CINTA BADBOY

CINTA BADBOY
episode 40


__ADS_3

"Nggak ada Alenka,nggak seru" keluh Kiara begitu bel istirahat berbunyi.


"Iya ya?" jawab Purnama.


"Maafin gue ya? gara gara gue Alenka jadi diskors!" ucap Nita merasa bersalah.


"Jangan ngomong gitu dong!" ucap Kiara memeluk Nita.


"Iya,pasti Alenka juga nggak nyalahin lo kok!jangan sedih!" ucap Purnama memeluk Nita dan Kiara.


"Kalau gitu kita ke kantin yuk!" ajak Kiara yang diiyakan oleh Purnama dan Nita.


Gio menoleh ke arah tempat duduk Alenka sebelum kemudian dia males malesan.


"Ke kantin yuk Gi!" ajak Boy dan Bayu.


"Kalian aja,gue lagi males!" jawab Gio.


"Kangen lo sama Alenka?" tanya Bayu.Dan Gio mengangguk dengan cepat.


"Kenapa dia?" tanya Erka yang masuk ke kelas 11 IPS 2.


"Kangen Alenka katanya" jawab Boy.


"Yaelah cuma sehari nggak ketemu udah kayak gitu lo,gimana nanti kalau kalian putus?" tanya Rama tertawa.


"Gue ama Alenka nggak akan putus!" sewot Gio memukul lengan Rama.


"Tapi ngomong ngomong Alenka kemarin ngeri banget ya waktu marah?" ucap Rama.


Mereka semua mengangguk,mereka nggak nyangka kalau ternyata Alenka kalau marah bisa menakutkan seperti itu.


Kemudian mereka beranjak ke kantin kecuali Rama.Dia menemani Gio di kelas.


"Gi,seandainya Yura kembali,apa lo akan mutusin Alenka dan kembali ke Yura?" tanya Rama hati hati takut kalau kalau Gio marah.


"Gue akan tetap sama Alenka! Yura hanyalah masa lalu bagi gue!" jawab Gio.


"Lo yakin udah bener bener lupain Yura?" tanya Rama lagi.Gio mengangguk pelan.


"Kenapa lo tiba tiba tanya gitu?" tanya Gio balik.

__ADS_1


"Nggak kenapa napa sih Gi,gue cuma nggak mau Alenka terluka!" jawab Rama pelan.Gio menoleh ke arah Rama,menatapnya dengan lekat.Karena,nggak biasanya Rama seperti ini.


"Lo masih suka sama Alenka?" tanya Gio.


"Nggak,gue udah nggak suka sama dia,gue cuma nganggap dia sebagai teman seperti yang lain" jawab Rama sedikit gugup.


Di hati Rama,Alenka masih bertahta.Rama sudah berusaha melupakannya tapi dia nggak bisa.Di sisi lain dia nggak mau persahabatannya dengan Gio jadi rusak hanya karena seorang wanita.


"Asalkan bisa melihat dia bahagia itu sudah cukup buat gue!" batin Rama tersenyum kecil.


Di kantin,Erka mencoba mendekati Kiara kembali tapi Kiara masih saja cuek ke dia.


"Yank eh Ki,ntar pulang gue anter ya?" tanya Erka.


"Makasih tapi gue bawa motor sendiri!" jawab Kiara ketus.


"Pur,ntar pulang sekolah gue anter ya?" tanya Bayu.


"Nggak usah makasih,gue nggak mau jadi perusak hubungan orang!" jawab Purnama sembari memasukan makanan ke mulut nya.


"Kok gitu sih ngomong nya?" tanya Bayu pelan tapi Purnama tak menjawab masih menikmati makanannya.


"Heh maksud lo apa gebrak gebrak meja gitu?" tanya Kiara marah.


"Kita udah banyak ngalah ya sama kalian berdua,tapi kalian nggak hargai kita sama sekali!" bentak Erka.


"Lo mau kita hargai lo? emang lo apa nya kita gue tanya?" tanya Kiara marah menatap Erka tajam kemudian pergi disusul Purnama dan Nita.


"Ki,gue minta maaf kalau gue punya salah ama lo? tapi please jangan diemin gue kayak gini! gue nggak bisa Kiara,gue masih sayang sama lo!" ucap Erka menahan tangan Kiara.


