CINTA BADBOY

CINTA BADBOY
episode 49


__ADS_3

Sore harinya Kiara,Purnama dan Nita datang ke rumah Alenka.Kebetulan Refan pulang sore dan ada di rumah.Kiara menjadi heboh sendiri ketika melihat Refan.


"Ya ampun itu Bang Refan kan Al? sekarang tmbh cakep banget?" tanya Kiara menatap Refan yang sedang nonton tivi.


"Lebay lo!" ucap Alenka mendorong kepala Kiara.


"Orang tua lo kemana Al?" tanya Nita.


"Ke rumah temannya" jawab Alenka.


"Ki lo ngiler?" tanya Purnama mengusap mulut Kiara yang masih mandangi Refan.


"Heh,enak aja nggak mungkinlh gue ngiler!" jawab Kiara.


"Lo jangan macem macem! lo udah punya Erka,lagian Abang gue nggak bakal mau ama lo!" ucap Alenka tertawa.


Kiara memonyongkan bibirnya.Kemudian mereka ngobrol dan saling bercanda.Nita bertanya apa Alenka nggak malam mingguan sama Gio.


"Nggak dia ada urusan katanya" jawab Alenka.


"Lo yakin Gio udah beneran berubah setia?" tanya Purnama.


"Iya lo nggak takut Gio akan hianati lo?" tanya Kiara.


"Gue yakin sama Gio,kalau pun dia hianati gue ya berarti dia bukan orang yang baik buat gue" jawab Alenka yang selalu berusaha yakin kepada Gio.


Di sisi lain Gio sedang membeli sesuatu di Mall sama teman temannya.Mereka ketemu sama Alex yang juga sedang mencari sesuatu.Mereka sempat bercekcok tapi masih biasa menahan amarah masing masing.


"Minggu depan Yura balik,kalau lo masih mau ama dia lo lepasin Alenka! biar gue yang bahagiain dia!" bisik Alex sebelum dia pergi.Tapi Gio menahan tangan Alex.


"Gue nggak peduli Yura mau balik atau nggak! gue nggak akan pernah lepasin Alenka! dia cuma milik gue!" ucap Gio dengan tegas.


Alex menatap Gio sembari tersenyum kecil dan berucap supaya jaga baik baik Alenka,kalau dia sampai lengah Alex bakal rebut Alenka dari genggamannya.


"Alex ngomong apa Gi?" tanya Boy ketika Alex sudah menjauh.


"Dia mau gue lepasin Alenka!" jawab Gio.

__ADS_1


"Alex suka sama Alenka?" tanya Rama.Gio mengangguk.


"Kenapa sih Gi semua cewek yang lo suka pasti Alex juga suka? dulu Yura sekarang Alenka,apa karena Alex pengin ngalahin lo atau karena memang selera kalian yang sama?" tanya Bayu.


"Nggak tahu juga,tapi gue nggak akan lepasin Alenka!" jawab Gio.


"Tapi kalau Alex sampai minta balapan lagi kayak dulu,apa lo bakal setujui lagi permintaan dia?" tanya Rama.


"Gue nggak mau jadiin Alenka sebagai taruhan,gue nggak bakal kasih kesempatan sekecil apapun buat merusak hubungan gue sama Alenka,karena gue cinta banget sama Alenka" jawab Gio.


Rama tersenyum mendengar jawaban Gio.Rama cuma pengen tahu apakah Gio akan berusaha mempertahankan Alenka atau akan menjadikan Alenka sebagai taruhan seperti Yura dulu.


Setelah selesai membeli barangnya mereka kemudian pulang ke rumah dan janjian kumpul di basecamp jam 8 malam.


"Ki lo nggak malam mingguan sama Erka?" tanya Alenka.


"Dia juga katanya ada urusan" jawab Kiara.


"Wah jangan jangan Erka malam mingguan sama Rosi?" sahut Purnama.


"Nggak mungkin! Erka setia orangnya nggak kayak Bayu dan Gio" ucap Kiara.


"Bayu juga setia!" ucap Purnama melempar bantal ke Kiara.


"Emang lo udah jadian?" tanya Nita.


Purnama cuma cengar cengir dan menggelengkan kepala,membuat teman temannya memutar bola mata mereka.


"Udah lama banget nggak juga ditembak lo? jangan jangan Bayu cuma mau modusin lo doang nggak niat buat macarin lo?" ucap Alenka tertawa.


"Jangan gitu dong Al!" ucap Purnama yang sebenarnya juga punya pikiran yang sama kayak Alenka.


"Dek Abang mau keluar dulu bilangin Ibu nanti kalau nyariin Abang!" ucap Refan tiba tiba di depan pintu kamar Alenka,mengagetkan Alenka dan teman temannya yang sedang bercanda.


"Bang Refan mau kemana?" tanya Kiara centil.


"Mau ke rumah temen" jawab Refan tersenyum.

__ADS_1


"Iya nanti gue bilangin ke Ibu kalau nyariin,tapi kayaknya Ibu nggak bakal nyariin deh,malah seneng kayaknya lo main biar nggak habisin makanan di rumah" ucap Alenka tertawa.


"Mulut lo! lo nggak malam mingguan sama Gio?" tanya Refan.


"Nggak dia ada urusan" jawab Alenka.


"Mungkin Gio udah bosen kali pacaran sama Mak Lampir" ucap Refan tertawa.


"Woi! minggat sana lo!" seru Alenka melempar bantal ke Refan tapi Refan bisa menghindar.Kemudian kepala Refan nongol lagi sambil menjulurkan lidahnya membuat Alenka mencak mencak.


"Bang Refan tuh idaman banget,udah ganteng,lucu pokoknya nggak ngebosenin!" ucap Kiara senang.


"Nggak ngebosenin apaan? bikin setres itu ada!" ucap Alenka kesal.


Di basecamp Gio hanya diam sambil merokok dan melihat ponselnya terus.


"Gue kangen Al!" gumam Gio menatap foto Alenka yang ada di hape nya.


Gio emang sengaja nggak chattingan sama Alenka.Gio dan teman temannya mau bikin kejutan buat Alenka nanti malam.Karena besok adalah ulang tahun Alenka.


"Kenapa lo?" tanya Bayu ketika melihat Gio cuma diam aja.


"Kangen gue Bay,biasanya gue sama Alenka miter muter kota,ini udah nggak ketemu,nggak chattingan juga" ucap Gio sedih.


"Yaelah,sabar bentar lagi,lebay lo! nggak cocok ama karakter lo tahu nggak!" ucap Bayu tertawa.


"Lo belum ngerasain sih kan lo ditolak sama Purnama" ucap Gio tertawa.


"Belum ditolak,orang gue belum nembak dia juga" ucap Bayu.


"Ah kelamaan lo! biar gue aja yang nembak Purnama!" sahut Rama.


"Lo katanya mau nembak Nita?" tanya Boy.


"Mulut lo! gue nggak ada perasaan apapun sama Nita" jawab Rama ngomel.


Gio menyalakan rokok lagi buat ngilangin galaunya.Mereka menunggu di basecamp sampai jam setengah dua belas sebelum ke rumah Alenka untuk membuat kejutan buat Alenka.

__ADS_1


"Apa bener yang Alex bilang kalau Yura mau balik? kenapa dia balik sekarang? tapi biarinlah gue sekarang sudah punya Alenka,gue sayang sama Alenka,dan gue bahagia sama dia!" gumam Gio dalam hati sambil sesekali menghisap rokoknya.


__ADS_2