CINTA BADBOY

CINTA BADBOY
episode 80


__ADS_3

Gio mengantar Alenka pulang sekalian meminta izin pada Orang Tua Alenka ,minggu depan mereka akan liburan ke luar kota.


"Ibu sih ngizinin,karena Ibu yakin dan percaya sama kalian,kalau kalian nggak akan macem macem di luar sana" jawab Ibu Alenka.


"Apa hanya berdua saja?" tanya Ayah Alenka.


"Nggak kok Yah,sama Kiara dan Purnama juga" jawab Alenka.


"Loh Nita nggak ikut?" tanya Ibu Alenka.


"Nggak Buk,Ibunya nggak ngizinin" jawab Alenka.


Ayah Alenka berpikir sebentar kemudian menghela nafas panjang dan mengangguk sebagai tanda beliau mengizinkan.


"Ayah baik deh" ucap Alenka memeluk Ayahnya.


"Tapi jangan sampai kecewain Ayah!" ucap Ayah Alenka.Alenka masih memeluk Ayahnya dan mengangguk.


"Iya Yah,Gio janji bakal jaga kepercayaan Ayah!" jawab Gio tersenyum.


"Tapi Refan pasti yang bakal ngelarang" ucap Ibu Alenka yang sangat paham dengan sifat Putranya.


"Nanti biar Gio yang minta izin ke Bang Refan,Buk!" ucap Gio.


Setelah itu Alenka masuk ke kamar buat ganti baju.Sementara Gio menunggu di ruang tamu bersama Ayah Alenka,Ibu Alenka ke dapur bikinin minum.


"Yah,Gio boleh minta sama Ayah nggak?" tanya Gio.


"Minta apa Gi?" tanya Ayah Alenka pelan.


"Gio minta Ayah jangan terima lamaran siapapun ya?! Gio minta Ayah hanya akan nerima lamaran Gio,Gio pengen serius Yah sama Alenka!" ucap Gio yang membuat Ayah Alenka tersenyum.


"Kalian masih sangat muda buat ngomongin soal lamaran!" jawab Ayah Alenka.


"Tapi Gio cinta sama Alenka dan pengen serius Yah!" ucap Gio lagi.


Ayah Alenka tersenyum kemudian berucap "Sekolah dulu yang bener,dapat pekerjaan yang bagus baru ngomongin soal lamaran!".


"Iya Yah,Gio bakal berusaha dapat pekerjaan yang baik supaya bisa menjamin hidup Alenka kelak! tapi Ayah janji jangan terima lamaran orang lain kecuali Gio?" ucap Gio yang kembali membuat Ayah Alenka tersenyum.


"Itu semua terserah sama Alenka,karena kan yang ngejalanin dia,bukan Ayah" jawab Ayah Alenka tersenyum.


Tak lama kemudian Ibu dan Alenka kembali ke ruang tamu membawa minum dan camilan.Setelah agak lama ngobrol Ayah dan Ibu Alenka pamit buat istirahat duluan.Di kamar,Ayah Alenka bercerita ke istrinya tentang apa yang dia obrolin sama Gio tadi.


"Gio bilang gitu Yah?" tanya Ibu Alenka.

__ADS_1


"Iya" jawab Ayah Alenka sembari terkekeh.


Sedangkan Gio dan Alenka pindah ke teras.Alenka mencubit lengan Gio mulu,karena Gio terus memandanginya membuat dia salah tingkah.


"Gitu terus mandanginya?" tanya Alenka mulai risih.


"Lo cantik banget Al,gue jadi nggak mau lepasin pandangan gue ke lo!" jawab Gio membuat Alenka menipiskan bibirnya.


"Ya udah kalau gitu,gue cuci muka dulu!" ucap Alenka berdiri tapi Gio menarik tangannya tapi tanpa berkata hanya tersenyum dan menatapnya.


"Jangan gitu Gi,gue malu!" ucap Alenka menutup mukanya dengan kedua tangan.


Gio tersenyum geli melihat tingkah Alenka kemudian dia membuka kedua tangan Alenka yang menutupi wajahnya kemudian menatap Alenka dalam dalam.Mereka berpandangan sangat lama.


"Jangan pernah berpaling dari gue,jangan pernah tinggalin gue!" ucap Gio pelan.


"Kenapa?" lirih Alenka.


"Karena gue nggak bisa hidup tanpa lo,kalau lo tinggalin gue,gue pasti akan sangat hancur dan nggak akan pernah jatuh cinta lagi" ucap Gio sembari menatap Alenka.


"Gue sayang sama lo,Gio!" lirih Alenka.