Kiara tersenyum sinis, "Sayang sama gue? terus siapa yang kemarin kemarin mesra mesraan sama cewek lain?" tanya Kiara sinis.


"Itu semua nggak seperti yang lo pikirin Ki,gue sama Bayu lakuin itu semua,supaya lo sama Purnama cemburu!" ucap Erka.Bayu mengangguk dengan ucapan Erka.


"Kalian pikir kita bodoh? kalian pikir hati kita itu mainan yang bisa kalian mainin sesuka hati kalian?" sahut Purnama marah.


"Nggak gitu Pur maksud kita!" ucap Bayu meraih tangan Purnama tapi ditepis oleh Purnama.


"Kalau kalian mau bikin kita cemburu,kalian salah langkah! kita nggak cemburu sama kalian berdua,tapi kita justru benci sama kalian berdua!" ucap Kiara tegas.


"Mulai sekarang jangan pernah deketin kita lagi! kita nggak mau kenal sama playboy kayak kalian berdua!" timpal Purnama.

__ADS_1


Kiara menarik tangan Purnama dan Nita,meninggalkan Bayu dan Erka yang kebingungan.


"Kok malah jadi gini sih Ka?" tanya Bayu marah.


"Gue juga nggak tahu!" jawab Erka juga marah.


Di kelas,Kiara ngomel ngomel membuat Rama dan Gio bingung.Lalu Rama bertanya kenapa Kiara habis dari kantin kok marah marah.


"Lo bilangin sama dua temen lo yang playboy karatan itu,mereka pikir hati kita berdua mainan yang bisa dimainin sesuka hati mereka?" ucap Kiara marah.


"Maksud lo Erka sama Bayu?" tanya Gio.


"Siapa lagi kalau bukan mereka? kemarin aja mesra mesraan sama cewek lain,sekarang sok sok an bilang sayang,dasar buaya buntung!" ucap Kiara kesal.


"Kok lo marahnya ke kita sih?" tanya Rama.


"Kalian berdua kan juga satu komplotan sama mereka! Gi,mending lo tinggalin Alenka! jangan lo sakiti dia kayak teman teman lo nyakiti kita!" ucap Kiara memarahi Gio.


"Apaan sih lo nyuruh nyuruh gue ninggalin Alenka? emang Erka dan Bayu nggak jelasin ke kalian maksud mereka berdua deket sama wanita lain kemarin?" tanya Gio.


Kiara dan Purnama tak menjawab pertanyaan Gio.Malah bersikeras supaya Gio mau ninggalin Alenka.Karena,nggak mau Alenka disakiti oleh Gio.Tapi Gio juga bersikeras menolak,dia bilang kalau dia cinta banget sama Alenka.


"Dulu Erka juga ngomong gitu ke gue,tapi kenyataannya dia selingkuh juga!" ucap Kiara sedih.


"Erka bukannya selingkuh,tapi dia cuma mau bikin lo cemburu terus lo nggak kuat akhirnya lo minta balikan ke dia!" jawab Gio menjelaskan.Karena,Gio nggak mau dituduh bakal nyakiti Alenka.


"Serius lo?" tanya Purnama.


"Iya,kalau nggak percaya lo tanya aja sama Rama!" jawab Gio.


"Iya Comel,mereka berdua cuma mau bikin lo lo itu cemburu,mereka masih sayang kok sama kalian berdua!" ucap Rama mencubit pipi Kiara dan Purnama.


"Heh,jangan genit ya lo!" bentak Kiara memukul tangan Rama.


Kiara dan Purnama berpandangan kemudian saling senyum.Tapi kemudian mencak mencak lagi karena digodain Rama.


"Mulai sekarang jangan nyuruh gue buat ninggalin Alenka,begitupun sebaliknya jangan nyuruh Alenka buat ninggalin gue! karena kita saling mencintai dan nggak akan pernah ninggalin satu sama lain!" ucap Gio tersenyum.


Kiara juga tersenyum kemudian meminta maaf sama Gio.Dia juga berpesan untuk selalu memegang janjinya untuk selalu membuat Alenka bahagia.


"Iya Gi,meskipun dia kadang urakan tapi dia sangat baik,sama teman aja setia kawan apalagi sama pacar!" sahut Nita.Gio tersenyum dan mengangguk.

__ADS_1


__ADS_2