
Alenka bersama teman temannya berangkat ke kampung Erka naik mobilnya Gio.Sepanjang perjalanan mereka pada bercanda dan sesekali bernyanyi.
"Indah banget pemandangan kebun teh nya!" ucap Kiara kagum.
"Masih indah senyuman Alenka lah!" sahut Gio yang langsung membuat heboh.Sementara Alenka hanya tersenyum sambil melirik Gio.
"Ini terus kemana Ki?" tanya Gio.
"Ikuti Maps aja,Erka udah nunggu di depan katanya" jawab Kiara.
Gio pun mengikuti Maps dan sampailah mereka di sebuah pemukiman.
"Itu si Erka tuh" ucap Alenka menunjuk Erka yang sudah menunggu di depan sebuah rumah.
Ketika mobil Gio mendekat,Erka pun tersenyum bahagia apalagi setelah mereka keluar dari mobil,Erka tak kuasa menahan tangisnya karena bahagia bisa bertemu kembali sama teman temannya.
"Hai bro,gimana kabar lo?" tanya Rama menjabat tangan Erka dan memeluknya.
"Alhamdulilah baik bro!" jawab Erka.
"Ka!" sapa Alenka dan yang lain.
"Gimana kabar lo?" tanya Kiara pelan sambil menahan air mata nya.
"Alhamdulilah,lo gimana?" tanya Erka balik.Kiara yang nggak kuat menahan kemudian memeluk Erka sambil menangis.
"Nggak usah nangis!" ucap Erka pelan.
"Gue kangen tahu!" jawab Kiara.
"Gue juga!" jawab Erka tersenyum dan makin erat memeluk Kiara.
"Ehem,nggak tahu waktu banget sih" ucap Alenka sewot.
"Apa? lo ama Gio juga gitu!" sewot Kiara balik.
Erka kemudian mengajak mereka buat masuk ke rumahnya.Mereka pun masuk dan di sambut sama Orang Tua Erka dan saudara saudaranya yang lain.
"Ini semua temannya Erka?" tanya Ibu Erka.
"Iya,teman teman sekolah Tante," jawab Rama.
"Terima kasih karena kalian sudah kesini,jauh jauh buat jengukin Ayahnya Erka" ucap Ibu Erka.
"Kenalin saya Pakdenya Erka,terimakasih kalian sudah mau main kesini!" ucap seorang lelaki paruh baya yang mengaku s3bagai Pakdenya Erka.
Kemudian dari dalam keluar 3 gadis membawa makanan dan minuman.Ke 3 gadis itu ternyata adalah Adik dan sepupunya Erka.
"Wuis ada bidadari" ucap Rama yang membuat ke 3 gadis itu tersenyum malu.
"Ya ampun nih bocah,matanya jelalatan banget yak" sahut Gio mendorong kepala Rama.
__ADS_1
"Sewot aja sih lo Gi,tuh kan ada 3 buat lo 1 kan juga bisa!" ucap Rama tersenyum yang membuat Alenka melotot.
"Nggak usah bikin gara gara lo!" ucap Gio memukul tangan Rama.
Ke 3 gadis itu kemudian duduk gabung bareng mereka dan Pakdenya Erka pun memperkenalkan mereka kepada teman temannya Erka.
Salah satu gadis itu yang adalah Adik Erka,melirik dan tersenyum ke Rama.Dan yang kedua sepupu Erka melirik Gio dan Boy.
"Buk,kita boleh lihat Ayahnya Erka?" tanya Alenka.
"Oh,ya silahkan nak!" jawab Ibu Erka.
Alenka bersama Purnama dan Kiara masuk ke dalam kamar dimana Ayah Erka berbaring.Mereka ngobrol sebentar setelah kemudian mereka kembali ke ruang tamu lagi.
Ibu Erka mempersilahkan mereka buat makan setelah itu Erka mengantar teman temannya ke penginapan yang sudah di pesan buat mereka.
"Ini penginapan punya Pakde gue yang tadi! kalian bisa nginap disini,ada beberapa kamar juga,gue udah pesen 2 kamar dengan tambahan bed!" ucap Erka.
"Oke,makasih ya Ka!" ucap Rama.
"Ntar untuk makan sudah disiapin juga!" ucap Erka menjelaskan.
"Terus harganya?" tanya Boy.
"Masalah harga kemarin gue udah kadih DP, uang yang lo kasih itu lho Gi?" ucap Erka.
