
"Buk ntar anak anak mau pada tidur sini boleh?" tanya Alenka.
"Teman teman cewek kamu?" tanya Ibu Alenka balik.
"Iya" jawab Alenka.
"Boleh aja,Ibu juga kangen sama bawel nya mereka" ucap Ibu Alenka tersenyum.
"Gimana Yah? boleh kan?" tanya Alenka.Ayah Alenka memgijinkan membuat Alenka senang kemudian memeluk Ayah dan Ibu nya.
"Kalau gitu Alenka berangkat dulu ya Yah,Buk!" pamit Alenka.
"Nggak dijemput Gio?" tanya Ibu Alenka.
"Gio udah ada di depan" jawab Alenka tersenyum.
Gio dan Alenka berangkat ke sekolah.Di jalan,Gio memberitahu Alenka kalau nanti malam dia nggak ke rumah Alenka,karena ada urusan,katanya.
"Iya,nggak apa apa,ntar anak anak juga mau nginep di rumah gue!" jawab Alenka.
Setelah sampai di sekolah mereka seperti biasa nongkrong di kantin.Tapi,di kantin teman teman Gio agak aneh sikapnya ke Alenka.Apalagi Rama yang biasanya suka bercanda sama Alenka,tiba tiba ngediemin Alenka.
"Mereka kenapa sih Gi?" tanya Alenka.
"Nggak usah dipikirin,mungkin mereka lagi ada masalah" jawab Gio.
"Tapi kok gue yang jadi sasaran kemarahan mereka?" tanya Alenka lagi.Karena,dia melihat teman teman Gio biasa sama yang lain tapi aneh sama Alenka.
"Nggak usah dipikirin!" ucap Gio.
Alenka akhirnya menurut,dia nggak mau ambil pusing dengan sikap aneh teman temannya Gio.Karena,dia merasa nggak lakuin kesalahan kepada mereka.
Saat jam istirahat Alenka nggak mau di ajak ke kantin sama teman temannya.Dia nggak mau membuat teman teman Gio jadi canggung.Karena,mereka seperti tak suka kalau ada Alenka.
"Mungkin cuma perasaan lo aja kali Al?" ucap Kiara.
"Mungkin juga,tapi gue mau di kelas aja,kalian aja yang ke kantin!" jawab Alenka.
"Ya udah kita ke kantin dulu ya Al?" pamit Nita.
"Lo mau dibeliin apa?" tanya Purnama.
"Es kayak biasanya aja!" jawab Alenka.
Begitu teman temannya keluar,Alenka memasang headset dan meletakan kepalanya diatas meja.Dia bernyanyi pelan mengikuti lagu yang ia dengar.
__ADS_1
Di kantin,
"Alenka mana?" tanya Gio.
"Di kelas,kayaknya rencana kalian buat ngerjain Alenka berhasil deh" ucap Kiara tertawa.
"Boleh kalian kerjain Alenka tapi jangan keterlaluan,gue nggak mau kalau cewek gue murung terus!" ucap Gio yang sebenarnya nggak setuju dengan rencana teman temannya untuk ngerjain Alenka.
"Iya,tenang aja ngapa sih?" jawab Rama dan Boy
"Kalian ntar malam jafi kan nginep di rumah Alenka?" tanya Erka.
"Jadi!" jawab Purnama.
Kiara menatap kalung yang dikenakan Gio.Dia teringat kalau Alenka juga memakai kalung dengan bantul yang sama kayak Gio.
"Gi,kalung lo couple sama Alenka?" tanya Kiara.
"Iya" jawab Gio tersenyum.
"Tuh Ka,jadi cowok kayak Gio tuh,romantis!" ucap Rama.
"Gue juga romantis kok,tiap malam gue selalu ngucapin selamat malam sebelum bobok ke Kiara,romntis kan?" jawab Erka.
"Modal dong! kalau cuman kata kata aja gue juga bisa" sewot Rama mendorong kepala Erka.
"Nggak perlu kasih apa apa,cukup gue kasih hati gue,Kiara pasti sudah bahagia,ya nggak yank?" tanya Erka menyenggol Kiara.
