
Begitu sampai di rumah Alenka yang menangis masuk ke rumah dan langsung masuk ke kamar.Dia bahkan nggak menyapa Refan yang lagi asyik nonton tivi.
"Udah pulang dek?" tanya Refan tapi Alenka tak menjawab malah langsung masuk ke kamar.
Refan yang melihat sekilas Alenka menangis langsung berdiri dan mengetuk pintu Alenka kemudian bertanya apa yang terjadi.
"Bukannya tadi lo bareng sama Gio? kok lo nangis?" tanya Refan di depan pintu kamar Alenka.
"Nanti kalau Gio nyariin gue,tolong bilang kalau gue udah tidur! dan tolong juga sampaiin ke dia jangan pernah kesini sini lagi,jangan pernah temuin gue lagi!" teriak Alenka sambil menangis.
"Lo kenapa dek? lo berantem sama Gio? cerita sama Abang!" ucap Refan semakin bingung.
"Gue nggak apa apa Bang! gue capek mau istirahat!" ucap Alenka masih dengan suara serak.
Gio yang panik datang ke rumah Alenka tapi di depan rumah dia sudah di tunggu sama Refan.Refan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi dan Gio pun menjelaskan duduk perkara nya kepada Refan.
"Oh,gitu,mungkin dia cemburu kali!" ucap Refan.
"Mungkin juga sih Bang,Jadi gimana Bang? gue bingung Alenka kayaknya marah banget!" ucap Gio.
"Lo tenang aja,ntar gue bantu jelasin ke dia!" ucap Refan menenangkan Gio.
"Tapi gue boleh nggak Bang ketemu sama dia?" tanya Gio.
"Dia tadi bilang nggak mau ketemu sama lo!" jawab Refan.
"Ya udah Bang,tolong sampaiin ke dia kalau gue cinta banget sama dia ya Bang!" ucap Gio menyuruh Refan.
"Iya,ntar gue sampaiin!" ucap Refan.Gio kemudian berpamitan kepada Refan.
Gio pulang ke rumah dengan tak bersemangat.Dia masuk ke kamar dan memijit keningnya.
"Kenapa jadi gini lagi sih!" gumam Gio marah.
Tiba tiba hape Gio berbunyi.Ternyata Yura menelepon Gio tapi tidak di angkat sama Gio.Tiap kali Yura menelepon Gio selalu menolaknya.
****
Keesokan paginya Gio pagi pagi sudah tiba di rumah Alenka.Tapi Alenka ternyata sudah berangkat lebih pagi kata Refan.
"Iya,tadi bareng sama temannya!" ucap Refan.
"Cewek atau cowok Bang?" tanya Gio.
"Cowok,kalau nggak salah namanya Alex!" jawab Refan.
"Alex?" tanya Gio sedikit marah kemudian pamitan buat berangkat ke sekolah.
__ADS_1
"Lo beneran nerima Alex,Al!" gumam Gio. "Tapi gue nggak akan lepasin lo buat pria manapun,karena lo hanya milik gue,Alenka!" gumam Gio lagi sembari mengendarai motor nya.
Sebenarnya Alenka belum berangkat dia sengaja nyuruh Refan buat berbohong karena dia nggak mau ketemu sama Gio.
"Lo harus nya dengerin dulu penjelasan Gio,dek!" ucap Refan.
"Penjelasan apa Bang? semua sudah jelas!" ucap Alenka lemas.
"Gio nggak bermaksud buat kayak gitu sama Yura!" ucap Refan.
"Ah,Abang sok tahu! itu cuma modus nya Gio aja,ngomongnya mau cari informasi tapi tahu nya malah mesra mesraan!" ucap Alenka sewot.
"Terserah kalau lo nggak percaya,buruan mandi terus berangkat ke sekolah,gue anterin!" perintah Refan.
"Males Bang,gue bolos sehari aja ya Bang?" ucap Alenka memohon.
"Nggak boleh! waktu nya sekolah ya harus sekolah,kasihan Ayah sama Ibu yang biayai sekolah lo!" omel Refan.
"Cuma sehari doang!" jawab Alenka ngeyel.
Alenka kemudian kembali masuk ke kamar dan Refan hanya menghela nafas melihat tingkah Adik bungsunya.
"Sekolah males malesan kayak gitu,tapi gue heran kok dia bisa pinter,juara kelas lagi!" gumam Refan menggelengkan kepala.
Sesampainya di sekolah Gio berlari ke kelas mencari Alenka tapi tidak ada,berlari ke kantin juga tidak ada,ke toilet nggak ada juga,membuat Gio berpikir kalau Alenka bolos sekolah dan main sama Alex.
