
Alenka berlari ke arah Erka dan Bayu yang lagi kebingungan.
"Kiara kenapa?" tanya Alenka.
"Nggak tahu Al,dia tiba tiba mutusin gue" jawab Erka sedih.
"Purnama tiba tiba juga marah sama gue" ucap Bayu tak kalah sedih.
"Mungkin mereka cemburu karena Riska dan teman temannya pada ngedeketin kalian tadi,sok sok cari perhatian segala" ucap Alenka melirik Gio.
Alenka memberi nasehat ke Erka supaya menemui Kiara dan ngomongin masalah mereka dengan kepala dingin.
Erka yang capek dan pusing berpamitan untuk pulang.Dan di susul oleh Bayu yang juga merasa capek.
"Pulang aja yuk Al!" ajak Gio.Alenka mengangguk dan menarik tangan Nita.
Mereka bertiga berjalan ke halte.Di tengah perjalanan,Riska menghentikan mobilnya dan menawari untuk ngajak mereka bareng.Tapi ditolak oleh mereka bertiga.
"Kalau lo capek,lo bareng ama Riska aja nggak apa apa Gi!" suruh Alenka.
"Nggak mau!" jawab Gio cepat.
Kemudian Riska melajukan kembali mobilnya.Sementara Gio,Alenka dan Nita meneruskan jalannya.
****
Di kos,Erka rebahan di atas kasur.Dia mencoba buat telepon Kiara tapi tidak diangkat membuat Erka menjadi pusing.Erka ke basecamp untuk menghilangkan penat.
"Kiara gimana?" tanya Boy ke Erka yang baru aja tiba.
"Nggak tahu Boy,gue telepon nggak dijawab,gue jadi pusing!" jawab Erka.
"Kok nggak lo samperin aja ke rumahnya?" tanya Rama.
"Udah tadi,tapi nggak ada yang nyahut juga!" jawab Erka nggak semangat.
"Udah nggak usah terlalu di pikir Ka!" ucap Gio.
"Nggak dipikir gimana Gi? Kiara minta putus! gue masih sayang banget sama dia" ucap Erka.
Teman temannya melihat kasihan ke Erka yang lesu tidak ada semangat.Tiba tiba Riska dan teman temannya muncul dan ikut bergabung dengan mereka.Riska memang dulu sewaktu masih dekat dengan Gio,sering diajak Gio main kesitu.
__ADS_1
"Hai,nih gue bawain kue buat kalian semua" ucap Riska menaruh bungkusan kantong plastik diatas meja.
"Buat gue ada nggak Ris?" seru salah satu teman Gio.
"Ada dong,pokoknya kalian kebagian semua!" jawab Riska.Teman teman Gio pada kegirangan.
"Lo kenapa Ka? lo masih mikirin Kiara?" tanya Rosi.Erka hanya mengangguk kecil.
"Gini aja gue punya ide!" sahut Sashi.
"Ide apa?" tanya Rama.
Sashi memberi ide,supaya Erka dan Bayu membuat Kiara dan Purnama cemburu.Dengan cara mereka lebih dekat dengan Sashi dan Rosi.
"Lo yakin? bukannya itu nanti malah bikin mereka ngejauhi Erka sama Bayu?" tanya Boy.
"Gue yakin! gue kan juga cewek jadi gue paham gimana sifat cewek,semakin pacar mereka dekat dengan wanita lain,semakin mereka akan cemburu dan pasti akan memohon untuk balikan lagi! percaya deh!" ucap Sashi.
Erka dan Bayu berpikir sejenak,kemudian mereka menyetujui ide Sashi.Mungkin dengan cara ini bisa tahu perasaan Purnama ke Bayu yang sebenarnya,pikir Bayu.
"Kalau lo mau tahu seberapa cinta Alenka ke lo,lo juga bisa kok Gi deket sama Riska lagi buat nguji cinta Alenka ke lo?" ucap Rosi.
"Nggak perlu,gue ama Alenka baik baik saja!" jawab Gio.
"Gue percaya sama cewek gue!" jawab Gio.
Riska terlihat sedikit kecewa dengan jawaban Gio,tapi dia juga senang akhirnya Erka dan Bayu masuk ke dalam perangkapnya.
"Sebentar lagi Alenka akan ngejauhin lo,karena gue yakin dia pasti lebih memilih menjaga perasaan sahabat sahabatnya" gumam Riska dalam hati.
