CINTA BADBOY

CINTA BADBOY
episode 39


__ADS_3

Sudah berhari hari berlalu setelah putus dari Erka.Kiara sudah mulai ceria,dia mulai bisa menerima kesendiriannya.Meski di dalam hatinya masih sayang sama Erka.


Begitupun Purnama,dia sudah bisa tersenyum kembali dan tidak berharap lebih ke Bayu.


"Kok Gio malah makin deket sih sama Alenka!" gumam Riska kesal.


"Iya ya? kok mereka nggak saling menjauh sih?" sahut Rosi ketika melihat Gio bercanda sama Alenka dan teman temannya.


"Gimana sih rencana lo? katanya bakal berhasil? yang saling menjauh bukannya Gio sama Alenka,malah Erka sama Kiara!" ucap Riska memarahi Sashi.


"Ya sorry deh,gue nggak nyangka kalau kejadian kayak gini! ini diluar dugaan gue!" jawab Sashi merasa bersalah.


"Kalau gitu kalian berdua nggak usah deketin Erka sama Bayu lagi,kita cari cara lain aja!" perintah Riska.


"Nggak bisa gitu dong Ris! kita harus terusin rencana ini!" ucap Sashi yang sebenarnya sudah suka sama Bayu lama.


"Apanya yang diterusin? rencananya gagal total! atau jangan jangan lo suka beneran sama Bayu?" tebak Riska curiga.


"Nggak kok,gue nggak suka sama Bayu!" sanggah Sashi.Tapi Riska tahu betul gimana Sashi,dia mencecar Sashi dengan pertanyaan yang sama.Akhirnya Sashi mengakui juga.


"Iya,gue udah lama suka sama Bayu!" ucap Sashi pelan.


Sementara Erka mulai menyadari kalau rencana yang disusunnya gagal total.Karena,Kiara bukannya minta balikan tapi semakin menjauh darinya.


"Ki,apa kabar?" tanya Erka gugup ketika berpapasan dengan Kiara di depan toilet.


"Baik" jawab Kiara singkat kemudian pergi.Erka menatap punggung Kiara yang mulai menjauh.


Kiara kembali ke kelas dengan muka yang ditekuk.Dia duduk dengan sedikit kesal.


"Lo kenapa kok manyun gitu?" tanya Purnama.


"Erka tadi nyapa gue!" jawab Kiara kesal.


"Terua kenapa lo kesal?" tanya Purnama.


"Ya gue kesal aja! ngapain sih harus nyapa segala!" ucap Kiara masih kesal.


"Lo masih suka sama Erka? lo belum bisa move on?" tanya Purnama.


Kiara menoleh ke Purnama tapi kemudian menoleh kembali ke depan, "Gue nggak bisa bohongin perasaan gue sendiri Pur,kalau gue masih sangat menyayangi Erka" jawab Kiara menempelkan kepalanya di meja.


"Sabar ya Ki!" ucap Purnama mengelus punggung Kiara.


"Sutt.. kenapa tuh?" tanya Alenka yang duduk di belakang Kiara dan Purnama menunjuk Kiara yang lesu.


"Gagal move on!" jawab Purnama.


"Woi..siapa yang gagal move on?" seru Kiara mengagetkan seisi kelas.


"Itu kenapa ya kok teriak teriak?" tanya Bu Eni.


Mereka bertiga malah saling tuduh,membuat Bu Eni menghukum mereka bertiga.Bu Eni menyuruh mereka berlari mengelilingi halaman sebanyak 7 kali.


"Gara gara kalian gue jadi ikutan dihukum!" ucap Alenka sewot.

__ADS_1


"Nggak apa apa lah Al,kita kan teman!" jawab Kiara tertawa.


"Betul! solidaritas pertemanan!" sahut Purnama.


Mereka terus berlari dengan bercanda.Setelah 7 kali putaran mereka langsung ke kantin karena sudah hampir jam istirahat juga.


"Hah,capek banget gue!" keluh Alenka.


"Gue traktir minum deh!" ucap Kiara.


"Cocok" jawab Alenka cepat.


Karena teman temanya sudah ada di kantin.Nita berniat menyusul ke kantin.Tapi,ketika dia jalan dia ketemu Riska dan teman temannya.Riska menjegal Nita yang sedang berjalan membuat Nita terjatuh.


"Akh" pekik Nita.


"Kalau jalan pakai mata dong!" seru Rosi


"Kalian punya masalah apa sama gue?" tanya Nita yang sudah berdiri kembali.


"Nggak ada sih! tapi gue cuma kasih tahu ke lo,kalau lo tuh nggak pantes sekolah disini bikin malu aja!" ucap Sashi.


"Lo tahu nggak? lo cuma bikin malu teman teman lo!" ucap Rosi.


"Iya disini itu khusus buat orang gede,bukan orang kecil kayak lo!" sahut Riska mendorong Nita kembali.


Gio melihat Nita terjatuh sembari menangis kemudian mendekati Nita dan membantu Nita berdiri.Nita menangis bukan karena terjatuh,tapi dia tersinggung dengan ucapan Riska dan teman temannya.


