Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
PERMULAAN


__ADS_3

Reno kemudian menemui Ali di lobby apartemen nya.


"Maaf Al,padahal saya janji kamu akan free hari ini.Ternyata saya meminta kamu untuk bekerja lagi." ucap Reno merasa tidak enak Hati.


"Tidak masalah tuan." ucap Ali tegas.


"Bagai mana?sudah sejauh mana yang kamu lakukan." tanya Reno pada Ali.


"Saya sudah membuat para investor itu untuk menarik saham nya dan menjual nya pada kita.Dan membuat harga saham nya semakin merosot jauh." ucap Ali menjelaskan.


"Bagus,lalu bagai mana dengan keluarga nya?" Tanya Reno dingin.


"Dia adalah anak yatim piatu.Dan semua aset nya adalah milik dia.Tapi saya pastika dalam beberapa jam semua nya akan berpindah tanga pada anda tuan." ucap Ali meyakinkan.


"Oke,terus lakukan yang terbaik.Jangan sampai kecolonga.Saya ga mau dia lolos dari jeratan hukum juga." ucap Reno dingin.


"Baik tuan,kalau begitu saya permisi." jawab Ali sambil berpamitan.


" Baik." jawab Reno singkat.


Ali kemudian meninggalkan Reno.Dan Reno pun buru-buru kembali keunit apartemen nya.Dia takut Aruni bangun.


Reno sudah sampai diunit apartemen nya.Dia membuka pintu kamar nya,dan melihat Aruni masih tertidur pulas.Reno menutup kembali pintu kamar nya.Dan kemudian dia berjalan menuju sofa besar diruang tamu.Dia merebahkan tubuh nya disana.Sebenar nya dia juga merasa sangat lelah. Reno mencoba memejamkan mata nya. Bagian mata nya ditutupi dengan satu lengan nya.Tubuh nya terasa sangat lelah. Reno mulai teringat kembali akan kata-kata yang dikirim Ari pada pesan nya untuk Aruni.


Tak terasa ternyata Reno pun telah tertidur pulas.


...


Sementara di tempat lain.Ari mulai urung-uringan. Pasal nya hampir semua investor nya menarik diri dari perusahaan nya.Ditambah lagi mereka menjual saham nya pada orang lain. Ari mulai kehilangan banyak uang.Semua pemegang saham menyalahkan nya.Ari pergi meninggalkan perusahaan sesaat setelah meeting selesai. Dia meninggalkan perusahaan nya dengan mengendarai mobil nya dengan kecepatan diatas rata-rata.Ari mencoba menghubungi seseorang untuk meminta pertolongan.


"Dimana?Gue butuh lu ni." ucap Ari pada sambungan telepon nya. "Oke gue kesitu." ucap Ari.


Ari pun memacu kendaraan nya dengan kecepatan penuh.Ari sampai diperusahaan milik Seno.Dia kemudian berhenti dilobby utama perusahaan milik Seno.Dia kemudian memberikan kunci mobil nya pada scurity untuk memarkirkan mobil nya. Ari kemudian berjalan dengan cepat menuju ruangan milik Seno.


"Maaf pak.Pak Seno sedang ada tamu." ucap Secretaris Seno.


Ari tak menghiraukan ucapan secretaris itu.Dia tetap saja berjalan dan langsung masuk keruangan Seno.Didalam ruangan Seno memang sedang ada tamu.


"Ari!" Seru Seno kaget. "Tunggu sebentar ya." ucap Seno.


Ari hanya menganggukan kepala nya.Dan berjalan menuju bangku yang disediakan disana.


Seno pun kembali pada kerjaan nya.Dan tak lama kemudian tamu nya pun keluar dari ruangan nya.


"Ada apa?" tanya Seno pada Ari sesaat setelah tamu nya keluar dari ruangan nya.

__ADS_1


"Sial,semua investor gue narik diri dari perusahaan gue." ucap Ari kesal.


"Apa yang udah lu lakuin,kenapa mereka narik diri.Terus gue liat indexs saham lu kenapa merosot jauh." ucap Seno tegas.


"Gue emang kurang fokus beberapa hari ini." jawab Ari sekena nya.


"Ini semua pasti gara-gara lu masih ngejar-ngejar mantan pacar lu itu.Gue kan udah bilang jangan kaya gini. Lu ga tau siapa Reno.Dan lu ga akan sanggup melawan dia.Gue yakin ini semua ada campur tangan dia." ucap Seno menjelaskan.


"Emang B****s** dia.Gue ga akan tinggal diam." u ucap Ari sambil membuaka kancing lengan baju nya.


"Percuma lu,ga akan bisa ngelawan dia dengan cara apa pun. Dia pasti bisa menghancurkan lu hanya dengan menjentikan jari nya." ucap Seno memberi tahu.


"Gue ga peduli.Gue juga bisa melakukan apa yang dia lakukan." ucap Ari sinis.


"Lu akan melakukan dengan cara apa? Sekarang aja lu udh ga punya apa-apa. Ini baru sebagian kecil yang dia lakukan sama lu." ucap Seno.


"Gue ga akan tinggal diam.Gue akan balas semua nya dan gue pastikan semua yang dia rebut dari gue akan gue ambil kembali." ucap Ari tak mau kalah


"Jangan gila.Dia ga pernah ngerebut apa yang lu punya.Semua nya udah takdir,lagi pula kan lu sendiri yang ninggalin mantan pacar lu itu." ucap Seno tegas.


