
Beberapa hari Gio nggak masuk sekolah.Boy udah ke rumahnya tapi Gio nggak ada membuat Boy dan yang lain jadi khawatir.Kata Mbak Ijah Gio kalau pulang pasti larut malam terus.
"Lo masih marahan sama Gio?" tanya Boy.
"Nggak tuh,terakhir gue ketemu Gio dia ke Kafe nya Bang Refan!" jawab Alenka yang juga khawatir banget dengan keadaan Gio.
"Ada yang aneh nggak sama Gio?" tanya Rama.
"Nggak sih,emang dia ngajak balikan gue lagi tapi gue tolak!" jawab Alenka.
"Ntar kita cari Club Malam Boy!" ajak Rama dan Boy pun mengiyakan.
Gio ternyata emang mabuk mabukan bahkan berantem juga dengan teman teman Ivan,cowok yang ketemu saat Gio nyariin Yura waktu itu.
"Hebat bener nih orang udah mabuk tapi masih bisa lawan kita!" ucap salah seorang teman Ivan.
"Nggak salah kalau dia dulu waktu SMP orang paling ditakutin!" jawab Ivan ketika Gio meninggalkan mereka yang babak belur.
Tapi karena kejadian itu Ivan dan teman temannya bikin rencana buat menghajar Gio.Mereka merencanakn sesuatu yang melibatkan Alenka.Mereka menyekap Alenka di gudang kosong untuk memancing Gio.
"Udah sadar cantik?" tanya Ivan begitu Alenka membuka mata.
"Brengsek gue dibius tadi!" ucap Alenka dalam hati sambil meronta karena tangan dan kakinya diikat,mulutnya pun dibungkam.
Ivan kemudian memfoto Alenka dan mengirimnya ke Gio.Gio yang baru bangun pun kaget melihat Alenka disekap kemudian menelepon Ivan.
"Hallo,Gio" ucap Ivan.
"Apa mau lo?" tanya Gio.
"Gue mau lo kesini tapi ingat lo nggak boleh bawa teman apalagi polisi! kalau nggak cewek lo yang cantik ini akan jadi mainan kita!" ucap Ivan tertawa.
"Oke,tapi lo harus janji jangan pernah sentuh dia!" ucap Gio marah.
"Lo bisa percaya sama gue!" ucap Ivan.
Gio pun meminta buat ngomong sama Alenka.Ivan menuruti mau Gio,dia membuka plester di mulut Alenka.
"Gi,jangan kesini mereka mau balas dendam sama lo!" ucap Alenka.
"Jangan takut sayank,gue pasti selamatin lo jangan takut!gue cinta sama lo!" ucap Gio yang membuat Alenka menangis.
Ivanpun kemudian menutup teleponnya.Gio langsung bersiap siap datang ke tempat yang sudah di beritahu Ivan tadi.Sewaktu Gio mau keluar rumah,Boy dan Rama tiba dirumah Gio.
__ADS_1
"Mau kemana Gi?" tanya Rama.
"Alenka diculik,gue harus selamatin dia!" jawab Gio panik.
"Diculik siapa?" tanya Boy ikut panik.
Gio nggak punya waktu buat menjawab pertanyaan Boy dan Rama.Boy menawarkan diri buat menemani Gio tapi Gio melarang.
"Mereka hanya ingin gue yang datang,kalian tenang aja,gue pasti selamatin Alenka!" jawab Gio kemudian melajukan motornya dengan kencang.
Biy dan Rama yang juga tidak tenang akhirnya mengikuti Gio sampai ke gudang tua.Boy dan Rama mengintai dari jauh ketika Gio masuk ke gudang itu.
"Hubungin yang lain Ram,suruh mereka kesini! minta tolong juga sama Alex suruh bawa teman temannya kesini! bilang aja kalau Alenka diculik,Alex pasti mu bantuin!" suruh Boy.Rama pun menuruti apa yang dikatakan Boy.
Sementara didalam gudang itu,Alenka memarahi Gio kenapa dia mau datang tapi Gio nggak jawab tapi terus menatap Alenka.
"Gio,akhirnya lo datang juga!" ucap Ivan.
"Apa mau lo?" tanya Gio.
"Apa mau gue? hahahahaha..Gue mau lo bayar apa yang lo udah lakuin ke Adik gue!" ucap Ivan geram.
"Kematian Adik lo nggak ada hubungannya sama gue!" jawab Gio.
"Akh!" teriak Alenka ketika Ivan memukul Gio.
