CINTA BADBOY

CINTA BADBOY
episode 69


__ADS_3

Alenka dan Gio kembali ke Rumah Sakit.Dan begitu sampai Rumah Sakit mereka kaget melihat Alex yang sudah ada di ruangan rawat Raymon.


"Alex!" ucap Alenka kaget begitupun Gio.Alex menoleh kemudian tersenyum.


"Kok tahu Raymon dirawat?" tanya Alenka berjalan mendekat.


"Iya tadi waktu jenguk temen ketemu sama Abang lo terus waktu gue tanya ternyata Raymon dirawat,makanya gue kesini buat jenguk" jawab Alex tersenyum.


"Om Gio sama Tante dari mana? Amon cariin!" tanya Raymon.


"Om sama Tante tadi keluar makan sebentar" jawab Alenka.


"Om Gio jangan pulang ya? Om Gio bobok sini aja temenin Amon!" rengek Raymon.


Alenka menoleh ke Gio yang berjalan mendekati Raymon.Begitu Gio mendekat Raymon langsung bangun dan memeluk Gio serta merengek agar Gio tidak pulang.


"Iya,Om Gio bobok sini,Amon harus cepet sembuh! nanti kalau Amon sembuh,Om ajakin jalan jalan deh" bujuk Gio memeluk Raymon.


"Beneran? jangan ingkar janji lagi?" ucap Raymon.


Gio memejamkan matanya,mengingat waktu dia ingkar janji dulu membuat Gio merasa bersalah dan sedih.


"Iya Om janji,Om Gio nggak akan ingkar janji lagi!" jawab Gio semakin erat memeluk Raymon.


"Amon sayang sama Om Gio!" ucap Raymon makin erat memeluk Gio dan tersenyum.


"Om juga sayang sama Amon dan juga sayang sama Tante!" bisik Gio tersenyum.


"Tante juga sayang kok sama Om Gio!" ucap Raymon polos membuat Alenka membulatkan matanya dan juga membuat Refi tersenyum.Sementara Alex hanya tersenyum canggung.


"Oh ya? kok Tante nggak pernah ngomong ya sama Om?" ucap Gio.


"Mungiin Tante malu Om!" jawab Raymon.


"Anak kecil nggak boleh ngomong sembarangan!" ucap Alenka mencubit pipi Raymon.


Alex kemudian pamit dan Alenka mengantarnya sampai depan.


"Raymon deket banget ya sama Gio?" tanya Alex.


"Iya,dia sakit juga karena kangen sama Gio!" jawab Alenka tersenyum.


"Udah balikan?" tanya Alex.


Alenka yang punya rencana sama Gio buat sembunyiin hubungan mereka,berbohong dengan menjawab mereka hanya temenan.


"Oh,kirain balikan lagi,kayaknya kalian juga masih saling sayang tapi masih ada Yura mungkin akan sulit kalian balikan!" ucap Alex.

__ADS_1


"Makasih ya Lex,udah jenguk keponakan gue?" ucap Alenka mengalihkan topik.


"Sama sama Al,kalau gitu gue pilang dulu ya?" ucap Alex berpamitan.


"Iya hati hati,sekali lagi makasih!" ucap Alenka.Alex hanya mengangguk dan tersenyum,kemudian Alenka kembali masuk.


"Tadi siapa dek? salah satu gebetan kamu?" tanya Refi.


"Itu Alex temen SD aku yang dulu sering main ke rumah juga!" jawab Alenka.


Refi mengerutkan alisnya mengingat ngingat kemudian setelah ingat dia tersenyum.


"Alex yang sering bawain lo bunga yang nyabut di rumah tetangga itu? yang ganteng sendiri dari semua temen temen kamu,yang ngomong sama Ayah kalau dia besar mau nikahin kamu itu?" tanya Refi tertawa mengingat.


"Kak Refi!" seru Alenka melirik ke Gio yang udah mulai manyun.


"Ops,sorry Kakak cuma ngomong apa adanya" ucap Refi cengar cengir.


"Kak Bryan belum datang Kak?" tanya Alenka mengalihkan topik karena Gio sepertinya udah mulai kesal.


"Udah,tapi lagi keluar sama Refan cari kopi katanya" jawab Refi.


Alenka mendekati Gio yang sedang mengelus elus kepala Raymon untuk menidurkannya.Alenka menatap Gio dengan senang.


"Kalau lo punya anak pasti lo akan jadi Papa yang sangat perhatian,sangat baik juga" ucap Alenka pelan.


"Iyalah,gue pasti akan jadi Papa yang baik buat anak kita" jawab Gio tersenyum.


"Kenapa? apa lo mau nya jadi Ibu dari anak anak Alex?" tanya Gio.


"Kok Alex sih? lo cemburu? ya ampun itu kan cuma omongan anak kecil yang suka asal!" ucap Alenka.


