
Gio mengantar Alenka pulang tapi tak seperti biasanya,Gio langsung pamit pulang.Gio cuma bilang kalau ntar dia bakal jemput Alenka jam 7 malam buat datang ke pestanya Bayu.
"Iya,hati hati ya!" jawab Alenka tersenyum.Gio menganggukan kepalanya kemudian meninggalkan rumah Alenka.
Gio ternyata kencan sama Kiara dan yang lain di Mall.Gio berencana buat beliin Alenka gaun yang akan dia pakai ntar malam.
"Gio mana sih kok nggak datang datang?" tanya Kiara mondar mandir.
"Lagi nganterin Alenka kan?" jawab Nita.
"Kalian udah pilih tempatnya belum buat dinner Alenka sama Gio ntar malam?" tanya Purnama.
"Tenang,kita udah booking tempat kok buat kita sama Gio dinner nanti malam,kata Gio yang penting ada live music nya!" jawab Bayu.
"Kok kita sama Gio sih?" tanya Boy.
"Iya kan kita juga harus ada disana buat mantau mereka,gue udah pesen 3 meja kok,buat gue sama Purnama,Gio sama Alenka dan buat kalian berempat!" jawab Bayu tersenyum.
"Buset lo cari kesempatan banget ya!" sewot Rama memukul lengan Bayu.Tapi Bayu malah cengar cengir.
"Terus lo udah DP belum reservasinya?" tanya Boy.
"Udah dong!" jawab Bayu tersenyum.
"Lo yang bayar?" tanya Kiara.
"Iya tapi pakai uang Gio,tadi gue di kasih sama dia!" jawab Bayu tertawa.
"Pinter lo!" sewot Boy menjitak kepala Bayu.
"Kalau gue yang bayar,gue mana ada duit segitu?" ucap Bayu.
Tak lama kemudian Gio tiba di Mall dimana dia janjian sama teman temannya.Mereka pun bergegas memilih gaun buat Alenka nanti malam.Kiara,Nita dan Purnama yang memilih.
"Alenka pasti cantik banget pakai ini!" ucap Nita.
Gio memandangi gaun itu dan membayangkan kalau gaun itu dipakai oleh Alenka.Gio senyum senyum sendiri membayangkan.
"Gimana Gi?" tanya Kiara.
"Gio! woi!" teriak Nita membuyarkan lamunan Gio.
"Heh? gimana gimana?" tanya Gio.
"Mana yang mau dipilih?" tanya Purnama.
"Yang warna merah itu aja!" jawab Gio.
Mereka pun membawanya ke kasir dan Gio yang membayarnya.Gio kemudian mengajak teman temannya buat makan sebagai ucapan terima kasihnya.
"Ntar kalian juga kesana?" tanya Gio.
__ADS_1
"Iya,Bayu udah pesan 3 meja juga!" jawab Boy.Setelah selesai makan mereka pulang ke rumah masing masing.
Jam 5 sore Kiara dan Nita ke rumah Alenka buat mendandani Alenka.
"Ini bagus banget Ki?" tanya Alenka melihat gaun yang dibawa oleh Kiara.
"Iya dong!" jawab Kiara bangga.
Setelah selesai mendandani Alenka,Kiara memotret Alenka dan menjadi heboh sendiri melihat hasil make up nya.
"Ya ampun lo cantik banget Al!" ucap Nita kagum.
"Siapa dulu dong yang make up?" ucap Kiara bangga.
Alenka kemudian berdiri di depan cermin lemari pakaiannya.Dia melihat dirinya sendiri membuat dia tersenyum bahagia.Dia memutar ke kanan dan ke kiri,senang dengan gaun yang ia kenakan.
"Makasih ya Ki!" ucap Alenka memeluk Kiara.
Kemudian Kiara dan Nita pamit buat siap siap ke Kafe dimana Alenka dan Gio akan dinner.Kiara akan di jemput Boy dan Nita di jemput Rama.
Alenka keluar kamar untuk menunggu Gio.Ibu dan Ayah Alenka kaget melihat Alenka yang dandan begitu cantik.Begitupun Refan yang terpana melihat Adiknya.
"Ya ampun anak Ibu kok cantik banget mau kemana ini?" tanya Ibu Alenka.
"Pasti mau kencan sama Gio ya?" tebak Ayah Alenka.
"Iya,mau ke pesta temen Alenka" jawab Alenka tersenyum.
"Dari dulu kali kalau gue cantik!" jawab Alenka tersenyum.
Tapi tak begitu lama Gio pun datang.Alenka kembali masuk ke kamar merapikan dandannya membuat Refan kembali meledeknya.Tapi kali ini Alenka tak mau meladeni Refan dia ingin terlihat anggun sesuai penampilannya.
"Udah datang? yuk!" ajak Alenka ketika keluar dari rumah.Tapi Gio tak menjawab,dia terus menatap Alenka tanpa berkedip.
"Woi!" seru Alenka menepuk lengan Gio membuat Gio kaget.
