Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
TERKEJUT


__ADS_3

Waktu sudah menunjukkan pukul 02.00 dini hari. Pesawat yang ditumpangi Reno dan Ali pun sudah mendarat dengan selamat di tanah air.


Reno dan Ali pun keluar dari pesawat dan mereka kini tengah berada di bandara, menunggu kedatangan Alvin yang akan menjemput mereka.


Hampir setengah jam Reno dan Ali menunggu kedatangan Alvin di bangku tunggu bandara.


"Ish, ke mana sih si Alvin diteleponin susah banget." gerutu Reno sambil terus menghubungi Alvin dengan ponselnya.


Tak berapa lama kemudian setelah Reno menghubungkan Alvin yang tak kunjung dijawab panggilan teleponnya oleh Alvin .Dari kejauhan pun terlihat sosok Alvin yang tengah berlari menuju ke arah Reno dan Ali.


" Sorry sorry gue telat ,tadi gue habis ada urusan sebentar." ucap Alvin dengan terengah-engah ketika sudah berada di hadapan Reno.


" Ya udah kita langsung jalan sekarang aja, gue pengen buru-buru sampai rumah badan gue udah pegel." ucap Reno memberi usul.


" Alah udah pada pegel apa udah kangen?" tanya Alvin dengan nada mengejek.


" ya Kangen juga nggak apa-apa kan udah sah." jawab Reno sambil berjalan mendahului Alvin dan juga Ali.


" Ish, dasar beringin tua ngeselin banget sih ini orang." gumam Alvin yang terdengar oleh Reno.


" Enggak usah ngomongin orang, nggak apa-apa gua beringin tua yang penting gue udah laku dari pada elu!" ucap Reno yang masih terus berjalan.


Alvin yang melihat tingkah sahabatnya itu hanya dapat menggelengkan kepalanya sambil melihat ke arah Ali,sementara Ali hanya dapat menyebikkan bahunya.


Akhirnya ketiga pria dewasa itu pun berjalan bersamaan menuju parkiran Bandara.


Reno ,Ali dan Alvin sudah berada di dalam mobil. Alvin mengemudikan mobilnya ,sementara Ali duduk di sebelah bangku pengemudi dan tentunya Reno duduk di belakang sebagai penumpang.


panjang perjalanan ketiga pria dewasa itu hanya saling terdiam satu sama lain.


Empat puluh lima menit kemudian mobil Alvin pun tiba di kediaman Reno.


Tiiin..... Alvin memencet klakson mobil.


dan seketika itu pula seorang petugas keamanan membukakan pintu gerbang untuk memberikan jalan masuk kepada Alvin.


" Selamat malam tuan, selamat datang kembali di kediaman anda." ucap petugas Keamanan saat membukakan pintu untuk Reno.


"Emmm.. Apakah kondisi di rumah tetap aman?" tanya Reno pada sang petugas keamanan.


" Kondisi dan situasi di rumah aman terkendali tuan." jawab sang petugas keamanan dengan sigap.


" Bagus." jawab Reno singkat


"Kalian berdua mau menginap atau pulang?" tanya Reno kepada Ali dan Alvin.


"Gue pulang aja deh, soalnya gua masih ada janji sama Lisa." jawab Alvin sambil tersenyum.


"Buruan nikah Vin, jangan maksiat mulu." ujar Reno sambil menatap sinis ke arah Alvin.


" Iya ntar kalau udah waktunya gue pasti nikah." jawab Alvin sambil menggaruk-garuk belakang kepalanya yang tak terasa gatal.


"Kalau kamu Al, mau pulang atau mau menginap?" tanya Reno pada Ali yang sedang berdiri di samping pintu mobil.

__ADS_1


"Saya izin pamit pulang saja Tuan, karena masih harus ada yang saya kerjakan." jawab Ali pelan.


"Apalagi yang mau lu kerjain malam-malam gini Al,c*l*ya?" tanya Alvin Sambil tertawa kegirangan.


Seketika itu pula muka Ali memerah karena malu,yang ternyata Alvin dapat membaca pikirannya.


"Makanya Al buruan nikah ,biar nggak kebanyakan main sama tante Giv(salah satu merk sabun mandi)." ucap Reno Sambil tertawa.


Begitu pula dengan Alvin yang tertawa terbahak-bahak ,sementara Ali hanya dapat diam dan dengan wajah yang memerah karena malu.


"Udahlah kalian berdua pulang sana buang-buang waktu gua aja." ucap Reno sambil memasang wajah kesal.


" Dih ngeselin, udah dianterin malah diusir. Udah ayo Al kita pulang,kita tuntaskan hasrat yang tertunda gara-gara dia." ucapkan sambil masuk ke dalam mobilnya.


dan Ali pun menyetujui ajakan Alvin untuk pulang .Ali pun mengikuti Alvin untuk masuk ke dalam mobil.


Sementara Reno hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah kedua sahabatnya itu.


Mobil Alvin pun keluar dari parkiran rumah Reno. Sementara Reno bergegas masuk ke dalam rumah untuk menemui sang istri yang sudah sangat dia rindukan nya.


Reno pun berjalan masuk ke dalam rumahnya dan langsung menuju kamar tamu yang berada di lantai satu rumah nya.


" Selamat datang kembali tuan." sapa Pak Yus agak terkejut saat melihat Reno memasuki rumah.Pasal nya baru besok tuan nya ini akan pulang.