"Loh,itu kan gue kasih buat lo Ka,buat pegangan lo dan nambah buat beli obat Ayah lo!" jawab Gio.
"Nggak usah sungjan lah ama gue!" jawab Gio.
Gio kemudian mengambil hapenya dan transfer lagi ke rekening Erka melalui M-Banking.
"Udah gue transfer lagi,masalah kekurangan bayar penginapan ntar gue yang selesaiin!" ucap Gio.Erka tak kuasa menahan haru,dia kemudian memeluk Gio dan berterimakasih.
"Kalau ada apa apa ngomong! kita kan teman!" ucap Boy menepuk pundak Erka.
"Iya,nggak perlu sungkan kita kan udah temanan lama juga" ucap Rama.
"Iya Ka,kita kan udah kayak saudara" ucap Bayu kemudian mereka berlima saling berpelukan.
Kiara dan Purnama juga ikutan terharu,mereka kemudian memeluk Alenka.Alenka menatap Gio dan tersenyum memandangnya.Dia salut atas solidaritas Gio ke sahabat sahabatnya.
"Kalau kamar kita dimana?" tanya Alenka.
Erka kemudian menunjukan kamar buat cewek cewek dan kemudian pulang dan mempersilahkan teman temannya buat istirahat.Karena,pasti sangat capek perjalanan jauh.
"Buset lo bawa makanan banyak Gi? tahu aja kalau kita doyan makan?" tanya Rama senang.
"Apaan? gue siapin ini buat Alenka,dia kan suka nyemil!" jawab Gio.
"Yaelah,masa semua buat Alenka? buat kita nggak ada?" tanya Bayu.
__ADS_1
"Buat kalian ini aja!" ucap Gio sambil melempar chiki ke teman temannya,kemudian dia keluar kamar mau memberikan makanan ke Alenka.
Ketika sampai di depan pintu Gio berpapasan sama Sinta salah seorang sepupu Erka.Gio tersenyum dan menyapa gadis itu.Gadis itu pun dengan gugup menjawab dan memperkenalkan diri.
"Aku Sinta,sepupunya Erka" ucap gadis itu.
"Oh,aku Gio,temannya Erka" jawab Gio.
Kemudian karena gugup gadis itu pun pergi membuat Gio mengerutkan keningnya.Gio kemudian mengetuk pintu kamar teman teman ceweknya.
"Siapa sih?" ucap Kiara berjalan ke pintu.
"Hai,Alenka mana?" tanya Gio yang sudah berdiri di depan pintu menenteng kantong plastik.
"Ada tuh lagi beres beres,ini apa Gi?" tanya Kiara merebut kantong plastik yang dibawa Gio.
"Camilan buat Alenka!" jawab Gio merebut kembali.
"Ih Gio pelit!" seru Kiara kemudian masuk ke dalam.
"Kenapa sih Ki?" tanya Purnama.
"Dicariin Gio tuh,Al!" ucap Kiara.
Alenka kemudian beranjak dan menemui Gio di depan pintu kamar.Gio memberikan Alenka camilan,membuat Alenka tersenyum senang.
"Makasih ya?" ucap Alenka menerima kanting plastik itu.
"Iya,gue kan tahu kalau makan lo banyak" ucap Gio sembari tersenyum.
Alenka tersenyum sambil mencubit tangan Gio pelan.Tiba tiba dari dalam Kiara merebut kantong plastik itu.
"Makasih Gio" ucap Kiara kemudian berlari masuk.
"Itu buat Alenka,WOI!" seru Gio.
"Udah biarin,gue juga nggak tega kalau makan sendiri" ucap Alenka.
Gio kemudian menyuruh Alenka buat istirahat.Karena,nanti mau di ajak Erka keliling kampung.
"Lo juga istirahat!" suruh Alenka.
"Gue nggak bisa" jawab Gio.
"Kenapa?" tanya Alenka.
"Masa iya,gue harus istirahat mikirin lo! nggak bisa lah gue," jawab Gio tersenyum.
"Playboy sih,makanya mulutnya manis banget!" ucap Alenka tersenyum.
Gio memonyongkan bibirnya kemudian memcubit kedua pipi Alenka, "Gue sayang sama lo" ucapnya kemudian kembali ke kamarnya sembari tersenyum melihat wajah Alenka yang memerah.
__ADS_1