"Lo cantik banget" ucap Gio masih memandangi Alenka membuat Alenka tersipu malu.
"Eh,Gio!" sapa Ayah dan Ibu Alenka.
"Ayah,Ibu!" ucap Gio menyalami Orang Tua Alenka.
"Mau kemana? kok pada dandan rapi banget?" tanya Ibu Alenka.
"Mau ajak Alenka makan malam diluar,boleh kan Buk?" tanya Gio.Ayah dan Ibu Alenka mengizinkan kemudian mereka berdua pamit.
Gio membukakan pintu buat Alenka membuat Alenka tersenyum bahagia.Sepanjang perjalananpun Gio terus memandang Alenka meskipun terkadang juga fokus ke jalan,membuat Alenka jadi salah tingkah.
Begitu mereka sampai dan masuk,Alenka tak melihat teman temannya tapi didepan nya ada meja yang dipenuhi dengan lilin dan ada bungket bunganya juga.
"Yang lain kemana Gi?" tanya Alenka ketika menoleh tapi tak menemukan teman temannya,hanya ada beberapa pasangan dan ada live music.
__ADS_1
"Duduk dulu Al! bentar lagi pasti mereka datang!" ucap Gio.
Alenka pun duduk dan Gio memanggil waitter buat siapin makanan.Alenka menikmati makanannya sampai habis tapi teman temannya belum datang.Sebenarnya mereka ada tapi bersembunyi.
"Ku hanya diam,memendam,menahan segala kerinduan,memanggil namamu disetiap malam,inginkan kau datang dan hadir,dimimpiku!"
"Eh,Gi lo denger lagu ini nggak?" tanya Alenka.
"Iya,kenapa?" tanya Gio.
"Bagus banget ya lagunya? gue suka banget!" jawab Alenka tersenyum menikmati lantunan lagu itu.
Gio kemudian maju ke depan dan berbisik kepada penyanyi didepan.Terlihat penyanyi itu mengangguk dan berdiri tapi kemudian Gio duduk di tempat itu meminta gitar dan kemudian memainkan sebuah lagu.
"Kamu adalah bukti dari cantiknya paras dan hati,kau jadi harmoni saatku bernyanyi,tentang terang dan gelapnya hidup ini,kaulah bentuk terindah dari baiknya Tuhan padaku,waktu kan mengusaikan cantikmu,kau wanita terhebat bagiku,tolong kamu camkan itu!"
Alenka menatap Gio dengan mata berkaca kaca karena terharu begitupun Gio tak mengalihkan pandangannya dari Alenka.Sementara teman temannya terharu dan baper,terutama Kiara bahkan dia menangis karena teringat sama Erka.
"Makasih ya Gi?" ucap Alenka ketika Gio berjalan ke arahnya.Gio kemudian mengangguk dan mencium kening Alenka.
"Gue cinta sama lo! gue siapin ini semua buat lo!" ucap Gio.
"Jadi ini rencana lo?" tanya Alenka.
"Iya,di bantu anak anak sih!" jawab Gio tersenyum.
"Hah,ternyata gue dibohongin!" ucap Alenka manyun.
"Maaf deh,selamat hari jadi kita yang ke 4 bulan ya yank!" ucap Gio meraih tangan Alenka dan memasukan sebuah cincin ke jari Alenka.
"Ini apa Gi?" tanya Alenka mengangkat tangannya.
"Hadiah buat lo!" jawab Gio.
"Tapi maaf Gi,gue nggak bisa terima ini!" ucap Alenka mau melepas cincinnya tapi ditahan Gio.
"Kalau lo cinta sama gue,please lo pakai itu,itu buat tanda kalau gue ngikat lo,dan gue mau serius sama lo! please!" ucap Gio memohon.Alenka pun kemudian mengangguk membuat Gio tersenyum bahagia.
Kemudian Gio mengode supaya teman temannya muncul.Mereka pun kemudian membuat heboh.
"Ya ampun,coba Erka kayak Gio gini,pasti gue bakal seneng banget!" ucap Kiara.
"Bersyukur Ki,seenggaknya Erka setia sama lo!" ucap Purnama.Kiara tersenyum dan mengangguk.
Rama kemudian maju ke depan dan memainkan gitar.Dia nggak mau kalah sama Gio.Teman temannya mendengarkan dengan seksama ketika Rama mulai bernyanyi.
"Tak pernah lepas kau dari ingatan,tak pernah bisa aku melupakanmu,ku jatuh cinta pada orang yang salah,kau kekasih sahabatku"
Gio dan Alenka saling berpandangan ketika mendengar Rama bernyanyi.Begitupun Boy dan Bayu ,karena mereka tahu kalau Rama masih suka sama Alenka.
"Maafin gue Ram! tapi dia milik gue dan hanya akan jadi milik gue!" gumam Gio dalam hati sembari melirik Alenka dan semakin erat menggenggam tangan Alenka.
__ADS_1