CINTA BADBOY

CINTA BADBOY
episode 62


__ADS_3

Gio dan teman temannya lagi asyik ngobrol,curhat dan main PS tiba tiba Mbak Ijah mengetuk pintu dan bilang kalau Yura datang.


"Gi,gue telepon lo kok nggak lo angkat?" tanya Yura kesal.


"Hape gue cas!" jawab Gio dingin.


"Lo kenapa kayak gini lagi? lo nantang gue? lo mau gue cerita ke Alenka dan ke temen temen lo?" tanya Yura.


Gio menatap Yura tajam sambil bergumam dalam hati kalau Gio mau ikutin permainan Yura dulu,Yura masih belum tahu kalau teman temannya sudah tahu masalah di keluarganya,tinggal cari cara yang tepat buat ngomong sama Alenka.


"Lo mau apa kesini?" tanya Gio lembut.


"Mau ajakin lo jalan jalan ke Mall" jawab Yura manja.


"Gue ikut Gi ke Mall!" sahut Boy keluar kamar.


"Gue juga!" ucap Rama ikutan keluar.


"Kalian di sini?" tanya Yura kaget.


"Gimana mereka boleh ikut nggak? kalau nggak boleh ya kapan kapan aja ke Mall nya,gue nggak enak ninggalin mereka?" tanya Gio.


"Iya,boleh!" jawab Yura.


Mereka kemudian pergi ke Mall buat nemenin Yura.Teman teman Gio sebenarnya bosan tapi mereka lakukan demi Gio,supaya Gio nggak terlalu diintimidasi oleh Yura.


"Itu kan Alenka?" ucap Boy yang melihat Alenka makan bareng Kiara dan Purnama.


"Wah cewek gue tuh!" seru Rama sembari melirik ke Gio.


"Mana cewek lo? itu cewek kita lah!" sahut Erka dan Bayu.


Mereka kemudian mendekat ke meja Alenka.Yura nggak mau kalah,dia seolah pamer ke Alenka dengan menggandeng tangan Gio.


"Boleh gabung kan? ntar biar gue yang bayar!" ucap Yura dengan sombong.


"Itu kan masih banyak tempat ya kok nggak kesitu aja?" tanya Alenka menunjuk bangku yang masih kosong.


Yura merasa kesal dengan ucapan Alenka menarik tangan Gio tapi Gio nggak mau,dia malah langsung duduk dan di ikuti teman temannya yang mengambil meja lain di gabung dengan meja Alenka.


"Kesini kok nggak bilang?" tanya Erka ke Kiara.


"Di ajakin Alenka,katanya dia pengen makan di luar!" jawab Kiara.


"Bertiga aja?" tanya Rama.

__ADS_1


"Lo lihat kan kita bertiga? lo nyari siapa? Nita?" tanya Purnama.


"Ciee Rama" seru Kiara.


"Apaan sih lo?" sewot Rama.


Mereka kemudian mengobrol kecuali Yura yang terlihat nggak senang karena Alenka dan Gio udah kayak biasanya saling bercanda.


"Gue ke toilet dulu!" pamit Alenka berdiri.


Gio kemudian melirik teman temannya dan mengedipkan mata.Boy paham maksud Gio kemudian menelepon Gio secara diam diam.


"Gue angkat telepon bentar dari nyokap gue!" ucap Gio berdiri.


"Jangan lama lama!" ucap Yura.


Gio mengangguk kemudian menjauh..Padahal itu telepon dari Boy.Gio hanya berpura pura mengangkat telepon karena dia mau menyusul Alenka ke toilet.


"Seneng banget bisa ketemu lo disini sayank!" ucap Gio ketika Alenka keluar dari toilet.


"Ngapain lo kesini?" tanya Alenka kaget.


Gio menarik tangan Alenka mendekat ke dia.Alenka meronta ronta dan kaget dengan tindakan Gio.


"Al,lo jalan sama Alex? beberapa hari lalu lo bareng dan dijemput Alex?" tanya Gio.


"Lo nggak boleh jadian sama Alex!" ucap Gio.


"Apa hak lo ngelarang gue?" tanya Alenka sinis.


"Pokoknya lo nggak boleh diantar atau dijemput Alex mulai sekarang! nggak hanya Alex tapi siapapun nggak boleh!" ucap Gio menatap Alenka.


