Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
PAKET


__ADS_3

Pagi ini Aruni tampak lebih segar dari biasa nya. Dia sudah bangun dari tidur nya dan segera ia membangunkan suami nya untuk melaksanakan kewajiban mereka sebagai seorang muslim.


Selesai dengan kewajiban nya Aruni segera menuju dapur nya untuk memasak sarapan.


Hari ini tubuh Aruni lebih fit dari biasa nya. Rasa mual munta yang ia rasakan selama ini sudah sedikit lebih berkurang,walau pun masih sering terjadi.Tetapi Aruni tidak selemah biasa nya.


Aruni sudah berada didapur nya,hari ini dia akan membuat sarapan spesial untuk suami nya.Aruni sudah banyak belajar masakan kesukaan suami nya dari bu Sri.Aruni berkutat diapur nya hampir satu jam dan semua usaha nya membuahkan hasil.


Sarapan spesial pun telah terhidang di atas meja.


Selesai menata meja makan nya Aruni segera menuju lantai tiga,untuk kekamar nya.Dia akan memanggil suami nya untuk sarapan.


"Mas." panggil Aruni saat sudah memasuki kamar nya.


"Iya sayang." Jawab Reno dari dalam ruang wadrobe nya.


"Mas,sarapan dulu yuk." ucap Aruni sambil memeluk tubuh suami nya dari belakang.


Reno pun memutar tubuh nya,kemudian mendarat kan kecupan dikening istri nya.


"Ada apa ini kok tumben manja?" ucap Reno sambil memeluk istri nya.


"Ga,cuma pengen dipeluk dulu aja sama kamu." jawab Aruni.


"Bener ga ada apa-apa?Yaudah kalau begitu hari ini saya ga kerja dulu deh,biar bisa peluk kamu seharian."


"Apaan sih,ga usahlah.Kamu harus tetep kerja,biar uang nya tambah banyak.Hehehe."


"Siap nyonya bos."


"Apaan sih kamu mas,lebai akh."


"Kok lebay,kamu kan memang nyonya bos.Karena saya adalah tuan bos."


"Udah ah,ayo sarapan dulu nanti keburu kesiangan."


"Baik nyonya bos."


Aruni hanya tersenyum mendengar ucapan suami nya.


Reno dan Aruni menikmati sarapan mereka,Aruni tampak menikmati makanan nya.Begitu pula dengan Reno.


Selesai sarapan Reno kemudian beranjak dari duduk nya untuk berangkat bekerja.Aruni pun mengantarkan suami tercinta nya itu sampai kepintu utama.


"Sayang kamu baik-baik ya dirumah."ucap Reno sambil mengusap pucuk kepala istri nya.


"Iya mas,kamu juga baik-baik ya kerja nya. Jangan genit-genit." ucap Aruni sambil tersenyum.

__ADS_1


Reno pun hanya menanggapi dengan senyuman ucapan istri nya itu.


Aruni kemudian mencium tangan Reno,Reno pun membalas dengan mengecup pucuk kepala istri nya.


Reno pub memasuki mobil nya.Dan mobil pun melaju meninggalkan kediaman nya.


Aruni kemudian kembali kedalam rumah.Dia langsung menuju toilet dilantai satu rumah nya.Didalam toilet Aruni langsung muntahkan semua isi dalam perut nya.Dia sudah menahan rasa mual nya dari tadi.Dia tidak ingin menunjukan rasa mual nya dihadapan suami nya karena dia tidak ingin suami nya cemas.


"Non,ibu masuk ya." ucap bu Sri dari luar pintu toilet .


"Uweeek.." terdengar suara Aruni sedang memuntahkan isi perut nya.


Bu Sri yang mendengar itu tanpa pikir panjang langsung masuk kedalam kamar mandi.Dan mendapati Aruni tengah menunduk memuntahkan semua isi perut nya.


Bu Sri memcoba mengusap-usap punggung Aruni,ia memijat-mijat tengkuk leher Aruni pula.


Aruni yang sudah lemas karena rasa mual nya.Akhir nya terkulai lemas dilantai.


"Astagfirllahaladzim,non." ucap bu Sri panik.


Aruni sudah mulai kehabisan tenaga,dia hanya menghembuskan napas nya pelan-pelan agar tetap sadar.


"Ibu panggilkan pak Yus ya,suapaya non digendong sampai keatas." ucap bu Sri yang tampak panik.


"Ga perlu bu,saya masih bisa jalan.Bantu saya kekamar ya?" ucap Aruni pelan.


Bu Sri memapah tubuh mungil Aruni yang sudah lemas sampai kekamar nya.