"Kenapa lo?" tanya Rama yang berpapasan dengan Gio yang berjalan dengan males.
"Alenka marah lagi Ram," jawab Gio sedih.
"Kok bisa?" tanya Rama kaget.
"Kenapa Ram?" tanya Boy yang baru datang.
"Alenka marah lagi katanya" jawab Rama.
"Kok bisa? emang kenapa?" tanya Boy tak kalah kaget.
Gio menceritakan apa yang terjadi kemarin di rumah nya.Gio pun menjelaskan duduk perkara nya.
"Jadi kalian udah balikan?" tanya Boy.
"Udah" jawab Gio.
"Lo udah jelasin ke Alenka?" tanya Rama.
"Itu dia masalahnya,dia nggak mau dengerin gue,gue ke rumah nya dia nggak mau nemuin gue,ini tadi gue kesana kata Abangnya dia udah berangkat bareng sama Alex,tapi kok nggak ada di sekolah?" jawab Gio mulai frustasi.
__ADS_1
Rama dan Boy terdiam berpikir sejenak kemudian Rama menemukan ide.Rama menyuruh Gio gunain Raymon sebagai umpan buat ketemu sama Alenka.
"Jadi kan keponakan Alenka itu sayang banget sama lo! lo gunain dia aja buat ketemu sama Alenka!" ucap Rama.
"Bener lo,hari Sabtu besok gue ada janji sama Raymon mau ajakin dia main,Alenka pasti nggak akan bisa nolak permintaan keponakannya" ucap Gio tersenyum kemudian memeluk Rama dan berterimakasih.
"Tapi sekarang Alenka kemana ya sama Alex?" tanya Boy membuat Gio kembali murung.Rama menjitak kepala Boy yang tak bisa melihat situasi.
"Sorry gue cuma nanya" ucap Boy nyengir.Gio kemudian berjalan kembali ke parkiran dengan marah.
"Mau kemana lo?" tanya Rama.
"Ke basecamp Alex!" jawab Gio.
Rama dan Boy kemudian mengejar Gio dan mencegahnya.Rama dan Boy nggak mau Gio marah dan berantem sama Alex.
"Lepasin gue mau cari Alenka!" ucap Gio meronta.
"Emang lo yakin Alenka sama Alex di basecampnya?" tanya Boy.
"Iya Gi,apa lo yakin? mungkin mereka nonton atau kemana gitu,Alex kan tipe cowok romantis!" sahut Rama yang langsung di pukul oleh Boy karena Gio kembali marah.
"Kan MUNGKIN,belum tentu iya kan?" ucap Rama membela diri.
"Tuh Nita sama Kiara,kita tanya mereka aja,Alenka sama Alex dimana? pasti mereka tahu!" ucap Boy.
"Pinter lo!" ucap Rama mendorong kepala Boy.
"Cel,Alenka nggak masuk dia pergi kemana sih?" tanya Rama ketika Nita turun dari motor bareng Kiara.
"Emang dia nggak masuk?" tanya Nita balik.
"Buset nih anak,ditanya malah balik nanya" sewot Rama.
"Gue juga nggak tahu kalau Alenka nggak masuk,coba gue telepon bentar" jawab Nita mengeluarkan ponselnya.
"Tapi jangan bilang kalau kita bertiga yang nanya ya!" ucap Boy.Nita mengangguk kemudian menelepon Alenka.
"Gimana? dia dimana?" tanya Rama penasaran.
"Di rumah,katanya lagi males ke sekolah! tapi kok aneh ya? nggak biasanya Alenka males ke sekolah!" ucap Nita curiga.
"Dia kan pinter,nggak masuk juga pasti bisa ngikutin pelajaran otaknya kan encer,emang Boy otaknya menggumpal!" ucap Rama nyengir.
"Sat lo,ngapain bawa bawa gue segala!" sewot Boy menjitak Rama.Sementara Gio tersenyum lega karena ternyata Alenka nggak berduaan sama Alex tapi kembali bingung katanya udah berangkat sama Alex.Gio kembali tersenyum dia yakin kalau Alenka pasti nyuruh Bang Refan buat bohong,supaya Gio cemburu.
"Cie senyum,lega ya Bang?" tanya Rama tersenyum.
__ADS_1
"Apaan sih lo?" ucap Gio tersenyum kemudian berjalan ke kelas dengan hati senang.Dan diikuti oleh Boy sementara Rama kembali ke kelasnya sendiri.