
"Hari minggu emang enak buat males malesan" gumam Alenka karena masih malas buat bangun.
"Al,sini bantuin Ibu masak!" seru Ibu Alenka.
"Masih ngantuk Bu!" jawab Alenka.
Ibu nya hanya menggeleng gelengkan kepalanya,sudah terbiasa dengan kebiasaan putri bungsunya.
Alenka masih bermalas malasan di atas kasur sambil sesekali tersenyum dengan ponselnya.
"Ngapa lo dek senyum senyum sendiri gitu?" tanya Refan Abangnya Alenka yang tiba tiba masuk ke kamar Alenka.
"Apaan sih Bang masuk ke kamar gue nggak ketuk pintu dulu!" sewot Alenka yang kaget.
"Maaf deh,Abang mau pinjam charger,punya Abang rusak" jawab Refan tersenyum.
"Tuh ambil aja sendiri!" ucap Alenka menunjuk dimana charger itu berada.
Refan mengambil charger itu kemudian kembali menggoda adiknya membuat Alenka teriak teriak.
"Apaan ini kok teriak teriak?" tanya Ibu mereka.
"Bang Refan tuh Bu,godain mulu!" sewot Alenka.Tapi Refan malah tertawa sembari menjulurkan lidahnya di belakang Ibu nya.
"Tuh Bu,malah gini gini" ucap Alenka menirukan gerakan Abangnya.
"Refan!" ucap Ibu.Sementara Refan malah cengar cengir.
Alenka kembali memainkan ponselnya dan kembali senyum senyum sendiri.Tak lama kemudian Alenka beranjak untuk mandi dan sarapan.Setelah selesai sarapan Alenka kembali ke kamar.
"Hari Minggu kok nggak main dek?" tanya Refi saudara kembar Refan di depan pintu kamar Alenka.
"Kak Refi!" ucap Alenka senang kemudian memeluk kakaknya karena kangen.
"Raymon nggak ikut?" tanya Alenka.Raymon adalah anak dari Refi,yang adalah keponakan Alenka.
"Di depan tuh sama Ayah!" jawab Refi.
"Berdua doang?" tanya Alenka.Refi mengangguk,suaminya ada kerjaan katanya.
Alenka menarik kakak perempuannya masuk ke kamar dan mereka mulai ngobrol panjang lebar.Alenka emeng dekat dengan kakak perempuannya,sebelum Refi menikah,dia adalah teman curhat Alenka.
"Sutt,Al!" panggil Refan di depan pintu.
"Apaan sih Bang? satt suut gitu?" tanya Alenka sewot.
"Dicariin teman lo tuh" ucap Refan.
"Teman gue? siapa?" tanya Alenka.
__ADS_1
"Cewek atau cowok Fan?" tanya Refi penasaran.
"Cowok!" jawab Refan.
"Cowok? siapa?" tanya Alenka.
"Mana gue tahu kan teman lo!" jawab Refan menyeringai.
Alenka tersenyum,dia menebak kalau itu pasti Gio.Dia langsung berlari keluar rumah.Alenka menatap sedikit kecewa.
"Alex" gumam nya.
Alex menoleh dan tersenyum ke arah Alenka.Sementara Alenka terlihat tidak senang.
"Ngapain lo kesini?" tanya Alenka ketus.
"Cuman mau main doang!" jawab Alex tersenyum.
Kemudian mereka pun duduk di teras rumah Alenka.Alenka terkesan dingin karena setiap kali Alex nanya dia cuma jawab sekenanya aja.
"Tante ayo main bola!" ajak Raymon menarik tangan Alenka.
"Amon main sendiri dulu aja ya,tante ada teman tante nggak bisa temenin Amon!" jawab Alenka.
"Nggak mau! Amon maunya sama tante!" rengek Raymon.
"Amon kan pinter nggak boleh nakal dong!" bujuk Alenka.
"Emang Om bisa main bola?" tanya Raymon.
"Bisa dong,Om kan laki laki kayak Amon!" jawab Alex berdiri kemudian menemani Raymon main bola.Alenka melihat Alex yang sedang menemani keponakannya dia tersenyum kecil.
