
Alenka masih saja menangis sampai Kiara dan Purnama tiba pun Alenka masih saja menangis.Kiara dan Purnama memeluk Alenka dan menenangkannya.
"Yang sabar ya Al,Gio pasti nggak kenapa napa kok!" ucap Kiara.Alenka hanya mengangguk dan masih menangis.
"Lo udah makan belum?" tanya Purnama.Alenka masih nggak menjawab hanya menggeleng pelan.
"Lo harus makan! biar lo bisa jagain Gio,kalau lo sakit siapa yang jagain Gio?" tanya Purnama.
"Tapi gue nggak lapar Pur!" jawab Alenka.
Boy kemudian menyuruh Erka buat beliin makanan buat mereka tapi baru mau pergi Mbak Ijah datang bersama suaminya membawa makanan buat mereka.
"Makasih ya Mbak,tahu aja kalau kita lapar!" ucap Erka tersenyum.
"Mas Gio belum sadar?" tanya Mbak Ijah.
"Belum Mbak!" jawab Alenka masih terisak.
"Mas Gio pasti nggak kenapa napa" ucap Mbak Ijah dan Alenka hanya mengangguk.
****
Sudah dua hari Gio belum sadar dan Alenka pun masih belum mau pulang bahkan Alenka tiap malam nggak berhenti ngaji buat Gio.Mbak Ijah pun terlihat senang melihat Alenka begitu cinta sama Gio.
"Gi,kapan lo bangun? apa lo nggak kangen sama gue?" ucap Alenka mencium tangan Gio.
"Kalau lo bangun gue janji bakal terima cinta lo lagi,kita pacaran lagi karena gue masih sangat mencintai lo!" ucap Alenka lagi.
Entah kebetulan apa nggak bersamaan dengan ucapan Alenka itu Gio pun membuka matanya.Gio tersenyum mendengar ucapan Alenka.
"Gue juga cinta sama lo!" ucap Gio mengagetkan Alenka.
"Lo udah bangun?" tanya Alenka senang.Gio hanya tersenyum dan mengangguk.
Alenka yang senang kemudian memeluk Gio dan dia berkata kalau dia takut banget kehilangan Gio.Gio juga menjawab kalau dia juga takut kehilangan Alenka.Alenka pun kemudian memanggil Dokter.
"Gue nggak sadar berapa lama?" tanya Gio.
"Udah dua hari,gue takut banget" jawab Alenka yang membuat Gio tersenyum.
__ADS_1
"Lo nungguin gue terus?" tanya Gio,Alenka mengangguk membuat Gio senang.
Alenka kemudian menyuapin Gio.Gio terlihat sangat senang karena Alenka terlihat sangat telaten.Tak lama kemudian Refan datang bersama Orang Tuanya.
"Gimana keadaan kamu Gi?" tanya Ibu Alenka.
"Udah mendingan Buk" jawab Gio.
"Udah sadar?tadi pagi gue pilang dari sini belum sadar?" tanya Refan.
"Iya baru aja kok Bang sadar nya,itupun karena gue denger ada yang ngomong kalau cinta sama gue,terus gue sadar deh!" jawab Gio melirik Alenka.
Refan dan Orang Tuanya hanya tersenyum.Ayah Alenka kemudian berterimakasih karena Gio udah korbanin dirinya buat nyelamatin Alenka.Tapi Gio malah meminta maaf sama Orang Tua Alenka karena sebenarnya yang mereka incar adalah Gio.
"Kalau gitu Alenka mulai sekarang nggak boleh deket sama kamu!" ucap Ayah Alenka menggoda Gio.
"Jangan dong Yah!" jawab Gio cepat membuat Orang Tua Alenka tertawa.
Tak lama kemudian teman teman Gio datang.Dan Kiara mulai heboh ketika melihat Refan.Dan Mbak Ijah pun juga datang bersama anak dan suaminya.
"Itu pacarnya Bang Refan?" tanya Kiara pelan.
Orang Tua Alenka pun pamit begitupun Mbak Ijah dan suaminya.Tapi Alenka masih belum mau pulang,dia mau nungguin Gio sampai sembuh.Ayahnya pun mengizinka.
"Kalau gitu Ayah sama Ibu pulang dulu!" ucap Ayah Alenka.
"Maksih ya Yah,Buk!" ucap Gio.
"Iya,cepat sembuh ya nak!" ucap Ibu Alenka.
Boy kemudian menyuruh Alenka buat makan dulu tapi Alenka nggak mau.Gio kemudian menyuruh Boy buat beliin makanan buat Alenka.
"Gue juga Boy,gue belum makan tadi!" ucap Rama.
"Lo beli banyak aja Biy,buat yang lain juga!" suruh Gio .Boy pun menurut dan menarik Rama untuk menemaninya.
"Lo tahu nggak Gi? kemarin ada yang seharian nangis nangis nungguin lo!" ucap Kiara melirik Alenka.
"Berisik lo!" sewot Alenka mendorong Kiara.
__ADS_1
Gio cuma tersenyum kemudian memanggil Bayu,meminta bantuan karena dia mau ke toilet.
"Hati hati Bay!" ucap Alenka.
"Iya,paling kalau jatuh kelihatan juga!" jawab Bayu.
"Awas aja kalau sampai jatuh gue hajar lo!" ucap Alenka marah.
"Cieeee" seru Kiara dan Purnama.
Setelah agak lama Boy dan Rama pun datang membawa beberapa bungkus makanan dan minuman.Rama pun menyuruh Alenka buat makan karena dari semalam dia belum kelihatan makan.
"Iya Al,ntar malah lo yang sakit!" ucap Purnama.Alenka pun nurut dan kemudian makan.
****
Setelah beberapa hari dirawat akhirnya Gio udah pulih dan udah boleh pulang.Alenka pun pulang ke rumahnya sendiri buat istirahat,karena beberapa hari nunggu Gio dia kurang istirahat.
"Gio udah pulang?" tanya Refan.
"Udah Bang!" jawab Alenka.
"Ya udah lo istirahat aja! Abang mau ke Kafe!" ucap Refan.Alenka mengangguk kemudian masuk ke kamar buat istirahat.
Di rumah Gio pun senang mendengar cerita Mbak Ijah kalau selama Gio tidak sadar,Alenka nggak pernah ninggalin dia bahkan dia selalu mengaji buat Gio.
"Dia emang beda Mbak,dia selalu mengingatkan Gio tentang akhirat!" jawab Gio tersenyum.
"Iya Mas,jarang anak gadis sekarang yang masih taat beribadah,kebanyakan sekarang pada main mulu!" ucap Mbak Ijah sembari mempersiapkan makanan buat Gio.
"Kalau Gio lamar Alenka gimana ya Mbak?" tanya Gio.
"Ya nggak apa apa sih Mas,tapi nanti pasti Ibu yang nggak setuju!" jawab Mbak Ijah.
"Iya juga,tapi kalau bukan sama Alenka,Gio nggak nikah Mbak!" ucap Gio.Mbak Ijah hanya tersenyum mendengar perkataan Gio.
Gio kemudian makan dan setelah selesai makan Gio kembali ke kamar,dia menelepon Alenka tapi nggak diangkat sama Alenka.
"Mungkin lagi tidur,selama nungguin gue kan dia pasti kurang tidurnya!" gumam Gio sembari tersenyum dan kemudian memejamkan matanya.
__ADS_1