"Iya pak Yus." jawab Reno sambil berjalan menuju kamar tamu yang berada di lantai bawah.


"Maaf tuan,nyonya Aruni malam ini tidur diatas." ucap pak Yus saat Reno akan membuka pintu kamar tamu.


" Di kamar kami?" tanya Reno sambil menaikkan sebelah alisnya.


Reno tak menjawab ucapan Pak Yus, dia hanya mengangkat alisnya dan juga masang wajah bingung.


" Ya sudah Pak Yus saya ke atas dulu." ucap Reno sambil berjalan menaiki tangga rumahnya.


"Baik tuan." ucap pak Yus .


Reno pun berjalan menaiki tangga menuju ke kamarnya. Reno membuka pelan-pelan pintu kamarnya yang memang tidak pernah dikunci oleh istrinya.


Reno masuk ke kamar dengan cahaya temaram yang dihasilkan dari lampu tidur. Reno merasa terkejut saat kakinya memasuki kamar itu, karena dekorasi kamarnya berubah mulai dari dinding, furniture dan dan juga tata letaknya.


Reno berjalan pelan-pelan menuju kasur, dia masih ingin memberi kejutan kepada istrinya karena dia pulang lebih awal.


Reno mengesampingkan penasarannya dan juga rasa terkejutnya soal kamar yang berubah. Dia lebih memilih untuk memberi kejutan kepada istrinya. Oleh sebab itu Reno bergegas langsung ke kamar mandi untuk segera membersihkan diri dan naik ke atas ranjang big size miliknya.


Selesai membersihkan dirinya Reno langsung menaiki ranjang big size miliknya dengan sangat hati-hati. Karena ia takut nanti istrinya akan terbangun.


Perlahan Reno masuk ke dalam selimut yang sedang dipakai istrinya. Sengaja Reno tidak membangunkan istrinya karena ia ingin memberikan kejutan kepada istrinya Saat bangun tidur esok hari.


Sementara Aruni yang sudah terlelap dalam tidurnya tidak mengetahui suaminya sudah pulang.


Hingga akhirnya sepasang suami istri itu pun tidur bersama di atas ranjang big size milik mereka.


...

__ADS_1


Keesokan paginya.


"Aaaaaaaaaaahhh...." teriak Arun di saat mengetahui ada seseorang di sampingnya dengan posisi tidur membelakanginya.


Sontak teriakan aruni membuat Reno yang tengah tidur dengan posisi belakangnya langsung bangun dan kaget.


" Sayang ada apa?" tanya Reno panik.


Aruni yang melihat suaminya sudah duduk di hadapannya hanya dapat tertegun dan membuka mulutnya lebar-lebar.


"M-ma-mas Reno?" ucap Aruni tak percaya.


"Kejutaaaaaa!" seru Reno setengah berteriak berteriak.


" Kamu beneran Mas Reno?!" tanya Aruni tak percaya.


Sementara Reno hanya mengakukan kepalanya sambil tersenyum.


"Beneran, kamu Mas Reno nya aku?" tanya Aruni yang masih tak percaya.


" Iya sayang ,sayaReno." ucap Reno meyakinkan istrinya.


"Aaahh mas Reno, kok pulang gak bilang-bilang?"Tanya Arubi sambil memeluk suaminya.


"Saya sengaja nggak bilang, karena saya mau kasih kejutan untuk kamu." jawab Reno sambil mengecup pucuk kepala istrinya.


"Aah gak asik deh." ucap Aruni sambil melepaskan pelukannya.


"Apanya yang nggak asik?" tanya Reno bingung.


" Kamu yang nggak asik, katanya pulangnya besok kenapa sekarang udah sampai?"


"Lho kok gitu bukanya senang suaminya pulang lebih awal?"


" Iya senang banget sih, tapi kan jadinya berantakan rencana aku."


"Memangnya kamu punya rencana apa?"


"Kamu emangnya nggak sadar mas,kalau ada yang berubah dari kamar kita?"


"Oh ya ,ini yang mau saya tanyain dari semalam, tapi kamunya udah tidur jadinya saya nggak jadi nanya."


"Terus kamunya ikut tidur juga gitu?"


"Hehe iya, habisnya saya ngantuk banget dan juga saya melihat kamu tidur nya nyenyak banget. Oh iya ngomong-ngomong kenapa kamarnya berubah?"


" Tadinya aku pengen kaya di drama-drama Korea yang aku tonton Mas, mau kasih kejutan untuk suaminya dengan cara merenovasi kamar dan juga servis istimewa ketika suaminya pulang dinas. Eh tahu nya gagal,suaminya pulang nggak sesuai schedule."ucap Aruni dengan menyebikkan bibirnya karena kesal.


" Oh gitu, ya udah maaf ya. Saya juga tadinya mikir mau ngasih kejutan ke kamu dengan cara pulang lebih awal ,tapi kalau saya berhasil dong kamunya terkejut."ucap Reno yang kemudian ******* b*b*r ranum istri nya.


Aruni yang memang sudah rindu akan cumbuan suami nya itu pun,mulai terbuai dengan permainan ******* dari suami nya.


Sampai akhir nya pasangan suami istri itu pun melepaskan hasrat mereka dipagi hari dalam penyatuan yang nikmat.

__ADS_1


next bab ya say...


__ADS_2