
"Pulang sana lo!" ucap Alenka mendorong Gio.
"Nggak mau,gue masih kangen sama lo" jawab Gio tersenyum.
"Ish,ntar lo dicariin pacar lo" ucap Alenka.
"Masa iya udah ditungguin dari siang masih nyariin? segitu kangennya lo sama gue?" goda Gio.
"Dasar playboy,kepedean banget" sewot Alenka memukul lengan Gio.
"Al,lo mau dengerin penjelasan gue? please!" mohon Gio.
"Nggak ada yang perlu dijelasin lagi! lo nggak akan pernah bisa berubah!" jawab Alenka.
"Lo harus percaya Alenka kalau cinta gue cuma buat lo!" ucap Gio meraih tangan Alenka.
"Udahlah Gi,udah sore mending lo pulang!" suruh Alenka.Kemudian Alenka berdiri tapi Gio menahan tangan Alenka.
"Please!" ucap Gio memohon.
"Gue lagi nggak ada mood buat ngomongin ini Gi!" ucap Alenka.
"Tapi lo nggak akan ninggalin gue kan?" lirih Gio.
"Cinta tak harus memiliki Gi!" jawab Alenka.Gio tak menjawab malah langsung memeluk Alenka sembari menangis.
"Lo boleh tinggalin gue tapi biarin gue jelasin semua dulu,kalau apa yang lo lihat kemarin bukan seperti yang lo pikirin!" ucap Gio.
"Emang apa yang gue pikirin?" tanya Alenka.
"Lo pasti mikir kalau gue mainin lo kan?" jawab Gio.
"Emang iya kan? lo ngomong mau cari informasi tapi itu cuma alasan lo biar bisa dapatin dua duanya kan?" tanya Alenka.
"Nggak seperti itu,makanya lo dengerin dulu!" pinta Gio.
"Gue lagi nggak mood,please lo pulang sekarang!" pinta Alenka.Gio mengangguk kemudian menyentuh kepala Alenka.
"Gue sayang sama lo" ucap Gio.
"Mau pulang Gi?" tanya Refan keluar dari kamar.
"Iya Bang,udah sore" jawab Gio.
****
Keesokan harinya Alenka dibangunin Ibunya tapi nggak mau bangun.Alenka bilang kalau perutnya sakit karena PMS.
"Oh,ya udah istirahat aja!" ucap Ibu Alenka.
Tak lama kemudian Gio datang buat menjemput Alenka.
"Alenka nya nggak masuk nak,perutnya sakit katanya" ucap Ibu Alenka.
"Boleh ketemu Alenka sebentar Buk?" ucap Gio minta izin.Ibu Alenka kemudian memanggil Alenka dikamar.
"Kenapa? gue nggak masuk lagi hari ini!" ucap Alenka lemas.
__ADS_1
"Lo sakit? gue anter ke Rumah Sakit ya?" ucap Gio panik.
"Nggak usah lah,orang cuma bulanan kok!" jawab Alenka.
"Sakit banget ya?" tanya Gio cemas karena Alenka kelihatan banget kesakitannya.Alenka hanya mengangguk pelan.
"Ya udah lo istirahat aja,gue berangkat dulu ya?" ucap Gio.Lagi lagi Alenka tak menjawab hanya mengangguk lemas.
Setelah Gio pamit ke Ayah dan Ibu Alenka,Gio kemudian mejinggalkan rumah Alenka dan Alenka kembali ke kamar.
Di sekolah,Gio cuma diam aja.Gio kembali duduk di samping Nita dan membuat Yura kembali ngomel.
"Alenka nggak masuk lagi?" tanya Nita.
"Iya,perutnya sakit katanya" jawab Gio.
"Siapa yang sakit?" sahut Kiara menoleh ke belakang.
"Alenka" jawab Nita.
"Alenka sakit? sakit apa lagi dia?" tanya Kiara heboh.
"Sakit perut,baru bulanan katanya.. Kalau bulanan itu sakit banget ya?" tanya Gio penasaran.
"Ya tergantung sih,kadang ada yang sakit ada yang nggak kerasa sakit juga" jawab Kiara.
"Tapi tadi Alenka kayak benar benar kesakitan,gue jadi khawatir!" ucap Gio.
"Yaelah,tenang aja kali,itu dah biasa kok dibuat istirahat juga hilang,kan itu makanan kita tiap bulannya!" sahut Purnama.
Kiara juga menyahut kalau mungkin saat bulanan mood seseorang juga bisa berubah,tiba tiba juga sering marah atau uringan uringan.Gio mengangguk mengerti karena akhir akhir ini Alenka emang mudah marah.
Sore harinya Gio menelepon Refi,meminta maaf karena nggak jadi ngajak Raymon jalan jalan karena Alenka lagi sakit perut.
"Ya,Om Gio gitu sih jahat! Om Gio jahat!" teriak Raymon di balik telepon.
