
"Al,dicariin Gio tuh!" ucap Ibu Alenka membangunkan Alenka.Alenka melirik mengambil ponsel dan melihat jam masih menunjukan pukul 12 malam.
"Ngapain Gio malam malam kesini sih Buk?" tanya Alenka males malesan.Ibu Alenka tak menjawab tapi malah langsung keluar dari kamar Alenka.
"Loh anak anak pada kemana nih?" gumam Alenka bingung.
Alenka kemudian keluar untuk menemui Gio tapi begitu dia membuka pintu rumah,dia terkejut melihat Gio dan teman teman sekelasnya ada di depan pintu.
"Selamat ulang tahun sayank,semoga panjang umur,sehat terus,semoga apa yang disemogakan tersemogakan,dan makin sayang sama gue!" ucap Gio yang membuat Alenka terharu.
"Selamat ulang tahun Alenka! wish u all the best ya!" ucap Kiara,Nita dan Purnama memeluk Alenka.Dan dilanjut ucapan selamat dari yang lainnya.
"Ditiup Al lilin nya! tapi make a wish dulu!" ucap Kiara.
Alenka memejamkan matanya berdoa kemudian meniup lilinnya.Setelah itu potong kue dan memberi potongan pertama buat Ayah dan Ibunya,kemudian memberi potongan yang special buat Refan dan Gio.
"Karena,kalian berdua sama sama penting dalam hidup gue!" ucap Alenka tersenyum.
"Selamat ulang tahun ya dek,tetap jadi Adik yang membanggakan buat Abang!" ucap Refan memeluk Alenka.Refan kemudian memberi bungkusan kado buat Alenka.
"Makasih Bang!" ucap Alenka mencium Refan.
"Nih buat lo!" ucap Gio juga memberi bungkusan kado ke Alenka yang ternyata isinya adalah boneka Doraemon besar.
"Kalau kangen,peluk ini aja sebagai pengganti gue!" ucap Gio tersenyum.
"Makasih ya yank!" ucap Alenka memeluk Gio.
"Gio aja nih yang dipeluk? padahal ini kan rencana kita juga!" ucap Rama sewot.
"Kalau lo mau gue peluk,sini dong!" ucap Alenka merentangkan tangannya mendekati Rama.
"Nggak usah ganjen lo!" ucap Rama mendorong tangan Alenka.
"Katanya lo mau gue peluk?" tanya Alenka tersenyum.Tapi Rama malah berlari menjauh dengan mengumpat umpat membuat teman temannya pada tertawa.
Tiba tiba Alex datang ke rumah Alenka membuat teman teman Gio nggak suka terutama Boy.
"Ngapain lo kesini?" tanya Boy ketus.
Alex tak menjawab tapi dia malah berjalan mendekati Alenka,mengucapkan selamat upang tahun dan memberi kado ke Alenka.
__ADS_1
"Makasih Lex! tapi nggak usah repot repot!" ucap Alenka menolak kado Alex karena nggak mau Gio salah paham.
"Please Al,lo terima! Gio nggak akan marah kok,ya kan Gi?" tanya Alex ke Gio.
Gio mengangguk pelan karena dia juga nggak mau Alex malu karena kadonya ditolk Alenka di depan banyak orang.
"Kalau gitu makasih ya Lex!" ucap Alenka menerima kado dari Alex.
Setelah ngobrol bentar kemudian Alex berpamitan karena merasa nggak enak.
Kemudian Gio dan yang lain kembali ngobrol dan saling bercanda,mereka membuat rencana besok pagi mau main bersama ke Pantai untuk merayakan ulang tahun Alenka.
"Bang Refan ikut aja! ajak Mbak Ana sekalian!" ucap Alenka.
"Gue tanya dia dulu bisa nggak nya!" jawab Refan.
Refan akhirnya berpamitan untuk masuk menyusul Orang Tua nya yang sudah masuk rumah duluan.
"Mbak Ana tuh siapa Al?" tanya Nita.
"Pacarnya Abang gue!" jawab Alenka.
"Yach,gue keduluan dong!" ucap Purnama cemberut.