Gio nggak terima kemudian balas memukul Ivan.Tapi teman teman Ivan mendekati Alenka dan mengancam kalau Gio membalas,mereka akan melukai Alenka.Akhirnya Gio pun mengalah dan tak membalas ketika dia di pukul.
"Gio,jangan bodoh! balas mereka Gi!" teriak Alenka sembari menangis ketika Gio dikeroyok.
"Kemarin malam lo masih jadi jagoan,sekarang lo nggak berdaya demi seorang wanita!" ucap teman Ivan menendang Gio.
"Gio bangun balas mereka!" ucap Alenka tapi teman Ivan yang lain menarik rambut Alenka membuat Alenka kesakitan.
"Lo udah janji nggak bakal sentuh dia!" ucap Gio.
Ivan kemudian tertawa dan berkata kalau ternyata Alenka sangat penting Gio.
"Kalian boleh lakuin apapun ke gue,gue nggak akan balas tapi jangan pernah sakiti dia!" ucap Gio.
"Apakah dia terlalu berharga buat lo? sampai lo korbanin diri lo demi dia?" tanya Ivan tertawa.
"Dia lebih berharga dari apapun,bahkan dia leb8h berharga dari nyawa gue!" ucap Gio menatap Alenka membuat Alenka menangis.
__ADS_1
"Seorang playboy seperti lo bisa jatuh cinta?" tanya Ivan tertawa.
Ivan kemudian mengajak teman temannya buat memukuli Gio karena Ivan masih nggak terima Adiknya meninggal setelah ditolak Gio.Alenka menangus sejadinya melihat Gio dipukuli bahkan tidak membalas sedikitpun.
Brakkk pintu ditendang oleh orang yang ternyata adalah Boy dan teman temannya Gio.
"Pengecut lo,beraninya kroyokan!" ucap Boy marah san melempar teman Ivan yang berjaga didepan pintu ke arah Ivan sampai tersungkur.
Akhirnya mereka pun berkelahi karena kalah jumlah akhirnya Ivan kalah dan mereka kemudian dibawa ke kantor polisi karena tindakan penculikan terhadap Alenka.
"Lo nggak kenapa napa Dek?" tanya Refan membuka tali ikatan Alenka.
"Nggak apa apa Bang!" jawab Alenka memeluk Refan.
"Nggak usah takut,mereka sudah dibawa ke kantor polisi!" jawab Refan menenangkan Adiknya.
Alenka pun kemudian mendekati Gio yang sudah babak belur.Alenka menangis memarahi Gio kemudian memeluknya sembari tersedu.Gio tersenyum membalas pelukan Alenka.Tapi kemudian Gio tak sadarkan diri.
"Gio,bangun Gi!" ucap Alenka menangis.
"Kita bawa ke Rumah Sakit!" ucap Rama panik.Kemudian Gio dibawa ke Rumah Sakit terdekat.
Refan terus merangkul Alenka untuk menenangkanya,karena Alenka terus saja menangis.Rama dan Boy pun mencoba menenangkan Alenka.
"Jangan nangis terus Al,Gio kan hebat pasti dia nggak kenapa napa!" ucap Alex juga menenangkan Alenka.
"Makasih ya Lex,lo tadi udah bantuin gue ama Gio juga!" ucap Alenka dan Alex pun mengangguk.
Alex melihat betapa Gio sangat mencintai Alenka,dan begitu juga sebaliknya.Alex dan teman temannya kemudian pamit.Boy mewakili Gio dan teman temannya berterimakasih kepada Alex dan teman temannya yang sudah mau membantu mereka.
"Iya,karena biar gimanapun Gio juga teman kita!" jawab Alex.Kedua gank yang dulu berselisih itu pun saling berjabat tangan dan merangkul.
"Gila,Alex yang kita tahu seperti apa,bisa luluh juga karena Alenka!" ucap Andra salah satu teman Gio.
"Bukan cuma Alex,lo lihat Gio pun udah banyak berubah karena tuh cewek!" sahut Okik tersenyum.
Karena Gio belum sadar Alenka meminta izin Refan buat temenin Gio.Refan pun mengizinkan dan juga teman teman Gio ada yang tinggal buat nemenin Alenka.
"Biar gue sama Rama aja yang disini,besok gantian kalian!" ucap Boy.Teman temannya setuju dengan usulan Boy.
"Erka sama Bayu kemana?" tanya Andra.
"Lagi jemput ceweknya,mau diajak kesini buat nemenin Alenka!" jawab Rama.Kemudian teman teman Gio pun berpamitan dan juga Refan pamit pulang ambil baju buat Alenka.
__ADS_1