
"Gue mandi bentar ya?" pamit Alenka begitu sampai rumah.
"Iya" jawab Gio yang masih asyik main sama Raymon.
"Udah pulang Al?" tanya Ayah Alenka.
"Udah Yah!" jawab Alenka.
"Raymon mana?" tanya Ibu Alenka.
"Di depan sama Gio,Alenka mau mandi dulu bentar" jawab Alenka kemudian menyeringai.
Ayah Alenka memanggil Raymon agar masuk ke rumah.Raymon kemudian menarik Gio supaya Gio juga ikut ke dalam.Gio hanya bisa menuruti Raymon.
"Duduk dulu Gi!" suruh Ibu Alenka.
"Iya Bu" jawab Gio tersenyum.
Tak lama kemudian Alenka keluar dari kamar dan ikut ngobrol di ruang tamu bersama Orang Tua nya dan juga Gio.
"Tante,katanya mau ajak Amon ke tempat Om Gio yang banyak teman teman Om Gio nya?" tanya Raymon.
"Iya nanti sayang! nanti main ke rumah Om Gio dulu mau nggak?" tanya Gio.
"Di rumah Om Gio ada mainan nggak?" tanya Raymon.
"Ada dong!" jawab Gio tersenyum.Raymon langsung melompat senang.
Tak lama kemudian Gio berpamitan dan meminta izin kepada orang tua Alenka,mau mengajak Alenka dan Raymon main.
"Iya,tapi inget pulang jangan malam malam!" pesan Ayah Alenka.
Gio dan Alenka mengangguk.Kemudian mereka pamit dan ngajak Raymon bersama mereka.
****
"Ini rumahnya Om Gio? besar banget!" ucap Raymon polos.Gio tersenyum kemudian menggandeng tangan Raymon masuk ke rumah dan diikuti oleb Alenka.
"Mas Gio udah pulang?" tanya Mbak Ijah.Gio mengangguk kemudian Alenka menyalami Mbak Ijah.Alenka menyuruh Raymon untuk menyalami Mbak Ijah.
"Pinternya,nama kamu siapa?" tanya Mbak Ijah.
"Amon Mbak!" jawab Raymon.
"Kok manggilnya Mbak sih? manggilnya Nenek! kan udah tua" ucap Mbak Ijah tersenyum.
"Iya Nek!" jawab Raymon.Kemudian Mbak Ijah ke dapur buatin minum untuk Alenka dan Gio.Mbak Ijah senang melihat Raymon yang sangat ceria.
"Nenek,Amon bantuin ya?" tanya Raymon ketika melihat Mbak Ijah membawa minuman dan camilan.
__ADS_1
"Nggak usah sayang,Nenek bisa sendiri kok" jawab Mbak Ijah tersenyum.
Setelah meletakan makanan dan minuman Mbak Ijah kembali ke dapur dan melihat Gio dan Raymon yang sedang bermain dengan senang.
"Dengan kehadiran Raymon mungkin bisa sedikit mengobati rindunya Mas Gio sama..." gumam Mbak Ijah,tanpa terasa air mata Mbak Ijah menetes.
"Bukan hanya Mas Gio,tapi kita semua rindu!" gumam Mbak Ijah lagi mengusap air matanya.
Gio pamit mandi dan setelah mandi mereka makan bersama.Mbak Ijah kembali meneteskan air mata nya ketika melihat Gio menyuapi Raymon dengan sabar.
"Amon sini! biar Tante yang suapin! Om Gio biar makan dulu!" ucap Alenka.
"Nggak mau Tante" jawab Raymon.
"Al,makan bareng gini kayak kita udah berkeluarga aja ya?" ucap Gio tersenyum.Alenka hanya tersenyum mendengar ucapan Gio.
"Habis! sekarang Raymon duduk situ dulu sambil minum! Om Gio makan dulu" ucap Gio yang langsung dituruti oleh Raymon.
Setelah selesai makan,Gio mengajak Raymon main game di Mall.Raymon langsung memeluk Gio karena senang.
Di Mall mereka ketemu Kiara sama Erka yang sudah balikan.Kemudian Erka gabung sama Gio dan Raymon.Mereka terlihat bahagia.Kiara dan Alenka tersenyum melihat keakraban mereka bertiga.
