
"Lo kenapa Ki?" tanya Purnama.
"Semalam Erka telepon kalau Ayahnya sakitnya makin parah" jawab Kiara sedih.
"Berarti besok Erka nggak jadi pulang buat ikut test tengah semester?" sahut Alenka.
Kiara hanya mengangguk lesu.Tapi kemudian Alenka punya ide,kalau liburan tengah semester nanti mereka akan liburan ke kampung Erka.
"Iya,iya gue setuju!" jawab Kiara kegirangan.
"Tapi kayaknya gue nggak bakal diizinin deh sama Ibu gue" ucap Nita sedih.
"Yach,nggak seru dong!" ucap Purnama.
"Maaf!" jawab Nita.
Tak lama kemudian Gio dan Boy masuk ke kelas bersama Yura.
"Pada ngomongin apa nih?" tanya Boy.
"Pasti ngomongin gue!" ucap Gio kepedean.
"Ih,sok ganteng siapa juga yang ngomongin lo!" jawab Kiara sewot.
"Emang gue ganteng,kalau nggak percaya tanya aja ama Alenka!" ucap Gio tersenyum melirik Alenka.
"Emang iya Al?" sahut Nita.
"Nggak!" jawab Alenka cepat yang langsung disambut tawa oleh teman temannya.
"Sok kegantengan sih lo!" seru Purnama tertawa.
"Kalau nggak ganteng masa lo mau sama gue?" ucap Gio mendorong kepala Alenka pelan.
"Kampret lo!" umpat Alenka sambil memegang kepalanya.
Gio tersenyum kemudian duduk dibangkunya.Sementara Yura memasang wajah cemberut melihat Alenka dan Gio bercanda.
Bagitu jam istirahat mereka ke kantin dan ngomongin rencana liburan ke kampung Erka.Yura nggak ikut ke kantin tapi dia lebih memlih buat tiduran di dalam kelas.
"Lo kenapa nggak ikut Cel?" tanya Rama.
"Gue pasti nggak dibolehin sama Ibu gue!apalagi nginep sampai seminggu!" jawab Nita sedih.
"Oh,gitu" jawab Rama mengangguk anggukan kepalanya.
"Emang Orang Tua lo ngebolehin Al?" tanya Purnama.
"Kalau perginya sama gue pastilah dibolehin!" sahut Gio bangga.
__ADS_1
"Nih anak pede nya udah sangat terlaluan ya!" jawab Purnama sewot.
Gio dan Alenka hanya tersenyum.Orang Tua Alenka pasti ngebolehin cuman yang agak sulit itu minta izin sama Refan.Tapi itu dulu sekarang karena ada Gio,Refan jadi sedikit lunak.Mungkin karena Refan percaya sama Gio.
"Yaelah ditanya malah senyum senyum!" ucap Purnama sewot.
"Pasti dibolehin dong,Orang Tua gue kan percaya sama gue kalau gue nggak bakal lakuin hal hal yang bodoh!" jawab Alenka tersenyum.
"Tapi pasti Abang lo deh yang nggak ngebolehin! Abang lo kan protektif banget!" ucap Kiara yang paham betul sifat Abangnya Alenka.
"Tenang,ntar biar Gio yang ngomong sama Bang Refan,dia kan sekarang jadi sohib nya Abang gue!" jawab Alenka tersenyum.
"Waduh,udah dapat restu dari Orang Tua nya Alenka dan deket pula sama Abangnya,kayaknya temen gue ada yang bakal nikah muda nih!" sindir Boy sembari tersenyum.
"Ditunggu aja undangannya!" jawab Gio tersenyum yang membuat teman temannya heboh.
Setelah selesai makan para siswa siswi itu kembali ke kelas.Di kelas,mereka melihat Yura yang terlihat sangat lesu.Alenka mendekatinya dan duduk disamping Yura,yang adalah tempat duduk Gio,sedangkan Gio berdiri di samping Alenka.
"Lo kenapa Ra? lo sakit?" tanya Alenka menyentuh pundak Yura.Tapi Yura tak menjawab dan tak bergeming.
Alenka pun mengulangi pertanyaannya lagi tapi masih saja Yura tak bergeming,Alenka pun menghela nafas kemudian berdiri dan kembali ke bangkunya sendiri.
"Lo tanya gih Gi! sapa tahu kalau lo yang nanya dia mau jawab!" ucap Alenka menyuruh Gio.
Gio nggak mau tapi karena Alenka memaksa akhirnya Gio pun bertanya kepada Yura apa yang terjadi pada dirinya.Dan benar saja Yura langsung menjawab pertanyaan Gio.
"Gue,nggak apa apa kok,cuma beberapa hari ini jarang tidur" jawab Yura.
