
Di rumah,Alenka merasa sangat bosan.Dia hanya rebahan di kasur,nonton tivi dan mainan hape.Sementara di sekolah,Gio yang nggak bisa nahan kangen begitu bel pulang berbunyi,dia bergegas ke parkiran dan langsung ke rumah Alenka.
"Siapa sih?" gumam Alenka ketika pintu rumahnya ada yang ketuk.Dia membuka pintu dan mendapati Gio tersenyum di depan pintu.
"Kok kesini?" tanya Alenka juga tersenyum.
"Kangen" jawab Gio.
Mereka kedua kemudian duduk di kursi teras.Gio nggak mau diajak ke dalam karena mereka hanya berdua saja di rumah.
"Wah lo Gi udah sampai sini aja?" seru Kiara begitu sampai rumah Alenka,mendapati Gio sudah ada disitu.
"Kalian kok juga kesini mau ngapain?" tanya Alenka kaget melihat teman teman ceweknya ke rumahnya.
"Mainlah Al,kita kan kangen sama lo!" jawab Purnama memeluk Alenka.
"Al,maafin gue ya? karena gue lo jadi diskors?" ucap Nita pelan.
"Bukan salah lo,gue nya aja yang nggak bisa nahan emosi gue" jawab Alenka merangkul Nita.
"Al,Abang lo nggak di rumah?" tanya Kiara.
"Nggaklah,kayak nggak tahu Abang gue aja" jawab Alenka.
"Lama banget nggak ketemu ama Abang lo,kata Purnama sekarang makin cakep yak?" tanya Kiara centil.
"Lo lihat monyet pakai motor sport aja juga lo bilang cakep!" sahut Gio.
"Heh,emang ada ya monyet bisa naik motor sport?" tanya Kiara.
"Ada! tuh si Erka!" jawab Gio tertawa.
Yang lain pada tertawa sementara Kiara ngomel ngomel nggak terima Erka di bilang monyet.Kiara memukul lengan Gio.Tapi kemudian dimarahin sama Alenka.
"Sakit yank!" rajuk Gio.
"Haduh nggak pantes lo lebay gitu! gengster kok lebay" sindir Kiara.
"Gengster juga manusia!" ucap Gio sewot.
Gio kemudian mengajak Alenka buat makan siang bareng dan juga ngajak temen temen Alenka.Dan setelah makan mereka mampir ke basecamp.
"Kiara!" ucap Erka senang ketika melihat Kiara le basecamp.
"Hai,Al!" sapa Rama dan yang lain.
Alenka tersenyum dan menyalami mereka semua termasuk menyalami Anggi.Meskipun Anggi masih kelihatan tak suka dengan Alenka.
"Pur,lo mau kan maafin gue?" tanya Bayu.
Tapi Purnama belum menjawab Riska dan Sashi muncul.Sashi langsung mendekati Bayu dan mengandeng tangan Bayu.Purnama langsung pergi dan gabung sama Alenka dan yang lain.
__ADS_1
"Dasar ganjen!" ucap Kiara sewot.
"Biarin aja sih Ki!" jawab Alenka.
Kiara memberitahu rencana Bayu dan Erka sebenarnya ke Alenka.Dan juga rencananya untuk membalas Erka dan Bayu.
"Masa sih?" tanya Alenka tak percaya.
"Iya,kalau nggak percaya lo tanya aja ke cowok lo! dia yang kasih tahu ke kita!" jawab Kiara.
"Kok Gio malah kasih tahu ke kalian? bukannya dukung rencana sahabat sahabatnya!?" tanya Alenka lagi.
Kiara cengar cengir kemudian menjawab, "Karena gue maksa dia buat ninggalin lo,dia bersikeras nggak mau terus ngomong deh rencana Erka sama Bayu ke kita".
"Gila lo ya emang!" ucap Alenka mendorong kepala Alenka.
"Maaf deh Al!" ucap Kiara masih cengar cengir.
"Tapi gue beneran iri sama lo Al! Gio cinta banget sama lo,dia bener bener nggak mau disuruh buat ninggalin lo!" sahut Purnama.
Alenka dan Nita hanya tersenyum.Alenka melirik Gio yang sedang membantu temannya ngebenerin motor.
"Kayaknya playboy itu sudah bener bener berubah!" ucap Nita tersenyum.
"Semoga aja ya,dia nggak kumat lagi?!" ucap Alenka tersenyum.
