata dan dibawa dengan begitu mudahnya oleh 2 pelayan tersebut
"silahkan dinikmati kaka dan ade" ujar pelayan ramah
"terima kasih ka"
arinda dan gavin mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan. arinda mengambil 1 ayam bakar, 1 sotong, 1 gulai tunjang dan 1 potong rendang siap di santap dan gavin hanya mengambil 1 potong gulai ayam dan tentunya mereka menyantapnya dengan sepiring nasi putih hangat.
arinda sangat menikmati makanan yang disantapnya walaupun bekuah dan berminyak. tapi sangat menggugah selera. menang masakan padang juaranya. pantas disandang makanan terlezat di dunia.
25 menit arinda menyantap semua hidangan yang disediakan. sangat enak dan mantul abis. gavin juga heran saat menyantapnya dia menambah terus. lupa kalo makanan tersebut mengandung kolestrol sangat tinggi. tapi buat mereka masa bodo..
gavin melambaikan tangannya lagi dan pelayan menghampirinya.
"berapa semuanya?" tanya gavin
"semuanya 450rb ka"
gavin menyerahkan 5 lembar 100rb dari dompetnya memberikan kepada pelayan dan beranjak pergi sambil menggandeng tangan arinda.
"tunggu sebentar ka kembaliannya"
"ambil saja itu untukmu"
"terima kasih ka, lain hari mampir kembali kesini" ucap pelayan tulus dengan senyum sumringah.
**HY READERS NT/MT
Outhor mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas dukungan kalian semua. tanpa readers tidak mungkin ada cerita dari saya yang seperti ini. mohon dukungannya
__ADS_1
like, comment, vote, rate untuk bisa melanjutkan cerita ini. salam hangat 🙏🙏🙏😘😘😘**