****
Keesokan harinya di sekolah Erka dan Bayu menjalankan rencana yang sudah di atur sama Sashi.Mereka pura pura cuek ke Kiara dan Purnama.
"Ki,lihat tuh!" ucap Purnama menyenggol Kiara yang sedang ngerumpi sama Galih dan Putra di depan kelas.
Kiara menoleh dan membulatkan matanya melihat Erka berboncengan sama Rosi kesekolah.Dan ketika Bayu juga berboncengan dengan Sashi,Purnama pun langsung terlihat kecewa.
"Mereka apa apaan sih?" ucap Kiara kesal.
"Udahlah Ki,biarin aja Bayu kan juga bukan cowok gue,Erka kan juga bukan cowok lo lagi kan?" ucap Purnama menenangkan Kiara yang hampir mencak mencak.
__ADS_1
Bayu berpamitan untuk masuk kelas,sementara Sashi,Erka dan Rosi berjalan ke kelas mereka.Ketika Bayu masuk kelas dia melirik sekilas ke arah Purnama yang terlihat kesal.Begitu juga Erka dia melirik ke Kiara yang juga terlihat kesal.
Akan tetapi Rosi dan Sashi melirikke arah mereka dengan tersenyum mengejek.Membuat Kiara benar benar kesal kemudian masuk ke kelas dan diikuti oleh Purnama.
"Kalian kenapa kok kayak kesel gitu?" tanya Alenka yang baru masuk kelas bersama Nita dan Gio.Mereka tak menjawab masih manyun.
"Lihat tuh Gi! Purnama cemburu lihat gue boncengan sama Sashi!" bisik Bayu senang.
"Lo beneran ngikutin rencana Sashi?" tanya Gio.
"Iya gue pengen buat Purnama cemburu sebelum akhirnya nanti gue tembak dia!" jawab Bayu.
Gio tidak tahu apa yang Bayu dan Erka pikirkan.Karena,menurut Gio rencana itu hanya akan menjauhkan mereka dengan wanita yang mereka suka.Tapi terserahlah sebagai teman hanya bisa mendukung apa yang menurut mereka benar,gumam Gio.
"Sarapan yuk Al!" ajak Gio.Alenka mengiyakan kemudian berjalan ke kantin dan menarik tangan Nita.
"Kalian mau ikut nggak?" tanya Alenka ke Purnama dan Kiara yang masih manyun.Mereka pun akhirnya ikut Alenka ke kantin.
"Gi,ilmu playboy lo turunkan ke Erka ya?" tanya Kiara sewot.
"Mulut lo!" jawab Gio mendorong kepala Kiara.
"Buktinya baru kemarin putus tadi pagi udah boncengin cewek lain!" ucap Kiara masih kesal.
Tak lama kemudian Erka juga ke kantin bersama Rosi.Mereka terlihat mesra membuat Kiara marah dan kemudian berlari ke toilet.Kiara menangis dia nggak nyangka Erka akan dengan cepat melupakan dirinya.
Erka melihat Kiara yang berlari menjauh darinya merasa sakit dalam hatinya tapi dia harus meneruskan rencananya sampai Kiara nggak kuat cemburu dan minta balikan sama dia.
"Maafin gue Ki!" batin Erka.
"Lo,keterlaluan banget ya Ka?! baru kemarin lo putus sama Kiara sekarang lo udah gandeng cewek lain!" ucap Purnama marah.
"Lo kenapa marah ke Erka? kan Kiara sendiri yang mutusin Erka! dia pikir Erka akan mengemis ngemis cinta nya gitu? jangan mimpi!" ucap Rosi mendorong Purnama.
Alenka berdiri melihat Purnama di dorong kemudian membantu Purnama bangun dan menatap Rosi dengan tajam.Rosi menjadi takut keinget ancaman Alenka beberapa hari yang lalu.
"Balik ke kelas yuk Ka!" ajak Rosi menarik tangan Erka meninggalkan kantin.
"Lo nggak apa apa Pur?" tanya Alenka.
"Nggak Al,gue mau nyamperin Kiara dulu,dia pasti nangis di toilet!" ucap Purnama yang paham betul kebiasaan Kiara.
__ADS_1
"Gue ikut!" ucap Alenka kemudian menarik Nita dan mengikuti Purnama,meninggalkan Gio.Sementara Gio kembali ke kelas karena nggak mau ganggu Alenka dan teman temannya.
Di toilet,Alenka dan teman teman nya saling berpelukan dan saling menguatkan.Sebelum akhirnya mereka kembali ke kelas.