CINTA BADBOY

CINTA BADBOY
episode 32


__ADS_3

Setelah selesai makn,Alenka minta izin bebtar buat cuci piring.Sementara Gio menunggu Alenka di depan rumah sambil memainkan ponselnya.


"Gio!" panggil seorang cewek.


"Kak Imel!" ucap Gio.Imel adalah Kakak sepupu dari Yura,yang ternyata adalah atasan Refan di kantor.


"Kok lo disini?" tanya Imel.


"Iya,main rumah temen,Kak Imel kok bisa disini?" tanya Gio balik.Imel menjawab kalau dia menjenguk temannya.


Setelah selesai mencuci piring Alenka keluar untuk menemani Gio lagi.Tapi Alenka kaget diluar sudah ada seorang cewek yang sedang ngobrol sama Gio.


"Kakak ini siapa ya?" tanya Alenka ke Imel.


"Oh,kenalin aku Imelda,temannya Refan" jawab Imel.


"Oh,temannya Bang Refan,silahkan duduk Kak! akj panggilin Bang Refan dulu!" ucap Alenka kemudian masuk dan memanggil Abangnya.


"Bang dicariin temen Abang tuh!" ucap Alenka di depan pintu kamar Refan.


"Siapa dek?" tanya Refan.


"Temen Abang,namanya Kak Imelda" jawab Alenka.


Refan kemudian keluar untuk menemui Imel,diikuti oleh Alenka.Sementara Imel ngobrol dengan Refan di dalam.Gio sama Alenka ngobrol di luar.


"Lo kenal Gi,sama kakak tadi?" tanya Alenka,karena dia sempat lihat Gio ngobrol akrab sama Imelda.


"Iya,Kakak sepupu temen gue!" jawab Gio.


Setelah beberapa saat Imelda keluar dan berpamitan sama Gio dan Alenka dianter oleh Refan.


"Aku pulang dulu ya dek?" pamit Imel ke Alenka.


"Iya kak!" jawab Alenka tersenyum.


"Gi,gue pulang dulu ya?" pamit Imel.Dan Gio hanya mengangguk.


Begitu Imel melajukan mobilnya,Alenka bertanya ke Abangnya,siapa cewek tadi?.Refan menjawab kalau dia atasannya di kantor.

__ADS_1


"Pasti naksir deh sama Bang Refan?" ucap Alenka melirik ke Abangnya.


"Anak kecil jangan sok tahu!" jawab Refan menutup muka adiknya.


"Kalau nggak naksir ngapain juga dibela belain kesini? atau jangan jangan dia cewek lo Bang?" tanya Alenka ingin tahu.


"Sok tahu!" ucap Refan mendorong kepala Alenka kemudian kembali masuk ke rumah.


"Al,besok gue jemput ya?" tanya Gio.Tapi Alenka menolak,Alenka lebih suka naik angkot.Katanya bisa punya banyak teman selain dari sekolahnya juga dari sekolah lain.


Keluarga Alenka sebenarnya juga adalah keluarga yang berkecukupan.Tapi Alenka dari kecil memang diajar buat hidup sederhana.Alenka juga sebenarnya punya motor yang cukup bagus tapi dia nggak mau memakainya buat berangkat ke sekolah.Karena dia nggak mau terlalu mencolok.


"Oh,ya udah kalau gitu gue pulang dulu ya sayang?" pamit Gio yang membuat Alenka menoleh ke arah nya.


"Apaan sih lo?" ucap Alenka menyenggol tangan Gio.


"Ya nggak apa apa dong? gue kan emang sayang sama lo!" jawab Gio tersenyum.


****


Keesokan harinya Gio berngkat sekolah tidak naik motor.Dia menunggu angkot di depan komplek rumahnya.Ketika angkot berhenti dia melihat dulu apakah ada Alenka di dalam.Kalau Alenka nggak ada dia nggak jadi nik.Sampai pada angkot yang kelima yang dia hentikan.Begitu melihat Alenka di dalam dia langsung naik ke dalam angkot.


Alenka kaget bercampur senang ketika melihat Gio naik ke angkot yang sama kayak dia.Bahkan dia tersenyum geli ketika melihat Gio menyuruh seorang siswa yang disamping Alenka untuk bertukar tempat.


"Iya,biar bisa barengan sama lo terus" jawab Gio yang membuat Alenka memerah wajahnya.


"Ntar kegerahan lagi kayak tempo hari?" sindir Alenka.