"Nggak bisa tidur aja!mungkin karena banyak pikiran" jawab Yura tersenyum.
"Kalau lo merasa nggak sanggup hidup disini,kenapa nggak balik aja ke Luar Negeri?" tanya Gio.
"Papa gue nggak ngizinin gue kembali lagi ke sana" jawab Yura kembali tersenyum meskipun kembali murung lagi.
Gio tak melanjutkan bertanya karena dia udah nggak mau ikut campur lagi apapun tentang Yura.Gio memeilih diam dan fokus memperhatikan pelajaran karena pelajaran sudah di mulai.
****
Setelah seminggu para siswa siswi itu menjalani test tengah semester mereka akhirnya bisa bernafas lega.Mereka hanya tinggal menunggu hasil dan remidi aja,sebelum mereka libur selama 2 minggu.
"Yes,gue cuma remidi Matematika aja!" seru Kiara kegirangan.
"Remidi kok senang!" sewot Alenka.
"Percaya deh yang nggak remidi sama sekali!" ucap Purnama menyenggol Alenka.
"Serius lo? Gio nggak remidi sama sekali?" tanya Rama.
"Iya tuh tumben!" sahut Bayu.
__ADS_1
"Gue kan sebenarnya pinter,kemarin itu kan cuma karena gue males belajar aja!" jawab Gio bangga.
"Kenapa nggak dari kemarin kemarin aja lo kayak gini?" tanya Bayu.
"Ya dulu kan belum kenal Alenka!" jawab Gio.
"Iya,sekarang kalau mau males belajar takutnya kan nggak dijatah cium sama Alenka,ya Gi?" ucap Boy tersenyum.
"Wah parah lo kalau ngomong kok suka bener!" ucap Gio tersenyum membuat teman temannya tertawa sementara Alenka melotot ke arah Gio karena malu dan mencubit pinggang Gio.
"Gimana jadi kan ke kampungnya Erka?" tanya Kiara.
"Jadi dong!" jawab Bayu.
"Oke kalau gitu,kemarin gue udah ngomong sama Erka,terus Erka juga bilang kalau di bakal cari penginapan buat kita nginep,di dekat rumah Erka banyak penginapan katanya!" ucap Kiara.
"Wah cocok kalau gitu,ntar biaya penginapannya biar gue yang tanggung!" jawab Gio yang disambut senang oleh teman temannya.
"Makasih Gio!" ucap Kiara dan Purnama bersamaan.
"Orang kaya mah santai cuma biaya penginapan seminggu doang!" sahut Rama.
"Tapi ada syaratnya?" ucap Gio yang membuat teman temannya manyun.
"Apa?" tanya Kiara manyun.
"Ini mumpung Alenka lagi ke toilet,,syaratnya kalian harus bantu gue buat nyiapin dinner yang romantis ntar malam sama Alenka,gimana?" tanya Gio.
"Oh,kalau itu mah gampang!" jawab Kiara.
"Tapi jangan bilang bilang sama Alenka ini kejutan,terserah lo mau gimana caranya yang penting ntar malam harus jadi dinner yang special buat gue sama Alenka!" ucap Gio.
Teman teman Gio setuju dan mulai buat rencana buat ngatur dinner Gio dan Alenka nanti malam.Yang cowok menyiapkan tempat dan yang cewek mendandani Alenka,itu rencana awal mereka.
"Pada ngomongin apa sih kok serius banget?" tanya Alenka ketika balik dari toilet.
"Nggak cuma ngomongin ntar malam,Bayu mau ngadain pesta buat merayakan hubungan nya sama Purnama!" jawab Kiara mengedipka matanya ke arah Bayu dan Purnama yang melotot.
"Kan jadiannya udah lama? kok baru dirayain?" tanya Alenka.
"Ya kan gue baru ada duitnya sekarang Al!" jawab Bayu agak gugup karena berbohong.
"Oh gitu? oke ntar gue datang deh!" jawab Alenka.
"Oh ya Al,lo harus dandan yang cantik lho!" ucap Purnama.
"Kok harus dandan segala? kayak mau kondangan!" ucap Alenka tersenyum geli.
"Iya,kan temanya princes Al,jadi lo harus dandan ya? biar sesuai tema!" jawab Purnama.
__ADS_1
Alenka berpikir sejenak,dia bingung karena dia nggak terbiasa dandan dan nggak ada gaun juga.Tapi Kiara paham apa yang dipikirkan Alenka,menawarkan diri buat mendandaninya.
"Ntar masalah gaun gampang deh,pakai punya gue aja!" jawab Kiara melirik ke arah Gio dan Gio pun paham maksud Kiara.