"Giovanni Rajendra,lo ngelarang gue kayak gini sebagai status apa ya?" tanya Alenka.


"Mantan pacar!" ucap Gio mengertak gigi.


"Ingat lo hanya mantan pacar gue! jadi lo nggak berhak larang larang gue!" ucap Alenka sinis.


"Apa karena lo emang suka deket ama cowok cowok? lo nggak bisa nahan kesepian hati lo? jadi lo cari cowok lain setelah putus dari gue?" ucap Gio kesal.


"Emang gue nggak bisa nahan kesepian hati gue terus lo mau apa? lo juga sama kan kayak gue dengan gampangnya lo dapat cewek baru lagi?" ucap Alenka menahan amarah.


"Al,gue mau kita balikan lagi!" pinta Gio meraih tangan Alenka.


"Nggak mau,gue nggak pantes buat lo! lo terlalu sempurna!" jawab Alenka melepas tangannya.

__ADS_1


"Gue sayang sama lo Alenka!" ucap Gio frustasi.


"Oke kita balikan tapi gue mau lo mutusin Yura sekarang dihadapan gue!" ucap Alenka.Alenka berpikir kalau Gio dan Yura memang benar balikan.Padahal Gio selalu menolak Yura.


Gio menatap Alenka.Gio nggak mau memenuhi syarat Alenka karena Gio belum siap kalau Alenka tahu semuanya karena Yura pasti akan langsung ngomong sekarang ke Alenka.


"Kenapa diam? lo nggak bisa kan? makanya gue mohon hentikan omong kosong lo! antara gue ama lo udah nggak akan bisa kembali lagi,jadi gue harap lo lupain gue dan biarin gue bahagia dengan orang lain! jangan egois!" ucap Alenka menepuk pundak Gio kemudian kembali ke meja.


"Lama banget sih lo?" tanya Kiara.


"Iya tadi antri dulu!" jawab Alenka.


Di sisi lain Gio terdiam mendengar ucapan Alenka.Dia nggak menyadari bahwa dia sangat egois.Dia ingin Alenka kembali bersamanya tapi dia belum bisa menjauhi Yura.


"Gue janji akan jelasin semua ke Al!" gumam Gio.


"Katany telepon nyokap lo kok malah disini?" tanya Rama tiba tiba mengagetkan Gio.


"Iya,tadi kebelet pipis jadi sekalian ke toilet!" jawab Gio sedikit gugup.


"Ya udah balik gih! Yura dah mencak mencak tuh!" ucap Rama.


"Iya,lo mau ke toilet?" tanya Gio.Rama mengangguk kemudian Gio kembali ke meja.


"Ya ampun Gio,lama banget sih!" ucap Yura kesal.


"Maaf!" ucap Gio tersenyum kecil.


Alenka melirik Gio yang bersikap manis ke Yura san tersenyum sinis.Kemudian setelah Rama kembali dari toilet mereka pulang.


Di rumah,Gio ngomong kalau dia akan mencoba melepaskan Alenka.Dia nggak mau egois mengurung Alenka dengan cintanya.


"Lo yakin?" tanya Boy.


"Yakin nggak yakin sih Boy,tapi gue mau lihat dia bahagia" jawab Gio sedih.


"Lo masih cinta nggak sama Alenka?" tanya Rama.


"Kalau cinta sih masih Ram,nggak tahu juga kapan akan hilang" jawab Gio.


"Terus kenapa lo nyerah?" tanya Rama.


"Gue nggak mau egois Ram,gue mau dia bahagia! gue kan belajar dari lo mementingkan kebahagiaan dia meskipun nggak bisa memilikinya" jawab Gio.


Rama menaikan alisnya dan mengangguk pelan.Sebenarnya Rama tahu Gio dan Alenka masih saling mencintai.Dia tadi nggak sengaja dengar obrolan Gio dan Alenka di depan toilet Mall.

__ADS_1


Di sisi lain.Di rumah,Alenka masih saja kepikiran tentang omongan Gio yang ngajaknya untuk balikan tapi Alenka juga harus sadar kalau Yura lah cintanya Gio bukan dia.


"Semoga lo selalu bahagia Gi,meskipun kita tak bisa lagi saling memiliki!" gumam Alenka sebelum memejamkan matanya.


__ADS_2