CINTA BADBOY

CINTA BADBOY
episode 94


__ADS_3

Gio dan Alenka akhirnya kembali menjalani hubungan mereka.Karena kejadian kejadian kemarin membuat mereka menjadi lebih dewasa dalam menjalani hubungan.


"Nggak terasa ya Al,kita udah jalan selama hampir 2 tahun?" ucap Gio.


"Iya,tapi Orang Tua lo masih belum merestui hubungan kita!" jawab Alenka sedih.


Gio menggenggam tangan Alenka, "yang ngejalani hubungan ini gue,bukan mereka!" katanya.


"Iya" jawab Alenka mengangguk.


Alenka pun sebenarnya masih berpikir gimana caranya agar supaya Mamanya Gio merestui hubungan mereka.Papa Gio sebenarnya menyerahkan semua ke Gio,beliau mendukung ap keputusan Gio.


"Setelah lulus nanti,gue bakal lamar lo secara resmi!" ucap Gio.


"Tapi gue mau kuliah dan berkarier dulu!" jawab Alenka.


"Iya kan nikahnya bisa setelah selesai kuliah,kalau nikah kan lo juga bisa berkarier kok,gue bakal dukung" ucap Gio tersenyum.


"Tapi kan Mama lo mau nya lo nikah dengan wanita pilihannya?" tanya Alenka.


"Gue nggak akan nikah kalau nggak sama lo! gue cinta banget sama lo Al!" ucap Gio memeluk Alenka.


Alenka membalas pelukan Gio.Selama setahun belakang ini Mama Gio memang memaksa Gio buat tunangan dengan beberapa wanita tapi Gio selalu menolak.Bahkan Gio sempat pergi dari rumah karena Mamanya memaksa tapi akhirnya Gio pulang kembali karena Papanya yang minta.


****


"Sebentar lagi UN,kita bakal pisah dan kita pasti bakal merindukan moment moment sekolah seperti sekarang!" ucap Kiara sedih.


"Kita kan masih bisa saling ketemu apalagi sekarang kan banyak tehnologi yang canggih juga,sebagian dari kita juga ada yang bakalan satu kampus,jadi jangan sedih ah!" jawab Alenka memeluk Kiara.


"Al,gimana kalau sebelum UN kita belajar bersama di rumah lo? lo kan pinter bisa dong ajarin kita!" ucap Boy memberi ide.


"Boleh,tapi bayar lho!" jawab Alenka tersenyum.


"Tenang,ntar gue bayar pakai cinta!" sahut Gio yang membuat teman temannya pada heboh.


Seminggu sebelum UN pun mereka jarang nongkrong dan lebih sibuk buat belajar.Mereka belajar di rumah Alenka karena dari mereka Alenka lah yang paling pinter.


"Nih gue bawain camilan buat semua!" ucap Nita menaruh plastik di meja.


"Gue juga bawain minuman nih!" ucap Purnama.


"Nah gitu dong! masa Alenka terus yang siapin camilan dan minuman,masih harus ngajarain kalian dengan gratis pula!" sahut Rama yang langsung di sorakin teman temannya.


"Nggak apa apa lah yang penting kalian bisa lulus dengan hasil yang memuaskan!" jawab Alenka.


"Ini baru sahabat yang baik!" ucap Boy.

__ADS_1


"Bisa aja lo!" ucap Alenka tersanjung.


Selama seminggu mereka memperhatikan apa yang Alenka ajarkan meski sesekali diselingi dengan bercanda tapi mereka benar benar fokus karena,mungkin mereka juga kepengen lulus dengan hasil yang memuaskan.


"Kalau lo bisa lulus dengan nilai rata rata tujuh lebih,gue bakal mempertimbangkan buat nikah sama lo!" ucap Alenka sebelum Gio pulang.


"Serius?" tanya Gio senang.


"Gue janji!" jawab Alenka.


"Oke,lo lihat aja!dan siap siap aja buat jadi nyonya Giovanni Rajendra!" ucap Gio percaya diri.Gio pun pulang dengan perasaan senang.


Akhirnya UN yang ditunggu tunggu pun tiba.Semua murid kelas 12 dengan fokus mengerjakan soal UN,sampai selama beberapa hari.


"Ah,akhirnya selesai juga UN nya!" ucap Erka sembari meregangkan ototnya.


"Gue takut banget,gue lulus nggak ya besok?" ucap Kiara.


"Lha lo kerjain dengan yakin nggak?" tanya Purnama.


"Yakin sih!" jawab Kiara.