"Ha? gue nggak salah denger? orang buta aja bisa tahu lo ama Bang Refan cakepan mana,jauhlah! cakepan Bang Refan kemana mana,dia kan calon imam gue!" ucap Kiara terbinar.
"Enak aja! calon imam gue! lo ama kan udah ada Erka,jadi Bang Refan biar sama gue aja!" sewot Purnama.
"Lo juga ada Bayu!" ucap Kiara nggak mau kalah.
"Emang ada tapi kita kan belum jadian!" ucap Purnama sewot.
"Tuh udah dikode Bay,cepetan diajak jadian ntar diambil orang nyesel lo!" sahut Alenka.
"Apaan sih Al!" ucap Purnama malu malu.Sedangkan Bayu hanya tersenyum dan menatap Purnama yang malu.
Tak lama kemudian mereka pamit kecuali teman teman cewek Alenka.Karena,mereka tidur di rumah Alenka.
"Btw,makasih ya guys buat surprisenya?!" ucap Alenka.
"Iya Al,ini juga idenya Gio kok! dia pengen buat lo bahagia" jawab Boy.
__ADS_1
"Makasih ya yank?" ucap Alenka menatap Gio.
"Iya,yang penting lo bahagia!" jawab Gio tersenyum.
Alenka kembali memeluk Gio dan Gio mencium kening Alenka,membuat semua teman temannya pada heboh.
"Menang banyak tuh Gio!" seru Boy.
"Kalau lo pengin ,suruh Boncel tuh buat meluk lo!" ucap Rama.Yang langsung dijambak oleh Nita.
"Ampun Cel,bercanda doang!" ucap Rama kesakitan.Teman temannya yang lain malah pada tertawa.
Setelah Gio dan yang lain pulang,Alenka dan teman teman ceweknya kembali masuk ke kamar Alenka.Kiara menyindir Alenka yang sedang senyum senyum memeluk boneka yang dikasih Gio tadi.
"Iri aja sih Ki? kalau lo pengen minta aja ke Erka!" ucap Nita.
"Iya Ki,masa iya boneka aja Erka nggak mau kasih? katanya dia cinta ama lo? kalau cinta hatus buktiin dong!" ucap Purnama.
Kiara berpikir sejenak kemudian mengambil ponselnya dan menelepon Erka,minta buat dibeliin boneka kayak Alenka.Teman temannya tertawa melihat tingkah Kiara.
"Eh,ngomong ngomong kado dari Alex apa Al?" tanya Nita penasaran.
"Iya Al buka dong!" sahut Kiara.
Alenka membuka bungkusan kado dari Alex yang ternyata isinya adalah figura yang di dalamnya ada foto Alenka dan Alex waktu masih SD.
"Kok dia bisa dapat foto ini sih" gumam Alenka tersenyum melihat foto masa kecilnya.
"Ini Alex waktu kecil Al?" tanya Purnama.
"Iya" jawab Alenka tersenyum.
"Ternyata waktu kecil Alex ganteng juga ya?" ucap Purnama.
"Sekarang juga masih ganteng,kalau ini lo Al?" tanya Kiara heboh.Alenka mengangguk membuat Kiara dan Purnama tertawa dan mengatai Alenka kalau Alenka terlihat kayak laki laki,karena potongan rambut Alenka yang sama kayak laki laki.Alenka kemudian menyimpan figura itu ke dalam laci meja belajarnya.
"Udah ah yuk tidur! besok kan kita mau ke Pantai!biar kita besok nggak ngantuk dijalan" ucap Alenka yang langsung dituruti teman temannya.
Sedangkan Alenka masih belum bisa tidur,dia melihat boneka itu sembari memeluknya.Dia teringat ucapan Gio sebelum pulang tadi.
"Kalau nggak bisa tidur atau kangen,peluk aja boneka ini pasti gue kerasa kok,dan lo pasti juga akan jauh lebih tenang!pasti juga langsung bisa tidur!"
__ADS_1
Alenka tersenyum kecil sambil berucap "selamat malam sayank" sebelum akhirnya dia memejamkan matanya dengan memeluk boneka dari Gio dan tertidur.