Ceo Jatuh Cinta

Ceo Jatuh Cinta
BAB 66


__ADS_3

mobil melaju menuju apartemen, arinda hanya diam menatap arah luar. ia masih sangat marah karena perbuatan kekasihnya. gavin berusaha mencairkan suasana tapi pervuma saja arinda masih saja tidak bergeming. hingga 25 menit mobil berhenti di parkiran basement apartemen.


arinda membuka pintu mobil dengan cepat, ia ingin pergi lebih dulu dari gavin.


brak


pintu mobil di gebrak sangat keras di saat pintu tertutup. gavin tersentak karena terkejut.


apa yang terjadi sama kamu sayang, kenapa sikap kamu berubah drastis batin gavin


gavin menyusul arinda dengan sedikit berlari agar tidak tertinggal. tapi gavin tetap saja tertinggal. gavin hanya bisa menduga-duga apa yang terjadi dengan kekasihnya.


arinda sampai terlebih dahulu di unit, membuka pintu kamar dan menutupnya dengan keras.


brak


pintu tertutup tepat di depan wajah gavin, dengan sigap ia mundur beberapa langkah.


tok tok


"sayang, sayang"


"buka pintunya, kamu kenapa?"


arinda tak menyahuti ucapan gavin. ia masih sangat marah. entah berapa kali gavin berteriak


yang buka pintunya, aku hitung sampai tiga kalo ga di buka. aku dobrak pintunya

__ADS_1


*satu


dua


ti...


ceklek*


pintu kamar terbuka terlihat wajah arinda yang cuek, gavin menatap arinda dengan seksama, gavin yang khawatir langsung memeluk arinda.


"kamu kenapa sih yang, cerita sama aku"


tqk ada sahutan darti bibir mungil arinda, gavin geram merasa frustasi. ia sendiri bingung apa salahnya.


arinda membalikkan tubuhnya, gavin yang di diamkan seperti itu. langsung mengambil tindakan.


gavin membaringkan tubuh arinda di bed, ia juga membatingkan tubuhnya di sebelah arinda.


gavin yang tak kuasa menahan rasa penasarannya pun bertanya lagi.


apa salah aku sayang, kamu kenapa? coba katakan dimana letak kesalahan aku? tanya gavin dengan suara yang lembut.


arinda yang sudah lelah karena menghindar, ia pun berbicara


ini semua salah kakak, kalo aja kita tadi ga make love di mobil aku ga mungkin tertlambat dan juga ga di usir dari kelas, gerutu arinda menahan kekesalannya sama kekasihnya.


maaf,, maaf ya sayang, ini memang salah aku. jangan marah lagi ya?" pinta gavin memohon dengan raut wajah yang terlihat lesu.

__ADS_1


"iya, iya aku maafin" ujar arinda pasrah, ia juga ga bisa marah-marah lama sama kekasihnya.


"yang, kamu mandi gih kita ke hotel sore ini. kita menginap di hotel malam ini" ujar gavin


kenapa harus menginap di hotel? tanya arinda bingung


"ya kita harus menginap sayang, MUA datang pagi" ujar gavin memberitahu


"tapi malam ini jangan minta jatah dulu ya ka"


"kenapa begitu?" tanya gavin polos


"aku ga mau cape besoknya, kaka enak ga kenapa-kenapa aku yang ngerasain ka" gerutu arinda


"ya sayang, tapi besok aku ga jamin bisa tahan, kalo ga bisa kamu harus tanggung jawabnya double"


"aku ga mau, enak di kaka ga enak di aku" gerutu arinda dengan kekesalan yangbdudah di ubun-ubun.


"terserah kamu aja gimana enaknya, aku ikutin kamu aja" sahut gavin lagi.


arinda bangun dan beranjak dari bed melepas semua pqkaian yang melekat dan berjalan ke arah kamar mandi, gavin pun tersadar dan beranjak dari bed. ia pun juga melepaskan pakaian yang melekat dan mengikuti arinda masuk ke dalam kamar mandi.


gavin ingin melakukannya lagi tapi di cegah arinda karena arinda masih marah sama gavin. gavin hanya bisa pasrah menunggu kemarahan kekasihnya mereda.


**TOLONG BACA NOVEL PERTAMA AKU YA


like, comment, vote, dan giftnya ya

__ADS_1


salam hangat 😘😘😘 🙏🙏🙏**


__ADS_2