CINTA BADBOY

CINTA BADBOY
episode 67


__ADS_3

Lagi asyik bercanda tiba tiba Refi menelepon Alenka memberitahu kalau Raymon sakit.Alenka disuruh ke Rumah Sakit sekarang.


"Kenapa Al kok panik?" tanya Rama.


"Raymon masuk Rumah Sakit,gue disuruh buruan kesana sama Kakak gue!" ucap Alenka panik.


"Ya udah lo buruan ganti baju,gue anter ke Rumah Sakit!" ucap Rama.


"Serius nggak apa apa lo nganterin gue? nggak ngerepotin?" tanya Alenka.


"Nggak! buruan ganti baju!" suruh Rama.


Alenka kemudian masuk ke rumah untuk mandi dan berganti baju kemudian ke Rumah Sakit dengan diantar oleh Rama.


"Raymon gimana Kak?" tanya Alenka ketika sampai di Rumah Sakit dan melihat Refi sedang menangis.


"Udah di kasih obat penenang sekarang udah tidur!" jawab Refi menangis.


"Emang Raymon sakit apa Kak?" tanya Alenka.


"Beberapa hari ini panasnya tinggi banget,dia nggak mau makan nggak mau minum obat,nangis terus minta ketemu sama Gio" jawab Refi yang membuat Alenka dan Rama terbelalak.


"Ternyata Raymon sampai segitunya sama Gio" gumam Alenka dalam hati sambil menatap Raymon yang tertidur karena obat penenang.


"Kakak mohon Al,ajak Gio kesini biar Raymon cepet sembuh!" ucap Refi memohon.


"Tapi Kak,aku sama Gio udah putus!" jawab Alenka.


"Tolong Al,apa kamu nggak kasihan sama Raymon? Dokter bilang mungkin Raymon bisa cepet sembuh kalau ketemu sama Gio,karena Raymon selalu manggil manggil nama Gio terus!" ucap Refi kembali menangis.


"Lo coba ngomong sama Gio Al,gue yakin Gio pasti mau bantuin kok!" ucap Rama.


"Tapi kalau Gio nggak mau gimana? tadi aja dia cuek banget sama gue?" tanya Alenka ragu.


"Coba aja dulu,kasihan Raymon!" ucap Rama.


Alenka terdiam tapi setelah berpikir agak lama akhirnya dia mau mencoba buat ngajak Gio ke Rumah Sakit.Rama menelepon Gio menanyakan dimana posisinya kemudian mengantar Alenka kesana.Gio ternyata di basecamp,dia cuma duduk merokok dan memutar mutar hapenya dengan pandangan kosong.


"Gi!" panggil Alenka.


"Alenka!" ucap Gio kaget.

__ADS_1


"Gi,gue boleh minta tolong sama lo?" tanya Alenka memohon.


"Kenapa?" tanya Gio yang nggak kuat melihat Alenka sedih.Gio mendekati Alenka dan menyentuh pipi Alenka dengan lembut.


"Raymon sakit Gi,dia sekarang di Rumah Sakit" ucap Alenka setengah menangis.


"Raymon sakit apa?" tanya Gio cemas.


"Kata Kak Refi dia beberapa hari panas tinggi,dia nangis terus kepengen ketemu sama lo,mungkin dia kangen,tadi waktu di bawa ke Rumah Sakit juga manggilin nama lo terus,jadi gue mohon lo ikut gue ke Rumah Sakit ya?! please! siapa tahu dengan lihat lo Raymon bakal cepet sembuh!" mohon Alenka.


Gio tanpa menjawab langsung mengambil jaket dan memakainya kemudian menarik tangan Alenka.


"Makasih ya Ram!" seru Alenka.Rama tersenyum dan mengacungkan jempol tangannya.


Gio dan Alenka langsung bergegas menuju Rumah Sakit dimana Raymon dirawat.Ketika sampai disana Gio dan Alenka berlari ke kamar rawat Raymon dengan bergandengan tangan.Raymon sudah bangun tapi masih nangis dan nggak mau makan ataupun minum obat.


"Amon mau ketemu Om Gio,haaaa" ucap Raymon menangis.


"Raymon makan dulu! nanti Om Gio kesini kalau Raymon nurut sama Mama!" ucap Refi membujuk Raymon.


"Nggak mau! Amon mau ketemu Om Gio!" teriak Raymon sambil menangis.


Gio masuk ke kamar rawat Raymon bersama Alenka membuat Raymon girang dan Refi pun merasa lega.


"Om Gio juga kangen sama Amon!" ucap Gio mengelus rambut Raymon.