"Aamiin" seru mereka membuat yang lain kaget.Tapi mereka malah tertawa tanpa dosa.
"Al,lo dicariin Riska!" panggil Rama.
Alenka menoleh dan menatap Riska dan Sashi dengan tajam.Membuat mereka ketakutan tak berani membalas tatapan Alenka.
"Lo tadi katanya nyari Alenka Ris? tuh Alenka disana,nggak lo samperin?" tanya Boy.
Riska melirik ke arah Boy dan Rama sambil ngedumel,kemudian pergi dengan menarik tangan Sashi karena Alenka masih menatapnya.
"Mau kemana woi? tadi katanya nyariin Alenka? katanya lo mau balas jambak rambut Alenka? jadi nggak nih?" tanya Rama setengah tertawa.
Setelah Riska dan Sashi meninggalkan basecamp.Rama dan Boy bertos ria kemudian terbahak bahak.
"Takut dia?" ucap Rama tertawa.
"Wah bener bener mengerikan lo Al!" seru Boy tertawa.
"Iya cuma lo tatap aja,mereka udah pada ngacir" sahut Rama masih terbahak.
"Mereka kenapa sih?" tanya Kiara bingung melihat Rama dan Boy tertbahak bahak.
"Nggak tahu,obatnya habis kali!" jawab Alenka menggedikan bahu.
"Ram,Boy kalian udah minum obat belum sih?" tanya Kiara.
__ADS_1
"Minum obat apa? kita sehat kok!" ucap Rama.
"Obat gila! kayaknya kalian lupa minum obat gila deh,diminum dulu sebelum tambah parah!" sahut Alenka.Membuat Rama sama Boy ngomel ngomel.
"Betul tuh diminum dulu obatnya biar nggak tambah parah!" ucap Purnama tertawa.
"Sat lo!" sewot Rama menjitak kepala Purnama.
"Harusnya lo makasih sama kita,karena kita, mereka berdua kabur dan Bayu nggak lagi diganggu sama Sashi!" sahut Boy mendorong kepala Purnama.
Purnama mencak mencak karena kepalanya dijitakin dan didorong dorong Rama dan Boy.Kemudian Gio menyamperin mereka yang pada berisik.
"Berisik amat sih kalian?" tanya Gio.
"Gi lo tahu nggak? cewek lo ini ngeri banget!" ucap Rama tertawa menunjuk Alenka.
"Ngeri gimana?" tanya Gio bingung.
"Dia bisa ngusir orang hanya dengan tatapan saja tanpa suara,ngeri kan?" ucap Rama.
"Ngusir siapa?" tanya Gio.
"Riska sama Sashi" sahut Boy tertawa.
Gio menatap Alenka kemudian tersenyum.Gio mendorong kepala Alenka pelan dan mengatai Alenka,Mak Lampir.Alenka yang nggak terima kemudian berdiri dan mengejar Gio yang sudah berlari.Tapi nggak sengaja Alenka tersandung sampai hampir terjatuh.Gio dengan singap langsung menangkapnya.
"Ehem!" seru Purnama ketika Alenka dan Gio berpelukan dan saling pandang.
"Tuh kan modus kan?" teriak Kiara heboh.
"Haduh dunia seakan milik berdua!" sindir Okik tersenyum,teman nongkrong Gio.
"Banyak yang jomblo woii!" teriak Rama ngomel.
Gio membantu Alenka berdiri dengan tegak tapi Alenka yang malu karena teman teman Gio pada heboh,menyembunyikan wajahnya didada Gio.
"Nggak usah sok cantik lo!" seru Boy.
"Berisik!" teriak Alenka tapi masih menyembunyikan wajahnya didada Gio.
"Gio menang banyak tuh!" giliran Erka yang berseru.
Gio hanya tersenyum dan menjulurkan lidahnya ke arah teman temannya yang pada heboh kemudian mengelus rambut belakang Alenka dengan lembut.
"Gue jadi pingin!" ucap Kiara.
"Kalau pingin sini Ki,gue peluk!" ucap Rama tersenyum,langsung dipukul sama Erka.
Kiara tersenyum senang melihat Erka yang marah ke Rama karena godain Kiara.
"Santai bro!dia kan juga bukan cewek lo lagi!" ucap Rama tertawa,bermaksud menggoda Erka.
__ADS_1