
Kiara mengikuti pelajaran dengan malas.Pelajaran pertama adalah olaharaga,Pak Bambang menyuruh murid murid kelas 11 IPS 2 untuk berlari mengelilingi halaman.
"Ayo Ki yang semangat!" ucap Alenka yang melihat Kiara nggak ada semangatnya.
"Gue males banget Al!" ucap Kiara mengingat kejadian di kantin tadi pagi.
"Udahlah nggak usah mikirin cowok! kalau dia aja bisa lupain lo,lo juga harus bisa lupain dia! cowok di dunia bukan cuma dia doang!" ucap Alenka menyemangati Kiara.
Sementara dari dalam kelas Erka terus memandang Kiara yang sedang olahraga.Bayu yang biasanya juga genit ke Purnama,kali ini cuma diam aja nggak menyapa Purnama.
"Gi,teman teman lo kenapa sih?" tanya Alenka.
"Nggak tahu" jawab Gio.Dia nggak mau temannya mikir kalau Gio ember,kalau nhomong ke Alenka yang sebenarnya.
"Kayaknya ketularan lo deh!" ucap Alenka yang membuat Gio menggelitik Alenka.
Kiara menatap Gio dan Alenka yang sedang bercanda membuat Kiara semakin sedih.Dia teringat masa sama Erka waktu pacaran kemarin.
Sementara Purnama menatap Bayu yang asyik kejar kejaran sama Boy.Dia merasa sedih karena belum sempat jadian tapi Bayu sudah menjauh darinya.
"Udahlah Pur,nggak usah dipikirin!" ucap Nita mengagetkan Purnama.
"Iya,cowok kan juga bukan dia doang" jawab Purnama menyenderkan kepalanya di bahu Nita.
Setelah selesai berolahraga mereka kemudian ganti baju dan kembali mengikuti pelajaran selanjutnya dengan tenang sampai jam istirahat.
"Ke kantin yuk!" ajak Alenka.
"Males gue Al!" jawab Kiara.
"Males juga harus makan kan Ki? jangan siksa diri lo sendiri! lo buktiin ke Erka kalau lo juga bisa tanpa dia!" ucap Alenka.
"Lo bener Al! gue harus buktiin kalau tanpa dia gue masih bisa bahagia!" ucap Kiara semangat.
"Gue juga harus buktiin ke Bayu kalau gue bisa tanpa dia!" ucap Purnama tak mau kalah.
Kemudian mereka berempat berjalan menuju kantin dengan semangat baru.Di kantin,Riska dan teman temannya duduk semeja dengan Gio cs.Mereka makan sembarai bercanda.
"Senyum Ki,buktiin ke mereka kalau lo baik baik aja!" ucap Alenka ketika melihat Kiara hampir kembali murung.
__ADS_1
"Iya Al" jawab Kiara tersenyum.
"Ikut gabung sini aja!" ajak Rama ketika Alenka dan yang lain lewat.Tapi Alenka hanya tersenyum tanpa menjawab dan melewati mereka.
Gio melihat Alenka dan teman teman nya yang hanya lewat tanpa menyapa langsung berpindah ke tempat Alenka.
"Lo ngapain kesini?" tanya Kiara sewot.
"Duduk bareng cewek gue lah!" jawab Gio santai.
"Lo bukannya seneng deket cewek cewek centil itu?" tanya Purnama sinis.
"Nggak,gue seneng deket ama Alenka lah,dia kan pacar gue" jawab Gio tersenyum menatap Alenka.
"Ntar kalau lama lama lo juga bakal kembali playboy lagi kayak dua temen lo tuh!" sewot Kiara menunjuk ke Erka dan Bayu yang mesra mesraan sama Sashi dan Rosi.
"Nggak lah,gue nggak bakal kayak dulu,gue kan cinta banget sama Alenka" jawab Gio melirik Alenka.Membuat Alenka tersenyum senang.