Gio kemudian membujuk Raymon supaya mau makan dan minum obat.Setelah itu Gio ngobrol sama Raymon dan mengelus rambut Raymon sampai Raymon tertidur.


"Makasih ya dek?" ucap Refi mendekat.


"Iya Kak" jawab Gio.


"Kamu putus sama Alenka?" tanya Refi.


"Alenka yang mau Kak,kalau aku sih nggak mau karena aku masih cinta sama dia,ngomong ngomong Alenka kemana Kak?" tanya Gio.


"Lagi telepon Refan,minta izin kalau dia tidur sini malam ini!" jawab Refi.Tak lama kemudian orang yang diomongin masuk.


"Udah telepon nya?" tanya Refi.


"Udah Kak!Raymon udah tidur?" tanya Alenka.

__ADS_1


"Udah" jawab Refi.


Refi kemudian menyuruh Alenka buat membelikan Gio makanan karena dari tadi Gio belum makan.


"Nggak usah Al,kita makan bareng aja! lo juga belum makan kan?" ajak Gio.


"Ya udah kalian makan aja dulu,siapa tahu habis ini bisa balikan!" ucap Refi tersenyum.


"Apaan sih Kak?" ucap Alenka mendorong Refi kemudian pamit buat keluar makan dulu.


Gio dan Alenka makan di Kafe depan Rumah Sakit.Alenka berterimakasih kepada Gio meskipun udah putus tapi Gio masih mau menyayangi Raymon.


"Karena bagi gue lo tetap pacar gue" ucap Gio.


"Gi,kenapa lo mau berkorban demi Bang Refan?" tanya Alenka.


"Lo tahu?" tanya Gio kaget.Alenka mengangguk.


"Karena gue tahu Bang Refan bekerja keras buat jadi karyawan tetap di perusahaannya masa cuma gara gara gue dia harus kehilangan pekerjaannya,itu kan nggak adil,karena biar bagaimanapun dia kan calon Kakak Ipar gue!" ucap Gio tersenyum.


"Ngarep!" ucap Alenka cepat.Tapi Gio malah tertawa mendengar jawaban Alenka.


"Lo tahu nggak alasan lain kenapa gue jauhin lo?" tanya Gio.Alenka menggelengkan kepalanya.


Gio yang sudah mantap kasih tahu Alenka mengajak Alenka ke sebuah Rumah Sakit tapi bukan Rumah Sakit biasa tapi Rumah Sakit Jiwa.Gio pasrah atas apa yang akan Alenka lakukan setelah tahu semuanya.Yang penting dia mau jujur sama Alenka.


"Kok kesini Gi?" tanya Alenka bingung.Tapi Gio tak menjawab masih menggandeng tangan Alenka sampai ke sebuah kamar yang dimana di dalam ada seorang laki laki muda yang seperti orang depresi.


"Dia siapa Gi?" tanya Alenka pelan ketika Gio terus memandang laki laki itu dengan mata yang berkaca kaca.


"Dia Kakak gue,anak sulung keluarga gue!" jawab Gio pelan.


"Kenapa bisa disini?" tanya Alenka.


"Waktu itu gue masih SD kelas 6,Kakak gue punya pacar,dia sayang banget sama pacarnya tapi ketika dia mau main ke rumah pacarnya dan ngajak adik gue,ternyata pacarnya selingkuh dan nikah dengan sahabatnya sendiri,Kakak gue marah kemudian dia melajukan motornya dengan sangat kencang tapi malang tak bisa dihindari, dia dan Adik gue yang masih umur 5 tahun bertabrakan dengan truk,Adik gue meninggal ditempat,dan Kakak gue karena nggak kuat mentalnya dia jadi seperti sekarang!" jawab Gio menangis.


Alenka menggenggam erat tangan Gio ikut meneteskan air mata.Kemudian menghadap Gio dan mengusap air mata Gio dengan tangan yang lain.


"Yang sabar,biar bagaimana pun keadaan dia sekarang,dia tetap Kakak lo!Kakak kandung lo!" ucap Alenka.


Gio menatap Alenka dengan tersenyum kemudian memeluk Alenka dengan erat.Dia nggak nyangka kalau Alenka nggak menjauhi dia tapi malah kasih semangat ke dia.

__ADS_1


"Gue kira lo bakal menjauh dari gue karena masalah ini!" ucap Gio.


"Ngapain gue harus menjauhi lo? gue justru bangga sama lo,meskipun lo suka mainin cewek tapi lo juga masih punya hati buat menyayangi Kakak lo meskipun dengan keadaannya yang seperti ini!" jawab Alenka tersenyum kemudian kembali menatap Kakaknya Gio.


__ADS_2