"Ah Amon capek Om" ucap Raymon sembari duduk.
"Om juga capek banget" ucap Alex juga sambil duduk.
Alenka kemudian mengambil minum buat Raymon dan Alex yang terlihat lelah.Kemudian mereka bercanda sebelum kemudian Raymon dipanggil Mamanya untuk masuk ke dalam.
"Keponakan lo lucu ya?" ucap Alex yang hanya dianggukin oleh Alenka.
"Al,gue minta maaf atas kejadian tempo hari,gue nyesel banget sampai sekarang!" ucap Alex meraih tangan Alenka tapi dengan cepat Alenka menghindar.
"Udahlah Lex! gue juga udah lupa" jawab Alenka.Alex menatap Alenka yang masih cuek ke dia.Tiba tiba terdengar suara motor berhenti di depan rumah Alenka,dan ternyata adalah Gio.
Alex menatap tak suka begitu melihat Gio membuka helmnya,begitupun Gio kaget melihat Alex di rumah Alenka.Gio yang merasa cemburu kemudian kembali memakai helmnya.Alenka tahu kalau Gio marah langsung berlari dan menahan tangan Gio yang hendak menyalakan motornya.
"Lo mau kemana?" tanya Alenka.
"Pulang lah,gue nggak mau ganggu kalian!" ucap Gio dengan nada cemburu.
__ADS_1
"Lo ngomong apa sih?" tanya Alenka menarik tangan Gio supaya turun.Gio menatap Alenka kemudian nurut juga untuk turun.
Alex menatap tajam Alenka yang menggandeng tangan Gio.
"Lo ngapain kesini?" tanya Alex marah mendorong Gio.
"Lo apa apaan sih Lex? jangan bikin keributan disini!" ucap Alenka.Alex menatap Gio,begitupun sebaliknya Gio menatap Alex.
"Al,lo pacaran sama dia?" tanya Alex.Alenka yang ingin agar Alex tak mengganggunya lagi mengiyakan pertanyaan Alex.Membuat Alex kesal kemudian Alex berpamitan dan pergi dengan marah.
"Maaf ya Gi? gue cuma mau Alex nggak gangguin gue lagi!" ucap Alenka begitu Alex pergi.
"Nggak apa,gue senang kok kalau lo anggep pacar lo!" jawab Gio membuat Alenka tersenyum malu.
"Nggak mau,Amon nggak mau makan!" ucap Raymon tiba tiba keluar dan berlari ke Alenka.
"Amon kenapa lari lari?" tanya Alenka yang terkejut kemudian memeluk keponakannya.
"Di suruh makan susahnya minta ampun!" Refi keluar ngomel ngomel.
"Nggak mau! Amon nggak mau!" ucap Raymon sembunyi dipelukan tante nya.
"Sini makan dulu!" ucap Regi menarik tangan anknya tapi Raymon nggak mau malah menangis.
"Nama kamu siapa?" tanya Gio.
"Amon Om" jawab Raymon.
"Amon mau ikut Om sama Tante jalan jalan nggak?" tanya Gio.
"Jalan jalan kemana?" tanya Raymon.
"Amon maunya kemana?"tanya Gio lembut.
"Amon mau lihat Jerapah Om!" jawab Raymon.
" Boleh,tapi ada syaratnya?" ucap Gio.
"Apa?" tanya Raymon.
"Amon harus mau makan! biar kuat nanti kalau keliling lihat Jerapah,ada Gajah juga lho,pokoknya banyak banget hewan yang lain" ucap Gio.
"Kalau Buaya ada nggak Om?" tanya Raymon.
"Ada dong" jawab Gio tersenyum.
"Asyik,kalau gitu Amon mau makan dulu ya Om?" ucap Raymon mendekati Mamanya minta buat makan.Kemudian Refi mengajak Raymon masuk untuk makan.
Alenka tersenyum dia menyindir kalau Gio sudah cocok jadi seorang ayah.Gio tersenyum dan berkata kalau dia juga udah siap buat menjadi ayah dari anak anak Alenka.
__ADS_1
"Apaan sih lo?" ucap Alenka mendorong tubuh Gio pelan.