"Ngomong aja kalau lo emang nggak mau modal!" sewot Kiara menjewer telinga Erka.
"Betul Ki,nggak mau modal!" ledek Bayu.
"Kalau gitu lo ama gue aja Ki! gue pasti bakal kasih sesuatu yang romantis ke lo!" ucap Rama.
"Emang lo mau kasih apa ke gue?" tanya Kiara.
"Gue bakal kasih lo bunga" jawab Rama.
"uhh romantis banget,lo mau kasih gue bunga apa?kalau gue suka nya bunga mawar!" tanya Kiara.
"Gue bakal kasih lo bunga Kmboja! tomantis kan?" tanya Rama bangga.
"Kampret lo kira gue kuntilanak? lo kasih gue bunga kuburan?" tanya Kiara sewot kemudian memukul lengan Rama.Membuat yang lain pada tertawa.
Kiara ganti menanyai Bayu,tapi Bayu bilang dia ngga minat jadiin Kiara pacar,tapi dia minatnya macarin Purnama.Yang langsung dicie ciein sama yang lain.
__ADS_1
"Mau kemana Gi?"tanya Boy ketika Gio beranjak.
"Ke kelasbtemenin Alenka! Alenka ada nyuruh buat beliin apa nggak?" tanya Gio.
"Suruh beliin minuman kesukaan dia" jawab Nita.
Gio berdiri dan memesan minuman kesukaan Alenka,kemudian kembali ke kelas menemani Alenka.
"Kalau lo jadi cowok gue,lo mau kasih gue apa Boy?" tanya Kiara iseng.
"Gue bakal kasih lo surat tiap hari" jawab Boy.
"Pasti isi suratnya kata kata yang romantis? kayak surat kaleng yang sering Alenka terima?" tanya Nita.
"Iya nih pasti!" ucap Kiara kegirangan.
"Iya kan Boy?" sahut Purnama.
Boy tersenyum kemudian berucap "Gue bakal kasih lo surat yasin tiap hari" sambil tertawa.
"Lo kira gue udah mati gitu?" omel Kiara yang membuat Rama dan Boy bertos ria.
"Lihat kan yank? cuma gue yang tulus ama lo!" ucap Erka mendekati Kiara.
Kiara mengangguk dengan bibir yang masih manyun kemudian menyender di bahu Erka.Membuat teman temannya jadi heboh dan mengatai Erka,modus.
Di kelas Gio melihat Alenka yang menempelkan kepala di meja sambil mendengar musik.Gio mendekati Alenka dan menyentuh pipi Alenka dengan lembut.
"Eh Gi!" ucap Alenka.
"Kenapa nggak ke kantin?" tanya Gio pelan sembari duduk di samping Alenka.
"Nggak apa apa kok cuma males aja" jawab Alenka.
"Tuh minuman pesanan lo!" ucap Gio menunjuk minuman yang ada di atas meja.Alenka berterimakasih kemudian meminumnya.
"Gi seandainya teman teman lo nggak suka sama hubungan kita,apa lo masih mau mempertahankan cinta kita?" tanya Alenka pelan sambil menyenderkan kepalanya di bahu Gio.
"Nggak usah punya pikiran yang macam macam! apapun yang terjadi,siapapun yang menentang hubungan kita,gue akan tetap cinta sama lo! lo harus tahu kalau lo adalah kebahagiaan gue! gue cinta banget sama lo Al!" jawab Gio mengelus rambut Alenka.Alenka tersenyum dan memeluk pinggang Gio.
"Yang menjalani hubungan ini gue jadi siapapun yang nggak suka gue nggak peduli,yang gue peduliin adalah lo yang lain gue nggak peduli! lo janji jangan tinggalin gue ya Al?!" tanya Gio.
Alenka melepas pelukannya kemudian menatap dan menggenggam tangan Gio.
"Iya gue janji,lo juga harus janji harus setia sama gue,cuma cinta sama gue!" jawab Alenka.
__ADS_1
"Iya gue janji!" ucap Gio menarik hidung Alenka.Kemudian mereka tersenyum dan Alenka kembali menyender di bahu Gio.Beruntung kelas sepi karena teman teman sekelas mereka masih pada di kantin.