CINTA BADBOY

CINTA BADBOY
episode 71


__ADS_3

"Kantin yuk!" ajak Alenka ketika bel istirahat berbunyi.


"Yuk!" sahut Gio dari belakang.


"Ish,emang gue ngajak lo?" sewot Alenka.


"Gio!" seru Yura kesal.


"Tuh dipanggil tuh,nggak keganjenan lo ntar tuan putri marah!" ucap Alenka mendorong Gio menjauh.


Gio hanya tersenyum mendengar ocehan Alenka.Tapi dia nggak mau nurut sama Yura bikin Yura kesal.


"Gue di kelas aja,gue males kemana kemana!" ucap Kiara nggak semangat.


"Jangan gini lah Ki,boleh sedih tapi juga jangan lupa buat makan,karena makan itu penting!" ucap Alenka.


"Lebih penting mana sama pacar?" tanya Gio.


"Berisik!" omel Alenka melotot membuat Gio tertawa.


Bayu mendekat kemudian memberitahu kalau Erka akhir akhir ini punya masalah jadi dia agak berubah bukan karena dia udah punya pacar baru.


"Tapi kenapa dia nggak cerita ke gue?" tanya Kiara kesal.


"Mungkin dia nggak mau lo jadi kepikiran,positif thinking aja sih!" jawab Bayu.


"Iya jangan mikir berlebihan Erka cuma cinta sama lo kok!" sahut Boy.


"Iya,lagian cuma lo yang mau sama dia" ucap Gio tertawa yang langsung dapat cubitan di lengan oleh Alenka.


"Akh auw sakit banget yank!" ucap Gio keceplosan membuat yang lain pada kaget tanpa kecuali Yura.


"Yank? maksud lo eyang gitu?" omel Alenka pura pura.


Yura mengajak Gio ke kantin,sementara yang lain memandang Alenka dengan tajam membuat Alenka salh tingkah.


"Apaan sih lihat lihat gitu?" tanya Alenka gugup.


Teman temannya masih menatap Alenka leka lekat,kemudian Alenka beranjak mau ke kantin tapi batu sampai di depan kelas dia berhenti karena dia ketemu Rama yang sedang ngomong sama Gio kalau Erka mau pulang kampung karena Ayahnya sakit parah.


"Serius lo?" tanya Alenka.


"Iya,sekarang mungkin Erka lagi beres beres baju di kos nya" jawab Rama.


Alenka masuk kembali ke kelas dan memberitahu Kiara kalau Erka mau pulang karena Ayahnya sakit.Kiara kaget kemudian berencana menyusul Erka ke Terminal.


"Gue harus ngomong sama Erka!" ucap Kiara heboh.


"Iya lo tenang dulu!" ucap Purnama memeluk Kiara.


"Boy lo bawa motor kan? gue pinjam ya?" tanya Alenka.

__ADS_1


"Bawa sih,tapi emang lo bisa pakai motor sport?" tanya Boy.Alenka mengangguk kemudian Boy memberi kunci motornya ke Alenka.


"Beresin buku lo! gue anter ke Terminal!" suruh Alenka.Kiara kemudian membereskan buku bukunya kemudian dengan diantar Alenka mereka menuju ke Terminal.


"Wah keren tuh Alenka,cewek gue tuh!" ucap Rama ketika melihat Alenka membawa motornya Boy.


"Cewek gue lah!" ucap Gio sembari menjitak kepala Rama.


"Woi,emang lo udah balikan?" tanya Rama.


"Belum sih!" jawab Gio tersenyum sembari melirik Yura yang dari tadi sudah kesal sendiri.


Mereka kemudian ke kantin bareng.Di kantin,Purnama merasa cemas memikirkan Kiara dan Alenka.


"Kenapa?" tanya Bayu yang melihat Purnama gelisah.


"Kira kira Kiara ketemu nggak ya sama Erka?" tanya Purnama.


"Nggak tahu juga sih,semoga aja ketemu dan mereka bisa ngomong baik baik!" jawab Bayu.


Alenka ke kos Erka dulu karena tadi kata Rama,Erka mungkin beresin baju ke kos dulu.Sesampainya di kos mereka nggak ketemu sama Erka.Kata teman satu kos nya Erka udah pergi setengah jam yang lalu.


"Gimana ini Al,gue harus minta maaf sama Erka sebelum dia pulang!" ucap Kiara menangis.


"Jangan panik! kita ke Terminal sekarang!" ucap Alenka kemudian melajukan motor ke Terminal.


Sesampainya di Terminal Alenka memarkirkan motor Boy sementara Kiara sudah berlari aja.Kiara berlari dan mencari carai ke bus satu ke bus yang lain.Erka yang sudah di dalam bus menoleh keluar dan melihat Kiara dan Alenka.


