CINTA BADBOY

CINTA BADBOY
episode 47


__ADS_3

Pagi pagi Alenka belanja sayur di depan komplek rumahnya.Dia belanja buat di masak ntar sore sesuai permintaan Gio.


"Gue taruh kulkas dulu aja!terus gue mandi,Gio pasti bentar lagi datang" gumam Alenka.


Benar saja belum selesai ganti baju,Gio sudah WA Alenka dan mengatakan kalau dia sudah ada di depan rumah.Nita sekarang berangkat sekolah bareng Purnama.


"Yuk!" ajak Alenka begitu keluar dari rumah.


Gio menurut dan mereka berdua segera berangkat.Setelah sampai di sekolah,Gio mengajak Alenka untuk sarapan.Mereka ke kantin.


"Idih gandengan mulu" ucap Rama yang melihat Gio sama Alenka gandengan.


"Lo mau gue gandeng?" tanya Alenka mendekati Rama.


"Nggak usah ganjen! lo bukan tipe gue!" ucap Rama melengos.


"Nggak usah kepedean lo!gue juga ogah sama lo!" ucap Alenka gantian melengos kemudian tersenyum kecil.


"Gi gue denger dari Anggi,kalau Yura sering nanyain lo!" bisik Boy yang nggak mau Alenka dengar dan salah paham.


"Biarin,gue sekarang udah bahagia sama Alenka!" jawab Gio pelan,melirik ke arah Alenka yang sedang bercanda dengan teman temannya.


"Lo beneran udah nggak cinta sama Yura?" tanya Boy lagi.


"Iya,sekarang cinta gue cuma buat Alenka" jawab Gio yakin.


Boy mengangguk dan tersenyum.Boy adalah sahabat yang paling lama kenal sama Gio di banding yang lain.Dia sudah berteman sama Gio dari SD.Sedikit banyak nya dia paham tentang sikap Gio.Dan kali ini Boy yakin kalau Gio beneran sudah jatuh cinta sama Alenka.


"Al,ntar malam lo pergi nggak?" tanya Galih.


"Nggak sih tapi gue ada acara sama Gio" jawab Alenka.


"Oh,yaudah kalau gitu malam minggu aja kita main ke rumah lo!" ucap Galih.Alenka hanya mengangguk.


"Al,malam minggu kita boleh nggak tidur rumah lo?" tanya Kiara.


"Iya Al,kan sudah lama kita nggak tidur rumah lo!" ucap Purnama.


"Tumben kalian pengin tidur rumah gue?" tanya Alenka.


"Kita kan kangen Al,curhat curhatan sama sama lagi!" sahut Nita.


Alenka mengiyakan tanpa curiga sedikitpun dengan niat teman temannya.


Setelah pulang sekolah Gio mengajak Alenka ke pasar berbelanja bahan makanan untuk di masak nanti malam.Tapi Alenka berkata kalau dia sudah belanja tadi pagi.

__ADS_1


"Kalau gitu mau langsung pulang atau kemana dulu?" tanya Gio.


"Langsung pulang aja! gue mau istirahat persiapan buat masak nanti malam" jawab Alenka tertawa.


"Iya deh,tapi yakin nggak kalau bakalan enak?" tanya Gio tertawa.


"Akan gue usahain demi calon suami gue!" jawab Alenka yang membuat Gio senang bukan main.


Setelah sampai di rumah,Alenka ganti baju kemudian tidur siang.Sedangkan Gio sampai di rumah dia makan dan ke kamar mainan gitar,serta teringat ucapan Alenka yang menyebutnya sebagai calaon suami.Gio kemudian beranjak untuk membeli sesuatu buat Alenka.


"Gue mau kasih dia surprise" gumam Gio menjalankan motornya ke sebuah toko bunga.


Alenka yang sudah bangun dari tidur siang langsung bergegas ke dapur buat masak.Alenka keinget kata Mbak Ijah kalau makanan kesukaan Gio adalah sup ayam.Jadi,Alenka mau bikin sup ayam dan cup cake sebagai makanan penutup.


"Udah jam 5 sore,gue harus cepet nih!" gumam Alenka.Alenka mengambil sedikit sup ayam itu dan mencicipinya.


"Wah udah pas nih,tinggal nunggu kue nya matang aja!" gumam Alenka ketika hampir selesai memasak.


Dan begitu kue nya matang,Alenka menatanya di atas meja makan dan menyisihkan sedikit buat Abangnya.Setelah itu dia mandi dan sholat,kemudian dandan sedikit dan menunggu Gio datang.