Sesampai nya dikamar Aruni langsung merebahkan tubuh nya diatas ranjang besar milik nya untuk beristirahat.


...


Sementara dikantor,Reno yang baru saja sampai di lobby langsung disambut oleh beberapa orang pengawal nya.Disana pun ada Ali yang sudah siap mengawal tuan nya selama dikantor.


Reno,Ali dan beberapa orang pengawal memasuki lift khusus.Mereka menuju lantai paling atas tempat ruangan Reno berada.


Sesampai nya dilantai tempat ruangan CEO,Reno langsung memasuki ruangan nya bersama dengan Ali,sementara para pengawal nya berjaga di depan pintu.


Reno segera menuju meja kerja nya,namun tiba-tiba mata nya tertuju pada sebuah kotak yang berada diatas meja kerja nya.


Reno yang penasaran langsung mengecek kotak itu berasal dari mana.Namun lagi-lagi Reno tidak menemukan siapa pengirim paket tersebut.


Reno yang sudah diselimuti rasa penasaran langsung membuka paket tersebut.Dan betapa terkejut nya dia,saat membuka paket tersebut.


Reno lagi-lqgi menemukan foto istri nya dan juga sebuah surat yang isi nya masih sama seperti yang sudah-sudah.


"Al,cari tahu siapa pengirim paket ini!" ucap Reno dingin.

__ADS_1


"Baik tuan." jawab Ali yang langsung keluar dari ruangan tersebut.


Reno yang masih kesal lantas merobek surat yang dikirim orang misterius itu dan langsung membuang kotak itu ketong sampah.Reno hanya menyisakan foto istri nya yang sedang tersenyum manis disana.


Reno duduk dikursi kebesaran nya.Dia merasa sangat kacau saat ini.Dia memijat pelipis nya untuk mengurangi rasa pening nya.


"Ari!" seru Reno sambil menatap lurus kedepan.


Reno sebenar nya sudah bisa menebak siapa yang mengirimi dia paket-paket yang berisi surat ancaman dan juga foto istri nya itu.Akan tetapi Reno belum memiliki cukup bukti untuk bertindak kepada sang peneror nya.


Reno masih mengumpulkan cukup bukti untuk nya membuat perhitungan kepada musuh nya.Karena Reno tidak mau bertindak gegabah.


Tok..tok..tok..


Terdengar suara ketukan pintu dari luar ruangan.


"Masuk!" seru Reno dari dalam ruangan.


Pintu pun terbuka dan ternyata yang mengetuk pintu itu adalah Ali.


"Bagai mana?" tanya Reno dingin.


"Paket itu diantarkan tepat pukul tujuh malam. Security yang bertugas malam yang menerima nya,kemudian oleh security ditaruh di meja resepsionis dengan memberi catatan kecil diatas nya.Bawa paket tersebut untuk anda tuan.Dan pagi tadi oleh resepsionis diantarkan kepada sekertaris anda,dan langsung diletakan disini oleh sekertaris anda tuan." ucap Ali menjelaskan.


"Lalu?!" ucap Reno dingin.


"Lalu saya juga sudah memeriksa rekaman cctv,disana terlihat orang yang mengantar dan juga nomer kendaraan yang digunakan.Tim sudah saya kerahkan untuk melacak kendaraan tersebut,dan siapa pemilik nya.Paling lama sebelum makan siang anda sudah mendapatkan informasi nya tuan." ucap Ali dengan tenang.


"Oke,saya tunggu info selanjutnya."ucap Reno pelan dan kemudian dia mengusap wajah nya dengan kedua telapak tangan nya. "Hari ini apa schedule saya."ucap Reno lagi.


"Hari ini anda akan meeting dengan perwakilan dari perusahaan METTA,kemudian setelah makan siang anda harus mengecek proyek di kota B." ucap Ali menjelaskan.


"Oke,jam berapa kita mulai meeting dengan METTA grup?"


"Tepat pukul sembilan tuan."


"Oke,saya masih punya waktu satu jam.Kamu boleh keluar,dan silahkan siapakan semua materi meeting nya."


"Baik tuan."


Ali pun kemudian keluar dari ruangan itu.


Reno pun mulai melakukan pekerjaan nya,dia mulai berkutat dengan laptop nya.


Kemudian tepat pukul sembilan pagi Reno dan Ali sudah memasuki ruangan meeting.Dan disana sudah ada perwakilan dari METTA grup yang memang akan melakukan kerjasama dengan perusahaan milik Reno.


Meeting pun dimulai,Reno terlihat sangat profesional.Dia fokus mendengarkan presentasi yang dibawakan oleh METTA grup.

__ADS_1


next bab ya


__ADS_2