CINTA BADBOY

CINTA BADBOY
episode 77


__ADS_3

"Makasih ya Al,lo udah percaya sama gue?" ucap Gio meraih tangan Alenka dan masih fokus menyetir.


"Nggak harus berterima kasih lah,gue cuma nggak mau menghakimi masa lalu!" jawab Alenka.


"Jadi lo percaya yang di omongin Yura?" tanya Gio.


"Nggak sepenuhnya percaya sih,tapi pasti alasan kenapa Yura bilang kayak gitu!" jawab Alenka santai.


"Gue udah ngomong semua ke lo apa yang terjadi,dan alasan yang tepat adalah Yura mau merusak hubungan kita" ucap Gio.


"Nggak perlu khawatir,kalau kita saling mencintai,gangguan seperti apapun kita pasti bisa hadapi!" ucap Alenka tersenyum.


Gio menoleh ke arah Alenka yang tersenyum sebelum kembali fokus ke depan dengan senyuman gembira.Setelah sampai di rumah,Alenka kemudian turun dari mobil Gio tapi Gio menahan tangan Alenka.


"Kenapa?" tanya Alenka lembut sembari masuk kembali ke mobil.


"Gue sayang sama lo!" ucap Gio mendekatkan bibirnya ke bibir Alenka.Mereka berciuman di dalam mobil dengan mesra dan lama.


"Sekarang udah agak pinter ciuman?" ucap Gio tersenyum.Alenka yang malu kemudian mencubit lengan Gio membuat Gio mengaduh.


"Sakit tahu nggak yank?" ucap Gio mengekus lengannya sendiri.


"Biarin,pulang sana lo!" usir Alenka sembari menyedakepkan kedua tangannya di dada.


"Ck,lo nyuruh gue pulang tapi lo masih duduk disini? apa lo mau ikut gue pulang? kalau iya,gue pasti sangat senang?" ucap Gio tersenyum lebar.


"Ya ampun gue kok bisa bego gini yak?" gumam Alenka kemudian keluar dari mibil Gio.


"Meski lo bego tapi gue tetap cinta kok sama lo!" ucap Gio dari dalam mobil.


"Ya kali ada orang bego secantik ini!" ucap Alenka bangga kemudian tersenyum.


"Asyik!" seru Gio tertawa.


"Huss huss pulang sana!" ucap Alenka dan Gio pun kemudian pamit sambil melajukan mobilnya meninggalkan rumah Alenka.


****


Hari hari dilalui Kiara dengan sedih dia begitu sangat merindukan Erka.Cuma berkomunikasi melalui ponsel,tak cukup baginya.


"Lo kenapa Ki? pagi pagi udah murung gitu?" tanya Alenka yang baru masuk ke kelas bareng Gio dan Nita.


"Gue kangen Al,sama Erka" jawab Kiara lemas.


"Bukan tiap hari lo telfonan ya sama Erka?" tanya Alenka.


"Iya tapi itu nggak cukup buat gue!" ucap Kiara sedih.


"Udah ah nggak usah sedih lagi,kapan kapan pas ada hari libur kita kesana aja!" ucap Alenka memberi ide.

__ADS_1


"Iya,setuju gue Al," jawab Kiara senang.


"Gitu dong jangan sedih lagi!" sahut Nita.Kiara pun tersenyum kemudian memeluk Nita dan Alenka.


Yura nggak masuk beberapa hari ini,Gio nggak tahu kemana Yura karena dia juga berhenti buat peduli semenjak Yura mengkhianatinya.


"Gi,tuan putri lo nggak masuk lagi?" tanya Purnama.


"Tuan putri gue ada tuh,duduk di belakangnya Kiara!" jawab Gio tersenyum.


"Idih,ngarep banget lo!" sahut Alenka.


Gio berdiri kemudian mendorong kepala Alenka pelan sambil berucap "Sok kecantikan lo!" kemudian lari takut Alenka mencak mencak.


"WOI!" bentak Alenka tapi Gio berlari keluar kelas sambil menjulurkan lidah.


"Mau lari kemana lo?" seru Alenka.


"Mau ke toilet,lo mau ikut? gue nggak keberatan kok kalau lo mau bantuin gue?" ucap Gio menongolkan kepalanya di pintu kelas sembari tertawa.


"Dasar mesum lo!" teriak Alenka melempar buku ke arah Gio tapi kemudian Gio bisa menghindar dan tertawa meledek Alenka,membuat Alenka jadi kesal sendiri.