"Kalau gitu gue juga bakal ngomong sama Ayah,kalau Ayah nggak boleh nerima lamaran orang lain,hanya boleh nerima lamaran gue!" ucap Gio menatap Alenka.


"Tapi kan jodoh ditangan Tuhan,bukan ditangan Ayah gue,siapa tahu besok kita putus,gue nikah sama orang lain,lo juga!" ucap Alenka menggoda.


"Kalau lo nikah sama orang lain,gue bakal tetap nungguin lo,atau kalau perlu gue nggak nikah selamanya!" ucap Gio.Alenka menatap Gio kemudian tersenyum.Dalam pikiran Alenka senang tapi dia juga sadar mereka masih terlalu muda buat ngomongin hal itu.


Setelah Raymon tertidur Alenka bertanya apa Gio mau pulang atau nginep di Rumah Sakit.Sementara Refi menyusul suami dan Kakaknya di Kafe depan Rumah Sakit dari tadi belum kembali.


"Lo mau gue nginep temenin lo?" tanya Gio tersenyum.


"Ya ampun PEDE banget nih orang,gue nanya lo mau pulang atau nginep? tadi kan Raymon pengen lo nginep" jawab Alenka.


"Raymon atau Tante nya Raymon yang pengen gue nginep?" tanya Gio menggoda.Alenka tak menjawab malah melotot ke arah Gio.


"Nginep sayank gue mau temenin lo!" ucap Gio tersenyum senang.

__ADS_1


Gio dan Alenka duduk di sofa yang ada di dalam kamar rawat Raymon.Alenka menyenderkan bahunya di pundak Gio.Sementara Gio mengekus rambut Alenka.


"Besok ke sekolah bareng ya?" tanya Gio pelan.


"Katanya mau sembunyiin dulu hubungan kita,sampai lo tahu maksud Yura?" tanya Alenka balik.


"Iya juga sih,atau kalau gitu naik angkot aja kayak pertama kita pacaran dulu,gimana?" tanya Gio.Alenka mengangguk setuju tapi masih menyenderkan kepalanya di bahu Gio.


"Kalau udah ngantuk tidur duluan aja!" ucap Gio.Alenka mengangguk dan memejamkan matanya dibahu Gio.


"Selamat malam sayank!" lirih Gio mengecup kening Alenka.


Refi,Bryan dan Refan kembali ke ruang rawat Raymon.Mereka melihat Gio yang sedang menidurkan Alenka dan menyelimuti Alenka dengan jaketnya,membuat mereka bertiga tersenyum senang.


"Eh Kak,udah balik?" tanya Gio kaget.


"Udah tidur dia?" tanya Refan.


"Udah Bang" jawab Gio.


Refi memberi bungkusan kopi ke Gio.Gio pun berterimakasih kepada Refi.Dan kemudian Refan mengajak Gio ngobrol di depan.


"Lo udah balikan sama Alenka?" tanya Refan.


"Udah Bang" jawab Gio tersenyum.


"Makasih ya,tapi lo harusnya nggak perlu lakuin itu semua buat gue!" ucap Refan pelan.


"Maksud Abang?" tanya Gio bingung.


"Gue udah tahu kenapa lo putus sama Alenka,karena lo di ancam kan sama sepupunya Imelda?" tanya Refan.Gio terbelalak ternyata Refan tahu semua.


"Kok Abang tahu?" tanya Gio gugup.


"Imelda cerita ke gue,dia juga kasih solusi ke gue!" ucap Refan.


"Solusi?" tanya Gio tak mengerti.


"Ya,dia bilang bisa bantu gue supaya nggak di keluarin kalau lo nggak mau ninggalin Alenka dengan cara gue harus mau tunangan sama dia!" jawab Refan.


"Abang mau? terus Mbak Ana gimana? meskipun Mbak Ana cuma anak IRT gue tapi gue udah anggap dia seperti saudara sendiri Bang!" tanya Gio panik.


Refan menatap Gio dengan tersenyum kemudian menepuk pundak Gio dan menenangkan.Refan bilang kalau dia resign dari kantor.


"Tapi kan Abang sudah bersusah payah supaya bisa jadi karyawan tetap disana?" tanya Gio kaget.


"Gue cinta sama Ana,apa lo mau gue ninggalin Ana? atau lo aja yang ninggalin Alenka?" tanya Refan.

__ADS_1


"Nggak Bang gue nggak mau pisah sama Alenka,gue cinta banget sama dia Bang" ucap Gio bingung harus bagaimana.


"Nggak usah terlalu dipikirin,gue juga mau Adik gue bahagia dan bahagia dia bersama lo! soal pekerjaan gue bisa cari ditempat lain,yang terpenting adalah Adik gue bisa bahagia!" ucap Refan tersenyum.Gio menatap Refan kemudian memeluknya dan berjanji akan selalu menyayangi,menjaga dan menbahagiakan Alenka.


__ADS_2