Ari hanya diam,wajah nya memerah,rahang nya mengeras karen menahan amarah.Ari mengepalkan kedua tangan nya.Dia benar-benar sangat marah.


Seno yang melihat Ari hanya dapat menggelengkan kepala nya.


"Cih,ga sudi.Gue ga akan pernah menyerah untuk mendapatkan kembali apa yang udah gue punya. Kalau dia memang mau perang sama gue.Gue akan lawan dia." ucap Ari sesumbar.


"Terserah lu,yang jelas gue udah pernah ngingetin lu." ucap Seno kesal.


"Sekarang gue minta lu ada dipihak gue.Gue minta suntikan dana dari lu." ucap Ari tanpa basa basi.


"Sorry,gue ga mau memihak sama siapa pun.Gue ga mau terlibat masalah lu." ucap Seno tegas.


Braaaak..tiba-tiba Ari menggebrak meja kerja Seno.


"Lu,kan sepupu gue.Lu harus nya memihak sama gue!" ucap Ari marah.


"Berhenti jadi pecundang! Lu yang membuat masalah,lu juga yang harus menyelesaikan nya. Bukan malah melibatkan orang lain untuk terlibat masalah yang sama." ucap Seno berusaha tetap tenang.


"Akh,Persetan lu.Kalau lu emang ga mau bantu gue.Ga usah ceramah." ucap Ari sambil menunjuk wajah Seno dengan telunjuk nya.Kemudian dia berlalu meninggalkan Seno.Dan keluar ruangan itu dengan membanting pintu.


Seno hanya menggelengkan kepala nya.Dia tak habis pikir dengan tingkah sepupu nya itu.Dia merasa Ari sudah diluar akal sehat nya.


'Entah apa yang membuat lu begitu terobsesi sama mantan pacar lu itu.' gumam Seno pada dirinya sendiri.


Seno mencoba menghubungi Reno.Dia ingin membicarakan masalah Ari pada Reno.

__ADS_1


"Hallo." ucap Seno ketika Reno sudah menjawab panggilang telepon nya.


"Bisa ketemuan hari ini?" tanya Seno pada Reno.


"Oke,gue kesana." ucap Seno yang kemudian memutuskan sambungan telepon nya dengan Reno.


Seno segera meraih jas dan kunci mobil nya.Dia bergegas keluar dari perusahaan.


"Mil,saya keluar sebentar.Kalau ada yang cari ga buat janji dulu.Tolong di hold ya." ucap Seno pada Karmila secretaris nya.


"B****s** emang tuh si Ari.Gue baru aja pulang honeymoon udah dikasih masalah yang harus nya bukan urusan gue." ucap Seno pada diri nya sendiri sambil menggunakan seatbelt. Seno kemudian mengemudikan mobil nya dengan kecepatan rata-rata.


...


Sementara di apartemen nya Reno yang baru saja menerima panggilan telepon dari Seno,merasa ada sesuatu yang tidak beres.Tak biasa nya Seno meminta bertemu dijam kantor seperti ini.Reno merasa bingung sekarang,dia akan bertemu dengan Seno diapartemen nya. Reno sebenar nya belum ingin mempublikasikan Aruni pada siapapun sampai nanti dihari pernikahan mereka.Tapi Reno tak mungkin meninggalkan Aruni yang tengah tertidur diapartemen nya seorang diri. Akhir nya Reno mengalah dengan tekad nya.Dia membiarkan Seno melihat Aruni untuk yang pertama kali nya.


"Mas Reno." Panggil Aruni yang sudah keluar dari kamar nya Reno.


"Lho,kamu udah bangu?" tanya Reno yang melihat Aruni keluar dari kamar.


"Iya,sudah masuk waktu dzuhur ya mas?Soal nya ga kedengeran suara adzan." ucap Aruni sambil mendaratkan bokong nya disamping Reno.


" Iya sudah.Mau shalat berjamaah ga?" tanya Reno pelan.


"Mau mas,beneran mas Reno mau jadi imam shalat ku sekarang?" tanya Aruni sambil tersenyum senang.


"Iya." jawab Reno sambil tersenyum. "Sebentar saya telepon Ari dulu,untuk mengantar mukena." ucap Reno


"Ga perlu mas,aku selalu bawa punya ku sendiri." jawab Aruni senang.


"Tapi kan,Ali tetap harus kesini.Karena kalau kita belum muhrim kata nya ga boleh melakukan shalat berjamaah hanya berdua.Nanti yang ketiga nya setan." ucap Reno menjelaskan.


"Tapi kita sudah berduaan dari pagi." ucap Aruni sambil nyengir.


"Iya juga ya." ucap Reno sambil menggaruk kepala nya yang tak gatal. "Tapi,kita panggil Ali aja ya.Biar kita ga dosa." ucap Reno tersenyum.


"Iya." jawab Aruni pelan.


"Ya udah.Kamu mau wudhu dulan?" tanya Reno


"Iya,aku duluan ya." jawab Aruni dan Reno hanya menganggukan kepala nya sambil tersenyum.


Kemudian Reno,Ali dan Aruni menjalankan kewajiban nya sebagai seorang muslim.Mereka melakukan nya secara berjamaah.Dengan Reno sebagai Imam nya.


next bab ya..

__ADS_1


__ADS_2