Kiara dan Purnama mendengus mendengar ucapan Gio.Dan masih menatap ke arah Erka dan Bayu.Tapi kemudian diajak Alenka bercanda supaya tidak fokus ke Erka dan Bayu terus.
"Ahh kampret lo!" seru Kiara ketika gelas minumannya ditarik oleh Rama.
"Rama siniin nggak!" seru Kiara sementara Rama malah tertawa.
"Lo bisa nggak sih Ram nggak bikin onar?" tanya Nita ikutan sewot.
"Nggak bisa!" jawab Rama menaruh gelas minuman Kiara tapi gantiian mencomot camilan Nita yang langsung mendapat jambakan.
"Akh lepasin Cel! pelit banget sih lo?" ucap Rama kesakitan.
"Jambak terus Nit,jangan dilepas! biar tahu rasa!" ucap Kiara tertawa.
"Tega kalian sama gue?" tanya Rama masih kesakitan.
"Lo emang pantas dianiaya!" sahut Purnama juga tertawa.
"Al,bantuin gue dong!" melas Rama.
"Males!" jawab Alenka melengoskan mukanya.
__ADS_1
Nita kemudian melepaskan jambakannya.Rama mengelus kepalanya sembari ngomel ngomel.Membuat Alenka dan teman temannya tertawa.Di meja sebelah,Erka dan Bayu menatap Kiara dan Purnama yang sudah kembali ceria.
"Akhirnya kalian bisa senyum lagi" batin Alenka tersenyum senang melihat dua sahabatnya kembali ceria seperti sediakala.
"Al,ntar malam minggu gue main ke rumah lo ya?" tanya Kiara.
"Nggak boleh! Alenka mau pergi sama gue!" sahut Gio.
"Kalian kan bisa lain hari pergi nya!" ucap Kiara sedih.
"Iya,lo ke rumah gue aja nggak apa apa kok!" ucap Alenka yang nggak mau lihat Kiara sedih.
"Tapi Al? besok kan malam minggu pertama kita setelah resmi jadian?" seru Gio.
"Kita kan bisa pergi tiap hari Gi! masih ada malam minggu lainnya juga!" jawab Alenka.Membuat Gio manyun tapi kemudian Alenka menggenggam tangan Gio.
"Kasihan Kiara,biasanya kalau malam minggu kan dia keluar sama Erka,tapi kan sekarang nggak lagi,biarin dia terbiasa dulu ya sayang?" bisik Alenka tersenyum.
Gio menatap Alenka dengan tersenyum kemudian mengangguk senang.
"Ah makasih Gio? Gio ganteng deh!" ucap Kiara kegirangan mencolek dagu Gio.
"Nggak usah keganjenan!" seru Alenka menepis tangan Kiara.
"Sorry Al kelepasan?" ucap Kiara tersenyum.
"Cie cemburu!" sahut Purnama tersenyum.
"Iya lah,dia kan cowok gue! nggak boleh sembarangan dicolak colek! awas aja kalau ada yang berani gue patahin tangannya" ancam Alenka tersenyum yang membuat Gio juga ikutan tersenyum senang.
"Cieeee" seru teman teman Alenka.
"Suit...Suit" seru Boy dan Rama tak mau kalah.
Setelah bel masuk berbunyi,mereka semua masuk ke kelas masing masing.Dan memperhatikan pelajaran sampai bel pulang berbunyi.
Begitu bel pulang berbunyi mereka berseru girang dan berhamburan keluar kelas.Kiara melihat Erka yang kembali berboncengan dengan Rosi tapi Kiara berusaha untuk tenang.
"Dia bisa dengan mudah lupain gue,gue juga harus bisa!" gumamnya berjalan dengan tegak menuju parkiran melewati Erka dan Rosi yang mulai menjalankan motornya.
__ADS_1
Erka melirik sekilas ke arah Kiara yang berjalan di sampingnya dengan langkah tenang dan tegak.