"Kiara,Alenka? kok mereka bisa disini?" gumam Erka kemudian dia keluar.


"Maafin gue yank,tadi gue marah marah sama lo!" ucap Kiara menangis.


"Iya nggak apa apa sayank,gue yang salah nggak jujur sama lo!" jawab Erka.


"Lo beneran mau pulang?" tanya Kiara menangis.


Erka tersenyum kemudian mengusap air mata Kiara dan menjelaskan kalau dia harus pulang karena Ayahnya pengen ketemu sama dia.


"Gue nggak mau nyesel dikemudian hari!" ucap Erka sedih.


"Lo harus yakin kalau Ayah lo pasti sembuh!" ucap Kiara kembali memeluk Erka dan menangis.


Erka kemudian mengajak Kiara buat ngobrol karena bus nya masih sejam lagi jalannya.Sementara Alenka menerima telepon dari Purnama dan mengatakan kalau bus nya masih sejam lagi jalannya.


"Gimana kalau kit ke sana?" tanya Bayu.


"Iya,ini kan kelas juga nggak ada gurunya,kita nusul ke Terminal aja!" ucap Purnama.


"Tapi gue sama Gio nggak ada motor!" ucap Boy.


"Ajak Rama aja kan jadi pas kita bisa bonceng boncengan!" ucap Purnama.

__ADS_1


"Gue gimana?" tanya Yura kesal.


"Lo pulang suruh jemput sopir lo dulu aja ya?!" suruh Gio dengan lembut membuat Yura senang dan mengiyakan.


Akhirnya mereka ke kelas Rama dan minta izin pada guru yang mengajar di kelas Rama.Mereka kemudian ke Terminal.


"Gimana Al?" tanya Purnama ketika sampai di Terminal.


"Tuh!" ucap Alenka menunjuk Kiara dan Erka yang sedang ngobrol.Purnama mau mendekat tapi dilarang oleh Alenka.


"Biarin mereka ngobrol berdua dulu!" ucap Alenka dan Purnama pun mengerti.


"BAA!" ucap Gio mengagetkan Alenka.


"Kampret lo! setan bikin jantungan aja!" omel Alenka yang kaget.Tapi Gio malah tertawa dan kemudian memeluknya membuat teman temannya kembali menatap mereka lekat lekat.


"Kalian?" tanya Nita curiga.


Alenka yang tahu apa pikiran teman temannya kemudian mendorong Gio dan memarahinya karena sembarangan memeluknya.


"Iya ih Gio,ntar Yura marah terus Alenka dilabrak deh!" ucap Nita.


"Siapa sih yang berani labrak Mak Lampir?" ucap Gio melirik Alenka sambil tersenyum.


"Maksud lo apa?" tanya Alenka mencubit pinggang Gio membuat Gio kesakitan.


Bua yang dinaiki Erka udah mau berangkat.Erka memeluk Kiara supaya Kiara nggak nangis lagi.Kemudian Erka berpamitan kepada teman temannya dan nitip buat jagain Kiara.


"Lo nggak balik lagi? terus sekolah lo gimana?" tanya Alenka.


"Belum tahu Al,yang terpenting Ayah gue sembuh dulu!" jawab Erka.


"Hati hati lo jangan lupa kabar kabar kalau ada apa apa!" ucap Gio memeluk Erka dan yang lain saling berpelukan.


Alenka dan teman teman ceweknya pun saling memeluk untuk menguatkan Kiara.Begitu Erka masuk ke bus Kiara kembali berlari dan memeluk Erka sambil menangis.


"Jangan lupain gue ya!" ucap Kiara.


"Nggak akan pernah,jaga diri lo baik baik ya? tunggu sampai gue balik!" ucap Erka yang kembali membuat Kiara tersedu.


"Lo nggak mau peluk gue yank? gue sedih tahu!" bisik Gio saat Alenka memandang Kiara dan Erka dengan sedih.


"Nggak usah lebay!" ucap Alenka menyikut perut Gio pelan.


Setelah Bus Erka berangkat mereka semua merasa sedih terutama Kiara yang masih saja menangis.Kemudian mereka pulang.


"Gue anterin ya Al!" ucap Rama.


"Nggak boleh! Alenka bareng gue!" sahut Gio.


"Lo kenapa sih Gi ikut ikutan mulu?" tanya Rama sewot.

__ADS_1


"Ya tadi kan berangkat sekolah Alenka bareng gue,pulang juga harus bareng gue dong!" jawab Gio.


Tapi kemudian Alenka pulang berboncengan dengan Gio pakai motor Boy.Membuat Rama kesal tapi dia juga senang karena Gio dan Alenka balikan lagi.Meski Gio dan Alenka nggak ngomong tapi Rama paham dengan tingkah mereka.


__ADS_2