
arinda berusaha mengejar gavin. tapi gavin selalu saja menghindar. arinda sangat sangat kesal sama gavin.
merasa sudah letih arinda pun berhenti mengejar gavin. ia ga mau lagi di kerjain sama gavin.
"maaf sayang" lirih gavin menangkupkan kedua tangannya di dada.
"ga" ucap arinda kesal
"ayo dong maafin kaka ya" pinta gavin.
"ogah" ucap arinda malas
"ya udah kalo gitu. kaka mau ke taman sebrang jalan sana. kaka mau jogging dulu" ucap gavin berlari keluar villa.
arinda mengikuti gavin dari jauh. ia ga mau ada yang TEPE-TEPE sama gavin. karena arinda ga mau liat para pelakor merajalela.
gavin sudah berada di taman dan mencari spot buat lari. gavin sudah menemukannya dan ia mulai pemanasan. setelah pemanasan ia mulai berlari mengelillingi taman.
para remaja dan teteh mulai caper sama gavin tapi buat gavin itu sudah biasa. jadi gavin ga tersentuh dengan tatapan memuja seperti itu.
arinda yang melihat para calpel ( calon pelakor) menatap kekasihnya membuat arinda geram.
arinda berlari mendekati gavin karena jengah melihat calpel. ia menatap gavin dengan marah. ia memberhentikan gavin dan gavin heran kenapa arinda membuat ia berhenti berlari.
"kenapa kaka ga suka?" ucap arinda marah menahan api yang bertkobar di kepalanya.
"ga koq sayang, kamu kenapa sih?" tanya gavin bingung
"ga apa-apa" balas arinda kesal
"kalo gitu biarin aku jogging lagi sayang" pinta gavin
__ADS_1
"tetap ga boleh"
"ya udah kalo ga boleh" ucap gavin pasrah.
"ya udah kita pulang, aku ga nyaman disini" ucap arinda merangkul lengan gavin di depan calpel.
para remaja yang melihat arinda merangkul lengan cowok yang mereka suka menjadi marah. tapi mereka ga berani melakukan itu di taman.
arinda semakin mengeratkan tangannya di lengan gavin karena arinda takut ada yang mengambil gavin darinya.
"kamu kenapa sih sayang?"
"aku ga apa-apa koq ka"
"bener kamu ga apa-apa?
"ya aku baik-baik aja koq"
"ya udah kalo gitu kita pulang"
arinda dan gavin berlari kecil dan bercanda di sepanjang jalan menuju villa. mereka bersenda gurau bersama. seakan hanya ada mereka berdua aja yang lain ngontrak.
gavin dan arinda sampai juga di villa. mereka berdua naik ke atas. gabin dan arinda masuk ke kamar. tapi arinda berjalan ke arah bed. ia meregangkan otot-otot yang kaku karena jarang berlari.
gavin yang melihat kelakuan kekasih hatinya hanya bisa menghela nafas.
"kaka mau membersihkan tubuh ya sayang"
"ya ka"
"abis kaka giliran kamu membersihkan diri"
__ADS_1
"ya kaka ku sayang"
gavin masuk ke dalam kamar mandi, ia melepaskan semua pakaian yang melekat fi tubuhnya. ia menyalakan shower dan air turun mrmbasahi seluruh tubuh gavin. 15 menit berlalu gavin sudah membersihkan diri.
gavin melihat arinda yang sedang berbaring di bed menepuk-nepuk pipi arinda pelan. karena arinda harus membersihkan diri
"akh" arinda melenguh
arinda menatap mata gavin karena mersa terganggu tidurnya.
"bangun sayang"
"hm"
"cepat mandi bau banget tau"
"ya kakaku bawel"
arinda masuk ke dalam kamar mandi dan melepaskan sekuruh pakaian yang melekat. ia mrnyalakan shower dan air turun mengguyur tubuh arinda.
15 menit kemudian arinda selesai mandi dan mengambil pakaian ganti untuk ia pakai. rok selutut dan kaos v neck sangat cocok di tubuh arinda.
**BANTU AKU YA INI NOVEL PERTAMA AKU
like
comment
vote
rate
__ADS_1
gaift (jika berkenan)
happy reading**