"Nggak masalah asal bisa dekat terus ama lo!" ucap Gio yang kembali membuat Alenka tersipu.


Mereka mengobrol sepanjang perjalanan,sementara penumpang lain berbisik bisik.Mereka mengagumi ketampanan Gio.


"Al,dia teman sekolah lo?" tanya seorang siswi sekolah lain yang sering bareng sama Alenka.Alenka tersenyum dan hanya mengangguk.


"Kenalin ke kita dong Al!" ucap yang lain.Alenka hanya tersenyum sementara Gio juga terlihat tersenyum dingin.


"Cowok ini dimanapun berada selalu mengundang perhatian!" batin Alenka melirik ke Gio.


Ketiga cewek tadi turun duluan karena sekolah mereka yang lebih dekat.

__ADS_1


"Jadi mereka anak murid SMA BHAKTI?" tanya Gio ketika angkot mulai kembali jalan.Alenka hanya mengangguk.


"Di sekolahnya nggak ada cowok ganteng kali yak? kok lihat gue mereka pada keganjenan gitu!" ucap Gio sewot.


"Idih,ngomong aja kalau lo mau bilang,lo lebih ganteng dari murid murid sekolah mereka!" ucap Alenka tersenyum.


"Al,lo nggak cemburu apa lihat gue digodain cewek lain?" tanya Gio manyun.


"Ngapain gue harus cemburu? lo kan playboy jadi pasti lo juga suka digodain cewek cewek" jawab Alenka.


"Gue kan udah berubah Al! dihati gue cuma ada lo seorang!" ucap Gio pelan.


Alenka tak menjawab lagi malah hanya tersenyum,membuat Gio menjadi kesal.Begitu turun dari angkot Gio membayar ongkos dia sekalian sama Alenka.Tapi dia tidak bersuara.


Karena Nita tidak masuk hari ini,jadi Gio dan Alenka langsung ke sekolah tudak menunggu Nita dulu.Gio sepanjang perjalanan hanya diam saja.


"Lo kenapa Gi?" tanya Alenka.Tapi Gio masih saja nggak menjawab sampai akhirnya Alenka berhenti dan menahan tangan Gio.


"Lo kenapa sih? marah sama gue? atau nyesel berangkat sekolah naik angkot?" tanya Alenka kesal.


Gio menatap Alenka dalam dalam begitupun Alenka menatap nya lekat.Kemudian Gio bersuara, "gue kesel ama lo! katanya lo sayang sama gue? tapi kenapa lo nggak marah waktu gue digodain cewek lain? lo malah bilang kalau gue suka digodain! lo harus tahu Al,cinta gue ke lo bukan main main! dihati gue sekarang cuma ada lo seorang!" ucap Gio kesal.


Alenka tersenyum melihat Gio marah dan menatapnya dengan senang.


"Lo kok malah ketawa?" tanya Gio semakin kesal kemudian kembali berjalan.Alenka mengejar Gio sampai dia nggak tahu kalau disampingnya melaju motor yang sedang ngebut.


"Awas Al!" seru Gio menarik Alenka ke pinggir.


"Kalau naik motor hati hati woi!" teriak Gio masih memegangi Alenka.Gio yang masih kesal,kemudian melepaskan Alenka dan kembali berjalan.


Alenka meraih tangan Gio dan berucap, "buat apa gue marah? mereka punya hak buat tertarik sama lo! yang terpenting lo nggak tertarik sama mereka! gue kan sayangnya sama lo,bukan sama mereka! kalau mereka tertarik sama lo atau orang lain ya biarin aja! gue bakalan marah dan cemburu jika lo yang tertarik sama mereka" jawab Alenka yang membuat Gio tersenyum bahagia.


Kemudian Gio menggandeng tangan Alenka dan kembali melanjutkan perjalanannya menuju ke sekolah dengan bergandengan tangan,bahkan sampai ke kelas membuat teman temannya pada heboh menyoraki mereka.


"Wah kayaknya udah ada yang jadian nih?" ucap Kiara heboh.


"Emang lo udah jadian sama Gio?" tanya Purnama tak kalah heboh.


"Belum!" jawab Alenka.

__ADS_1


"Tapi kok lo gandengan sama Gio?" tanya Kiara.


"Kita belum jadian tapi kita saling sayang! ya nggak Al?" sahut Gio yang langsung kembali membuat teman temannya heboh.


__ADS_2