"Kalian apakan Nita sampai dia terjatuh?" tanya Gio marah.


"Iya Gi dia tadi cuma kesenggol kita makanya jatuh!" sahut Riska.


"Lo diapain sama mereka?" tanya Gio ke Nita.


Nita tak menjawab hanya menggeleng kemudian berlari kembali ke kelas.


"Lo kenapa Cel?" tanya Rama.Tapi Nita tak menjawab terus saja berlari kembali ke kelas.


"Awas aja kalau kalian berani membully Nita!" ancam Gio kemudian menyeringai dan diikuti teman temannya.


"Mau ke kantin Bay?" tanya Sashi menggandeng Bayu.


Begitu sampai kantin Erka mendekati Kiara dan menyapanya tapi dicuekin sama Kiara.Purnama melihat Bayu bersama Sashi tapi dia juga cuek karena sudah nggak mau berharap sama Bayu lagi.


"Lepasin ya!" ucap Bayu yang sudah mulai risi.


"Al,temen lo nangis tuh!" ucap Rama.


"Siapa?" tanya Alenka bingung.


"Boncel!" jawab Rama.


"Nita nangis? emang kenapa?sekarang dia dimana?" tanya Purnama tak kalah kaget.


"Balik ke kelas!" sahut Boy.

__ADS_1


Alenka tanpa banyak tanya lanhsung berdiri dan berlari menuju kelas.Apa yang membuat Nita menangis,karena selama ini dia melihat Nita adalah orang yang sangat ceria.


"Kemana?" tanya Purnama.


"Ke kelas cari Nita!" jawab Alenka.


"Gue ikut! Ki lo bayar dulu minuman gue sama Alenka!" suruh Purnama mengikuti Alenka.


Kiara kemudian berdiri buat bayar minumannya dan teman temannya.Tapi Gio berkata kalau biarin dia yang bayar.Kiara kemudian berterimakasih dan berlari menyusul Alenka dan Purnama.


"Lo kenapa Nit?" tanya Alenka ketika mendapati Nita menyembunyikan mukanya di lekukan lengan nya.


"Iya Nit,lo kenapa? ngomong sama kita!" tanya Purnama ikutan panik.


Nita mendongakan mukanya yang penuh dengan air mata.Nita malah meminta maaf sama Alenka dan Purnama.


"Lo kenapa? ngomong!" pinta Alenka yang semakin bingung.


"Iya,lo ngomong ada apa,siapa tahu kita bisa bantu?" tanya Purnama.


"Iya Nit,kita kan sahabat jadi lo jangan sembunyiin apapun dari kita!" sahut Kiara yang baru masuk ke kelas.


Nita menatap sahabat sahabatnya yang panik.Dia menghela nafas kemudian menceritakan apa yang Riska dan temn temannya ucapkan tadi.


"Maunya apa sih tuh orang?" ucap Kiara kesal.


"Lo jangan marah sama mereka ya Al? gue nggak apa apa kok!" pinta Nita yang tahu betul sifat Alenka.


Tapi,Alenka keluar berjalan keluar kelas dan menuju ke kantin memcari Riska dan teman temannya.Setelah ketemu,Alenka mengambil minuman yang ada di depan mereka dan menyiram ke muka Riska.


"Heh,lo gila ya?" seru Rosi yang kaget Alenka menyiram Riska.Alenka mengambil gelas yang masih ada minumannya dan menyiram ke Rosi dan Sashi.


"Akh,maksud lo apaan?" tanya Riska marah.


"Dasar cewek stres lo!" seru Sashi.


Plakkk


Alenka menampar Sashi dengan keras membuat seisi kantin kaget.Riska bermaksud membalas mau menampar Alenka tapi tangannya ditangkap oleh Alenka.


Plakkk


Giliran Riska yang ditampar oleh Alenka.Rosi merasa nggak terima kedua temannya ditampar oleh Alenka kemudian mendorong Alenka tapi dengan sigap Alenka menghindar kemudian menjambak rambut Rosi.


"Akh,lepasin nggak!" pekik Rosi tapi Alenka menendang kaki belakang Rosi sehingga membuat Rosi berlutut.


"Beberapa hari lalu gue udah peringatin kalian supaya jangan pernah ganggu teman teman gue lagi,tapi lo malah bikin teman gue nangis!" ucap Alenka marah dan semakin keras menjambak rambut Rosi membuat Rosi menangis kesakitan.


Sashi mencoba membantu Rosi dengan menjambak rambut Alenka.Tapi Alenka langsung menyikut muka Sashi membuat Sashi kesakitan dan melepas jambakannya.


"Al,udah ya? gue mohon Al!" ucap Nita memohon ke Alenka.


"Ada apa ini?" seru Pak Nur Guru BP mereka tiba tiba muncul.


Kemudian Pak Nur menyuruh Alenka dan Riska cs ke kantornya.Pak Nur akhirnya menskors mereka berempat selama 3 hari.

__ADS_1


__ADS_2