"Awas aja lo ntar pulang sekolah gue mau bereng sama Alex aja,nggak mau bareng sama lo!" ucap Alenka kesal.


Gio yang selalu cemburu mendengar nama Alex disebut Alenka kemudian kembali masuk ke kelas dan jongkok di samping bangku Alenka.


"Jangan dong yank,kok gitu sih? kan cuma bercanda doang!" ucap Gio takut.


"Sayank cantik deh!" rayu Gio.


"Dari dulu!" jawab Alenka cepat.


Teman teman mereka tertawa melihat tingkah pasangan itu apalagi ketika melihat Gio kebingungan merayu Alenka.Gio yang sadar kalau dia dikerjain kemudian menjawil lengan Alenka dan mendekatkan wajahnya begitu Alenka menoleh,


CUP


Pipi Alenka menyentuh bibir Gio membuat teman temannya membulatkan mata mereka kemudian menjadi heboh.


"Cieeee" seru Boy.


"Suit siut" seru Bayu.


"Tuh kan Alenka ah bikin gue baper aja!" sewot manja Kiara.


Alenka yang malu teman temannya pada heboh kemudian memukul lengan Gio dengan keras kemudian berlari keluar kelas.Tapi baru sampai di depan pintu Bu Risma Bahasa Inggris mereka tiba.


"Mau kemana Alenka? apa nggak denger udah bel?" tanya Bu Risma.


"Lagi baper tuh Bu" seru Purnama yang kembali membuat heboh.

__ADS_1


Alenka melotot ke arah Purnama yang meledeknya.Sementara Bu Risma menyuruh Alenka untuk duduk kembali.Al3nka kembali ke bangkunya dengan wajah yang masih memerah.


"Balik nggak lo!" ucap Alenka mendorong Gio.


"Kok muka lo merah gitu kenapa?" goda Gio sembari tersenyum.


"Berisik!" sewot Alenka Alenka kembali mendorong Gio.


"Itu kenapa kok malah dorong dorongan?" seru Bu Risma.


"Gio ini Bu,nggak mau balik ke bangkunya sendiri" jawab Alenka kesal.


"Lha kan saya masih belum rela Bu!" sahut Gio.


"Belum rela kenapa?" tanya Bu Risma pelan.


"Belum rela mengalihkan pandangan saya dari keindahan ciptaan Tuhan Bu!" jawab Gio sembari tersenyum dan menatap Alenka membuat kelas kembali gaduh.


"Dasar bucin lo!" seru Boy tertawa.


"Ya ampun Gio,bikin baper aja!" sahut Purnama.


"Gue jadi kangen sama Erka" ucap Kiara sedih.


Sementara Alenka melotot ke arah yang ada di sampingnya dan kembali mendorong Gio tapi Gio masih saja berdiri di samping meja Alenka.


"Sudah Sudah! Gio kamu kembali ke bangku kamu! kalau mau pacaran nanti,sekarang waktunya belajar!" ucap Bu Risma tapi kemudian Bu Risma tersenyum kecil melirik ke arah murid muridnya yang masih heboh kecil.


Gio kembali ke bangkunya dengan masih tersenyum dan memandangi Alenka.Sementara Alenka sesekali melirik ke arah Gio,tapi kemudian salah tingkah saat mereka beradu pandang.Dalam hati Alenka merasa senang karena Gio tidak malu mengakui hubungan mereka didepan orang.


"Gio romantis ya Al?" ucap Nita.


"Iya" jawab Alenka pelan dan masih tersenyum.


"Al,mulut Gio manis banget ya?" giliran Kiara yang berucap sembari menoleh ke belakang.


"Kebanyakan makan gula kali," jawab Alenka.


"Lo udah pernah nyobain belum?" sahut Purnama.


"Nyobain apa?" tanya Alenka.


"Nyobain mulut nya Gio!" ucap Kiara cekikikan.


"Dasar Omes lo!" sewot Akenka mendorong kepala Kiara dan Purnama.Sementara yang Kiara sama Purnama malah cekikikan.


Alenka kemudian menoleh ke arah Gio yang sudah fokus mencatat dan Alenka tersenyum sendiri teringat ciuman pertamanya sama Gio dan ciuman berikutnya.


"Ya ampun kenapa sih gue?" gumam Alenka sendiri dan menutup mukanya.

__ADS_1


"Lo kenapa Al?" tanya Nita terheran.


"Heh? nggak apa apa kok!" jawab Alenka terkejut kemudian kembali fokus mencatat.


__ADS_2