Tak lama kemudian Gio datang dengan membawa bungket bunga mawar yang indah.Alenka senang dan berterimakasih kepada Gio.


"Yuk,makan!" ajak Alenka menggandeng tangan Gio.


"Ini beneran lo yang masak?" tanya Gio yang kaget Alenka memasak makanan kesukaannya.


Gio kemudian duduk dan Alenka memgambilkan nasi dan lauk buat Gio.Persis seperti seorang istri yang meladeni suaminya.


"Makasih ya?" ucap Gio ketika menerima piring dan mulai memakannya.


"Serius ini lo yang masak?" tanya Gio ketika dia mencicipi masakan Alenka.


"Iya,kenapa sih nanya gitu terus?nggak enak ya?" tanya Alenka balik.


Gio menggelengkan kepalanya, "Ini enak banget Al,lo beneran calon istri yang baik!" ucap Gio tersenyum.


Alenka yang merasa tersanjung karena Gio memuji masakannya hanya tersenyum dan menipiskan bibirnya.


"Makasih!" ucap Alenka senang.


Setelah selesai makan Gio memberikan sebuah kotak kecil kepada Alenka.


"Ini apa Gi?" tanya Alenka.


"Hadiah buat calon istri gue,karena dia udah bikin masakan yang enak!" jawab Gio tersenyum sambil membuka kotak itu yang ternyata adalah sebuah cincin couple.

__ADS_1


"Gi ini buat gue?" tanya Alenka terkejut.


"Iya,lo suka nggak?" tanya Gio.


"Suka,tapi gue nggak bisa menerima ini Gi! ini terlalu mahal buat gue!" jawab Alenka.


"Al,please lo terima ya! ini bukti keseriusan gue sama lo!" mohon Gio.


Alenka bersikeras menolak tapi semakin memaksanya.Dan akhirnya Alenka terpaksa menerimanya.


"Kalau lo udah nggak cinta sama gue,lo boleh kembaliin atau lo buang juga boleh!" ucap Gio memasangkan cincin itu di jemari Alenka.


"Gue pasti menjaganya dengan baik!" ucap Alenka.


Gio juga memasang cincin yang satu lagi ke jemari nya.Tapi Alenka memberi ide supaya cincin itu ditaruh di kalung couple yang mereka kenakan.Supaya tidak terlihat mencolok.Gio memyetujui usulan Alenka.


"Udah malam gue pulang dulu?" pamit Gio.


"Hati hati,nggak usah lirik lirik cewek cantik di jalan!" ucap Alenka.


"Nggak ada yang lebih cantik dari lo!" jawab Gio tersenyum.


"Masa?" tanya Alenka.


"Iyalah orang di jalan adanya cowok semua!" jawab Gio tertawa.Alenka langsung memukul lengan Gio membuat Gio kesakitan.


"Nggak usah lebay jadi cowok!" ucap Alenka.


"Bener kata Ayah,kalau lo harusnya nggak pakai rok tapi pakai celana,kenceng banget lo mukulnya,kayak tenaga cowok aja" ucap Gio yang kembali mendapat pukulan di lengan tapi lebih pelan.


"Kalau gue cowok emangnya lo mau pacaran ama gue?" sewot Alenka.


"Kalau cowoknya secantik lo sih,gue mau mau aja" ucap Gio membuat Alenka bergidik.Gio terbahak melihat ekspresi Alenka kemudian mengacak acak rambut Alenka.


"Woi!" bentak Alenka karena Gio mengacak rambutnya.


"Jangan kelihatan cantik! gue berat kalau mau pulang!" ucap Gio.


"Pulang tinggal pulang! susah amat!" sewot Alenka.


"Tapi kalau lo kelihatan cantik kayak tadi jadi betah,dan nggak mau pulang" ucap Gio tersenyum.


"Oh,jadi gue cantik cuma tadi doang? biasanya gue jelek gitu?" tanya Alenka.


"Biasanya lo emang usah cantik,tapi tadi lo bener bener cantik sampai sampai gue terpana dan nggak mau melepas pandangan gue ke lo! lo jangan sering sering kelihatan cantik gitu,gue nggak mau kalau cowok cowok pada terpana sama lo!" bisik Gio.

__ADS_1


Alenka memerah wajahnya kemudian menyuruh Gio supaya tidak gombal terus dan segera pulang.Karena,Alenka nggak mau besok bangun kesiangan karena nggak bisa tidur mendengar gombalan Gio mulu.


__ADS_2