"Gue sih harus bertemakasih sama Alenka,gue jadi yakin tadi kerjaain soal soal!" ucap Nita senang memeluk Alenka.


"Biasa aja ah,gue jadi malu!" jawab Alenka tersenyum.


"Sok lo!" ucap Rama mendorong kepala Alenka.


Bayu kemudian mengusulkan bagaimana kalau mereka nongkrong buat merilexkan kembali otak mereka yang selama beberapa minggu capek mikirin UN.Mereka pun setuju dan mereka memilih Kafe Corner sebagai pilihan buat nongkrong.


"Hai,Bang!" sapa Alenka ketika sampai di Kafe Refan.


"Elo Dek! uadah selesai UN nya?" tanya Refan.


"Udah Bang,nih kita mau nongkrong buat merilexkan kembali otak kita!" jawab Alenka.


Refan kemudian mempersilahkan teman teman Alenka buat duduk,sementara Alenka membantu Refan buat nganterin pesanan.


Kafe yang Refan didirikan bisa dibilang sukses karena sekarang udah makin rame,dan juga udah punya beberapa karyawan.


"Mbak Ana mana Bang?" tanya Alenka.


"Masih ada kelas bentar lagi kesini!" jawab Refan


Setelah selesai membantu Refan nganterin pesana,Alenka kembali gabung bersama teman temannya.


"Gi,di panggil Kak Refan tuh!" ucap Alenka sembati duduk.Gio pun kemudian berdiri dan nyamoerin Refan.

__ADS_1


"Wah kayaknya ada sesuatu yang penting Gio kelihatan serius banget tuh!" ucap Bayu.


"Suruh lamar Alenka mungkin tapi Gio nya masih mikir mikir,masa iya mau lamar Mak Lampir!" ucap Rama tertawa.


"Bacot lo!" umpat Alenka menjambak Rama membuat Rama kesakitan.


"Terus Al! jangan dilepasin biarin kapok!" seru Kiara tertawa.


"Ampun Al! lo kebanyakan main sama Boncel sih jadi nya lo tega sama gue!" ucap Rama mengusap usap rambutnya tapi langsung dijambak lagi sama Nita.


"Lo emang pantas dianiaya!" sewot Nita.


"Rasain!" ucap Purnama juga tertawa.


"Kalian satu kandang emang,suka nya aniaya gue!" ucap Rama tapi kemudian mengangkat kedua jarinya sambil tersenyum bego karena Alenka dan teman teman cewek nya sudah melotot dan siap menjambak Rama lagi.


Lagi asyik asyik bercanda tiba tiba ada seoarang wanita menghampiri mereka dan menyapa Gio dan teman temannya.


"Lusi kan?" tanya Erka.


"Iya,lo masih ingat gue Ka?" tanya Lusi.


"Masih dong,masa cewek cantik kayak lo Erka lupa sih!" sahut Rama yang membuat Kiara manyun.


"Katanya lo sekolah di Luar Kota?" tanya Boy.


"Iya,baru aja sampai" jawab Lusi.


Boy pun menyuruh Lusi buat gabung ama mereka.Karena,kebetulan Lusi kan cuma sendirian.


"Nggak apa apa nih gue gabung?" tanya Lusi.


"Nggak apa apa kok!" jawab Rama.


Lusi kemudian memperkenalkan diri kepada Alrnka dan teman temannya.Setelah mengobrol ternyata Lusi adalah mantan pacarnya Alex.


"Jadi lo mantannya Alex?" tanya Kiara.


"Lo kenal sama Alex?" tanya Lusi.


"Ya cuma kenal kenal doang sih,Alenka ini yang kenal sama Alex,dia kan teman masa kecil Alex!" jawab Kiara menunjuk Alenka.


Lusi menoleh ke arah Alenka dan memandang Alenka dengan tatapan sinis.Lusi kemudian bertanya tentang Yura ke Gio karena Lusi kan sahabat Yura juga waktu SMP.


"Yura udah meninggal!" jawab Gio.


"Iya,gue udah denger juga sih,kok dia bisa kayak gitu sih? katanya dia OD ya?" tanya Lusi.

__ADS_1


"Setiap orang bisa aja berubah menjadi baik atau menjadi buruk,itu semua tergantung dengan siapa mereka bergaul..Kalau bergaul sama orang baik dia pasti akan berubah menjadi baik,tapi kalau dengan orang yang buruk pasti akan jadi buruk!" jawab Gio.


Alenka menatap Gio dengan tersenyum dan bersyukur.Gio sekarang menjadi lebih baik,itu artinya Gio menganggap Alenka adalah orang baik.


__ADS_2