"Om Gio minta maaf tapi Tante kan lagi sakit,biarin Tante istirahat dulu besok kita ajak jalan jalan,Om Gio janji!" bujuk Gio.
"Amon mau nya sekarang!" ucap Raymon.
"Gini aja Om Gio jemput Amon,Amon bobok rumah Om Gio mau?" tanya Gio.
Raymon mau dan Refi pun mengijinkan.Kemudian Gio menjemput Raymon dan di ajak ke rumahnya.Raymon senang banget,Gio pun dengan sabar ngajak Raymon mainan meski hanya di rumah.
Ketika Raymon sudah tertidur Gio memotretnya dan dikirim ke Alenka.Alenka terkejut tapi kemudian tersenyum senang.
Pagi hari..
"Om,kapan jalan jalan? Tante udah sembuh belum?" tanya Raymon ketika bangun tidur.
"Nggak tahu dong,ntar habis sarapan kita ke rumah Kakek,ajakin Tante jalan jalan!" ucap Gio yang disambut senang Raymon.
Setelah mandi dan sarapan Gio membawa Raymon ke rumah Alenka.Gio menyuruh Raymon buat merengek ngajak Alenka jalan jalan.
"Kakek.." sapa Raymon ketika keluar dari mobil bersama Gio.
"Loh,Amon sama Om Gio?" tanya Ayah Alenka.Gio pun menyapa Ayah Alenka.
__ADS_1
"Amon kan tidur di rumah Om Gio,Kek" ucap Raymon.
"Oh,ya?" tanya Ayah Raymon kaget.
Raymon kemudian berlari ke kamar Alenka membuat Alenka terbangun karena kaget.
"Amon kok lari lari sih? bikin Tante kaget aja?" ucap Alenka.
"Tante ayo buruan mandi,kita jalan jalan sama Om Gio!" suruh Raymon.
"Tante nggak enak badan sayang,jalan jalan besok kalau Tante sembuh ya?" ucap Alenka memeluk Raymon tapi Raymon malah menangis.
"Kalau gitu Amon pergi sama Om Gio doang aja! Tante nggak usah ikut ya?" bujuk Alenka.
"Nggak mau,Amon mau nya sama Tante sama Om Gio juga!" ucap Raymon semakin kenceng nangisnya.
Alenka hanya bisa menghela nafas dan nurut apa kemauan Raymon.Ketika Alenka selesai mandi dan siap siap,Raymon sama Gio diam diam bertos ria.
"Ini pasti lo kan yang rencanain?" tanya Alenka menjewer telinga Gio.
"Habisnya lo nggak mau gue ajak keluar,kan gue kangen" jawab Gio sambil mengusap usap telinganya.Kemudian mereka bertiga pergi ke Mall.
Raymon dan Gio mainan dengan senang,sementara Alenka hanya duduk dengan lemas dan sesekali tersenyum melihat tingkah Gio dan Raymon.
Setelah dari Mall,Gio mengajak Alenka dan Raymon ke Taman.Raymon senang sekali,layaknya seorang anak,dia lari kesana kemari.
"Al,dengerin dan lihat ini!" ucap Gio memberi Alenka hape nya.
Alenka menerima dan melihat video yang sedang diputar.Di video itu merekam kejadian di rumah Gio waktu itu serta pengakuan Yura tentang alasan kenapa dia tiba tiba pulang.
"Terus kenapa?" tanya Alenka mengembalikan hape nya.
"Ya gue mau lo jangan salah paham lagi ya?" ucap Gio meraih tangan Alenka.
Alenka menatap Gio yang sedang memohon kemudian dia meminta maaf karena udah salah sangka sama Gio.
"Dan juga waktu itu gue udah nampar lo?" ucap Alenka menunduk.
"Nggak apa apa,gue rela kok kalau yang nampar cewek secantik lo!" jawab Gio menggombal.
"Om Amon capek!" ucap Raymon berlari mendekati Gio dan Alenka.
Kebetulan ada pedagang ice cream lewat.Raymon minta dibeliin,kemudian Gio beli 2 yang satu di kasih ke Raymon.
"Om kita kan bertiga kok cuma beli 2 ?" tanya Raymon.
"Iya yang 1 buat Amon,yang 1 buat Om sama Tante" jawab Gio tersenyum melirik ke Alenka.
"Masa 1 buat berdua?" tanya Raymon lagi.
"Nggak apa apa kan romantis" jawab Gio.
"Bilang aja kalau lo pelit!" sahut Alenka tersenyum.Gio tersenyum kemudian memakan ice cream itu berdua dengan Alenka.
"Di pakai lagi ya!" ucap Gio memasang kalung couple yang dulu sempat Alenka lempar ke Gio.
"Lo masih menyimpan nya?" tanya Alenka senang sambil memegang kalung yang sudah teroadang di leher nya.
__ADS_1
"Iya lah,kan kalung ini saksi bisu kalau lo terima cinta gue" jawab Gio tersenyum.