
Kehamilan Lona pun sudah sampai di Bandung, Biyanka sudah memberitahu Lio jika saat ini Lona sedang mengandung.
Reaksi Lio pun tidak berbeda jauh dengan Tian dan Biyanka di Jakarta dia pun sangat senang bahkan antusias menyambut kelahirannya.
Ingin rasanya dia pulang ke Jakarta memeluk Lona dan memberikan ucapan kepadanya namun dia harus kembali menahannya karena saat ini di kampusnya sedang mengadakan suatu acara dan Lio menjadi penanggung jawab di sana.
******
Seperti biasanya Lio berangkat Kuliah dengan menggunakan mobil kesayangannya melajukan nya menuju kampus, berbeda dengan biasanya pagi ini Lio tidak berangkat bersama Sasya karena memang Sasya baru ada kelas siang nanti sedangkan dirinya harus pagi pagi datang ke kampus karena ada ujian pagi ini.
Sesampainya di kampus terlihat kedua temannya sudah berada di sana karen mobil Dion dan Rendi sudah terparkir.
Lio berjalan turun, namun tidak sengaja di bertabrakan dengan seseorang..
" Sorry,, " Ucap Lio
" Oke gak papa " Ucap Laki laki yang terlihat asing bagi Lio karena dia baru pertama melihatnya.
Lio kembali berjalan melewati lorong kampusnya, dia terus berpikir dengan laki laki tadi dia merasa jika pernah melihatnya namun dia lupa dimana dan kapan.
" Lah ini orang baru datang,, Kemana aja sih Loe " Ucap Rendi
" Dadi Apartemen lah,, Kenapa kangen sama gue " Ucap Lio dan membuat Rendi menggidik ngeri
Dion tertawa melihat Rendi yang selalu sukses di kerjain Lio.
" Oya Gue ada kabar gembira " Ucap Lio yang teringat dengan kehamilan Lona
" Loe dapet undian Li " Ucap Rendi Ngawur
" Enak aja Loe,, "
" Terus apa sih, kayaknya seneng banget Loe" Lanjut Dion
" Lona Hamil guys " Ucap Lio gembira
__ADS_1
" Apa serius Loh,, Wuidih,, bakal punya ponakan gue "
" Serius lah,, gue juga seneng benget Yon "
Dion dan Lio menatap Rendi yang malah terlihat sedih,,
" Loe kenapa Ren, sakit " Ucap Lio
" Gue sedih,, kenapa Lona menikahnya gak sama gue ya, pasti bahagia banget gue karena Lona hamil "
" Loe bahagia tapi Lona menderita " Ucap Dion terkekeh
" Ya Kali gue punya adik ipar kaya Loe Ren, Ogah gue " Lanjut Lio tertawa
" Kalian tuh gak punya perasaan apa sama gue " Ucap Rendi kesal
***"*"***
Sementara Sasya,,
" Hai Bunda " Ucap Sasya
" Hai sayang, Sudah rapi mau berangkat kuliah ya "
" Iya Bun,, Sasya berangkat dulu ya Bun "
" Iya Sayang hati hati ya "
Sasya mengangguk dan berjalan keluar, dia menggunakan mobilnya ke kampus karen Lio yang sudah berangkat pagi.
-
Lio berada di perpustakaan mengerjakan tugas kuliahnya sampai tidak menyadari kedatangan Sasya di sana.
" Ehem,, sibuk banget " Ucap Sasya tersenyum
__ADS_1
" Sasya,, Sorry gue gak Lihat "
" Iya Gak papa,, Ada yang mau gue bantu "
" Gak Usah ini udah selesai Ko,, "
Sasya mengangguk dan duduk di samping Lio yang masih fokus dengan Laptopnya dengan jarinya yang sangat lihat menari di atas keyboard.
Tidak lama Lio sudah menyelesaikannya, dia menutup laptopnya dan memandang Sasya.
" Oya Sya, Gue ada berita gembira "
" Gembira apa tuh " Ucap Sasya penasaran
" Lona hamil "
" Apa hamil,, " Ucap Sasya keras dan semua menatap mereka..
Sasya langsung tersenyum dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
" Jangan keras keras kali, Nanti di kira Loe hamil " Ucap Lio dan membuat Sasya memukul lengan Lio
Karena mereka takut mengganggu yang lainnya akhirnya mereka keluar dan menuju kantin dimana Dion dan Rendi sudah lebih dulu ke sana.
" Jadi Loe gak ada rencana buat balik ke Jakarta "
" Rencana sih Ada cuma nunggu habis Ujian lah,, kenapa Loe mau ikut "
" Pengin sih,, gue juga kangen sama Lona Juga Tante Biyanka "
Lio tersenyum,,
Memang Sasya langsung sangat dekat dengan kedua wanita yang di sayangi nya dan dia merasa lega karena juga Orang tuanya tidak melarangnya dekat dengan Sasya.
Mereka kembali berjalan menuju kantin dengan masih saling mengobrol, namun tanpa mereka sadari semua itu tidak lepas dari pandangan seseorang.
__ADS_1
Semua gerak gerik Lio dan Sasya terus di perhatikan Seseorang.