"Udah balikan lo?" tanya Alenka.Kiara hanya mengangguk dan cengar cengir.
"Gio suka banget ya Al sama Raymon?" ucap Kiara.
"Iya Ki,Raymon juga suka banget sama Gio" jawab Alenka.
"Ka katanya lo pergi sama Rosi? kok jadinya malah sama Kiara sih?" goda Rama.
"Mulut lo!" ucap Erka mendorong kepala Rama.Erka gugup karena Kiara melotot ke arah Erka.
"Iya,kemarin lo bilang lebih cinta sama Rosi daripada sama Kiara?" giliran Boy yang menggoda.
"Oh jadi gitu? lo cinta sama Rosi?" tanya Kiara melotot.
"Enggak sayang,itu cuma fitnah nya Rama sama Boy doang!" jawab Erka.
"Fitnah gimana? lo sendiri yang bilang katanya mau macari kedua dua nya! ya nggak Ram?" tanya Boy.
"Wah parah lo Ka! udah bagus Kiara mau sama lo" ucap Alenka.
"Kalau gitu lo sama gue aja Ki! gue jomblo,gue juga setia!" ucap Rama menaik turunkan alisnya.
Kiara ngambek dan duduk di pojokan.Erka ngomel ngomel ke Rama dan Baoy kemudian mendekati Kiara yang sedang ngambek di pojokan.
"Ram lo nggak kepingin apa punya pacar?" tanya Alenka.
"Ah cewek cuma bikin pusing" jawab Rama.
__ADS_1
"Gue nggak bikin pusing kok Ram!" ucap Alenka tersenyum.
"Jangan macem macem! lo udah punya Gio!" ucap Rama sewot.
"Gio nggak keberatan kok,ya nggak Boy?" ucap Alenka tersenyum.
"Gi..cewek lo ganjen godain gue mulu!" seru Rama kemudian beranjak dan menjauh dari Alenka yang puas menggodanya.
Rama yang sedang duduk sendiri sambil mainan hape,melirik ke arah Alenka yang sedang ngobrol sama Gio dan Boy.
"Asal bisa lihat kalian bahagia,gue rela pendam rasa ini buat lo Al!" gumam Rama yang hanya bisa didengar oleh dia sendiri.
"Ram,lo ngapain sendirian di situ? sini!" tanya Gio melambaikan tangannya.
"Nggak mau! Alenka ganjen ke gue" jawab Rama nyengir.
"Bercanda kali Ram!" sahut Alenka.
Karena sudah jam 9 malam.Alenka mengajak Gio pulang karena kayaknya Raymon juga sudah ngantuk.
"Amon kalau udah ngantuk bobok duluan aja!" suruh Alenka ketika yiba dirumah.
"Amon mau bobok sini?" tanya Refan yang juga baru sampai rumah.
"Iya Om!" jawab Raymon.
"Bobok sama Om Refan aja ya?" tanya Refan.
"Nggak mau! Amon bobok sama Tante aja,Om Refan kalau bobok nggak pakai baju,bau kecut!" jawab Raymon yang langsung diledekin sama Alenka.
"Makanya mandi! Amon aja nggak mau dekat ama lo,apalagi cewek!" ucap Alenka tertawa.
"Berisik lo!" ucap Refan mencubit bibir Alenka.
"Akh..sakit tahu nggak Bang!" teriak Alenka.
"Gi,kok lo mau sih pacaran ama Mak Lampir?" tanya Refan yang langsung dapat pukulan dari Alenka.Sementara Gio hanya tersenyum melihat tingkah Alenka dan Abangnya.
"Om Gio pulang dulu ya? besok Om kesini lagi!" pamit Gio.Raymon mengangguk kemudian memeluk Gio.
"Tante nggak mau peluk Om Gio nya?" ucap Gio tersenyum.Alenka tersenyum malu.Gio kemudian pamit dan mencium kening Alenka dengan lembut.Alenka menutup mata Raymon.
"Gue sayang sama lo!" bisik Gio.
"Gue juga sayang sama lo!" jawab Alenka pelan.
Gio dan Alenka saling berpandangan dengan mesra sebelum Gio naik ke motor.
"Dadah Om Gio!" ucap Raymon melambaikan tangannya.
__ADS_1
"Dadah sayang!" jawab Gio melambaikan tangannya sembari melirik ke Alenka.