"Gue juga sayang sama lo,Alenka Damaristya!" ucap Gio memeluk Alenka dengan erat.Alenka juga membalas pelukan Gio.


****


"Kok Non Yura jadi kayak gini ya Min?" tanya Inah ke Parmin,sopir Yura.


"Nggak tahu juga Nah" jawab Parmin bingung.


"Apa kita minta tolong sama Den Gio aja? karena Non Yura selalu memanggil manggil nama Den Gio setiap kali mabuk?" tanya Inah memberi ide.


"Ya dicoba aja,siapa tahu Den Gio bisa menenangkan Non Yura!" jawab Parmin.


Keesokan harinya Inah ke rumah Gio tapi ternyata Gio sudah berangkat sekolah.Inah nitip pesan ke Mbak Ijah buat Gio,supaya datang menjenguk Yura.


Sementara di sekolah Gio dan teman temannya sedang asyik bercanda di kantin sambil membahas rencana lusa,ke kampungnya Erka.


"Gi,Yura nggak masuk beberapa hari,bahkan nggak ikut test kenapa sih?" tanya Nita.


"Nggak tahu gue,dia juga jarang chat gue" jawab Gio.


"Jadi Yura sering ngechat lo?" tanya Kiara.


"Iya tapi nggak gue balas!" jawab Gio menoleh ke Alenka takut kalau Alenka salah paham.

__ADS_1


"Di balas juga nggak apa apa,siapa tahu kan bisa cinta lama bersemi kembali" ucap Alenka sarkas.


"Cie cemburu!" ucap Gio menatap Alenka dengan tersenyum.


"Ish,kepedean!" jawab Alenka melengos.


Gio merangkul Alenka dengan tersenyum dan ngomong kalau cintanya dia cuma buat Alenka.


"Ya ampun,gue jadi makin kangen sama Erka!" ucap Kiara manyun.


"Jiwa jomblo gue meronta ronta,****!" sewot Rama.


Karena hari bebas mereka kemudian pulang tapi nggak pulang ke rumah tapi mereka ke Mall,nonton bioskop dan makan.


"Temenin gue beli beberapa oleh oleh buat Erka ya!" pinta Kiara.


Mereka pun menurut dan mengantar Kiara buat beli oleh oleh buat Erka.Kiara ke toko baju,dia membeli kaos couple buat dia dan Erka dan beberapa baju.


"Lo mau?" tanya Bayu ke Purnama.


"Iya" jawab Purnama dan Bayu pun membeli kaos couple juga buat dia dan Purnama.


Alenka dan Nita sedang melihat lihat kemudian Gio bertanya apa Alenka mau baju couple kayak teman temannya.Alenka bilang nggak.Alenka idah terlalu banyak menerima barang dari Gio.Tapi diam diam Alenka membeli kaos couple itu.


"Katanya tadi nggak mau?" tanya Nita.


"Sutt,,ini buat Gio,sekali kali gue beliin buat dia,masa dia terus yang beliin!" jawab Alenka tersenyum.


"Al,punya pacar itu enak ya?" tanya Nita.


"Ya,enak sih kita jadi special di mata seseorang,kenapa lo udah punya pacar?siapa? cerita dong!" tanya Alenka.


"Nggak kok,gue cuma penasaran aja gimana rasanya punya pacar,paling nggak disayangi lah sama orang!" jawab Nita sedih.Alenka melihat Nita sedih kemudian memeluk Nita.


"Jangan sedih dong! suatu saat pasti lo juga bakal ngerasain punya pacar! gue kan juga baru pertama kali ini punya pacar," ucap Alenka.


"Seandainya lo terima cinta orang orang yang suka sama lo,mungkin mantan lo udah banyak sekarang!" ucap Nita tersenyum.


"Gue kan bukan cewek kayak gitu Nit," jawab Alenka sedikit malu.


"Iya,gue tahu lo kok!" ucap Nita tersenyum.


"Gue kan nggak mau bohongin hati gue,masa kalau gue nggak suka mereka,gue harus terima mereka hanya karena gue nggak mau di bilang katrok karena belum pernah pacaran? bagi gue sebuah hubungan itu harus di dasari rasa suka,tapi gue juga nggak tahu kenapa justru hati gue jatuh kepada playboy itu!" ucap Alenka tersenyum.


"Eh jangan salah,playboy itu kan sekarang udah taubat,dan di hati cowok playboy itu cuma ada lo seorang!" sahut Gio yang ternyata dari tadi menguping obrolan Nita dan Alenka.

__ADS_1


Alenka dan Nita menoleh kemudian tersenyum malu karena Gio sudah berdiri di belakang mereka dengan tersenyum pula.


__ADS_2