Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
MAKAN SIANG


__ADS_3

Reno yang sudah selesai mandi,langsung bergegas menuju ruang ganti di ruang pribadi nya.Disana sudah ada baju yang akan dia kenakan.


Setelah mengenakan pakaian nya Reno,segera menghubungi Ali.


Tok..tok..tok..


Terdengar suara ketukan pintu dari luar.


"Masuk." ucap Reno dari dalam ruangan.


Maaf tuan,mobil sudah siap." Ucap Ali dengan sopan.


" Oke,ayo berangkat sekarang." jawab Reno


Kemudian Reno dan Ali keluar ruangan secara bersamaan.


Reno dan Ali turun menggunakan lift khusus CEO. Mereka menuju lobby utama.Sesampai nya di lobby Reno dan Ali langsung berjalan menuju mobil yang sudah disiapkan.


Reno duduk di bagian belakang penumpang sementara Ali yang mengemudikan mobil.


"Li,bagai mana semua sudah disiapkan untuk besok?" tanya Reno pada Ali.


"Sudah tuan.Semua data yang diminta sudah saya kirim lewat email.Dan semua keperluan tuan sudah disiapkan oleh pak Lenan." jawab Ali.


" Bagus." ucap Reno singkat.


Bip..suara pesan masuk kedalam ponsel Reno.


1 massage .Tulisan pada layar ponsel Reno.


Kemudian Reno membuka pesan itu dan ternyata dari Vero.


Vero massage : Ren,ada waktu ga?temenin lunch


yu?"


Reno massage : "Sorry,gue lagi diluar.Ada janji


lunch sama klien."


Vero massage : "Ooh,gitu.Oke deh,sorry ganggu


ya."


Reno massage : " It's oke."


Ketika Reno selesai mengetikan pesan terakhir pada Vero,tiba-tiba dia teringat akan Aruni. Dia ingin bilang pada Aruni kalau dia akan Jepang untuk beberapa hari kedepan.


Reno mencoba menghubungi Aruni.Tapi seketika juga dia urungkan.


'Kalo gue hubungin dia duluan,nanti dikirain gue yang mau banget sama dia.' gumam Reno dalam hati.


Kemudian Reno mengurungkan niat nya menghubungi Aruni. Reno lantas memasukan lagi ponsel nya kedalam saku jas nya.


Tak lama Reno dan Ali sampai di depan restoran yang sudah ditunjuk untuk makan siang bersama klien nya.

__ADS_1


Reno dan Ali berjalan masuk kedalam restoran tersebut. Mereka menemui resepsionis,untuk menanyakan tempat yang sudah direservasi oleh klien Reno.


"Permisi mba,reservasi atas nama nona Milly." tanya Ali pada Resepsionis.


" Oh, dengan pa Reno." tanya Resepsionis itu.


"Iya." Jawab Ali.


"Mari saya antar." ucap Resepsionis itu sambil berjalan didepan Reno dan Ali.


"Silahkan tuan,sebelah sini." ucap resepsionis tadi ketika sampai di pintu VIP.


"Iya mba trimkasih ya." jawab Ali ramah.


Ali kemudian membuka pintu ruangan VIP tersebut dan didalam nya sudah ada meja yang tertata rapi dengan dua bangku yang sudah dihias dengan kain satin dan bunga.


"Ali,kita ga salah ruangan?" tanya Reno heran.


"Seperti nya tidak tuan,karena resepsionis tadi bilanng nya disini."jawab Ali yang sama heran nya.


Reno dan Ali mencoba melihat sekeliling ruangan.Tidak ada yang aneh hanya ada beberapa hiasan dari bunga hidup dan juga..tunggu dulu.Reno menangkap bayangan yang dilihat nya. dari balik dinding disebelah kanan. Reno berjalan menuju bayangan itu.Dan ternyata itu bayangan ranjang tempat tidur uang sudah dihiasi oleh bunga-bunga dan juga aroma terapi yang menusuk hidung.


"Ali,kenapa ada tempat tidur?" tanya Reno heran.


Ali mencoba mengecek. Kesekeliling tempat tidur.Takut ada sesuatu disana.


"Tuan apa perlu saya panggil pelayan untuk meminta penjelasan." ucap Ali.


"Ga perlu." jawab Reno.


Ceklek...tiba-tiba suara pintu terbuka.Dan ketika dilihat oleh Reno dan Ali,ternyata seorang wanita cantik dengan tinggi sekitar 175cm dan berpakaian sangat s**y, itu adalah nona Milly.


"Engga,saya juga baru datang kok." jawab Reno.


"Mari duduk pak Reno." ajak nona Milly sambil menunjuk meja makan didepan nya.


Reno pun segera berjalan menuju meja makan. Sementara Ali mengekor di belakang nya.


"Maaf pak Reno.Saya hanya menyediakan dua bangku.Karena saya fikir hanya kita berdua." ucap nona Milly dengan gaya manja nya.


"Ga masalah.Ali bisa keluar dan makan di bangku yang lain." ucap Reno.Dan dijawab anggukan oleh Ali.


Kemudian Ali pun keluar ruangan.Tinggallah Reno dan Milly dalam ruangan VIP tersebut.


"Maaf pak Reno,apa bila jamuan ini kurang baik." ucap nona Milly.


"Iya." jawab Reno datar.


"Silahkan pak Reno cicipi makanan nya." ucap nona Milly sopan.Dan Reno hanya menganggukkan kepala.


"Maaf saya tidak minum alkohol." ucap Reno ketika nona Milly hendak menuangkan Alkohol pada makanan nya.


"Oh,maaf saya fikir anda tipe pria yang suka minum." ucap nona Milly.


"Saya suka minum,tapi dengan kadar yang cukup rendah." jawab Reno.

__ADS_1


"Oh,oke.Tapi tentu nya anda tidak ingin menyinggung saya untuk kali ini.Mari bersulang." ucap nona Milly menuangkan anggur pada gelas Reno.


Karena merasa tidak enak Reno akhir nya menuruti kemauan nona Milly,untuk bersulang. Setelah bersulang mereka mulai menikmati makanan mereka.Ketika sedang makan tiba-tiba kaki nona Milly meraba-raba kaki Reno. Sontak membuat Reno menghentikan makan nya. Nona Milly yang melihat itu pun lantas menghentikan juga aktifitas makan nya.


"Pak Reno,kenapa?" tanya nona Milly dengan gaya centil nya.


Reno tak menjawab pertanyaan nona Milly.Dia menatap tajam kearah nona Milly.


"Apa ada yang salah sama makannya?atau makanan nya tidak enak?" tanya nona Milly sambil *******-***** manja telapak tangan Reno.


Reno yang mendapat remasan itu segera menepis tangan nona Milly.Dia memindahkan tangan nya. Reno sadar ada yang tidak beres dalam tubuh nya.Seperti sesuatu keinginan yang berlebih. Reno tahu bahwa dia sedang berada dalam pengaruh obat p*r***s**g. Reno mencoba menyadarkan tubuh nya.Reno tau nona Milly sudah memasukan sesuatu pada minuman atau makanan nya.Karena dia merasa panas sekali saat ini.Dia berusaha mengontrol diri nya.Nona Milly yang mendapatkan respon seperti itu dari Reno kemudian beranjak dari duduk nya dan menghampiri Reno,dia memluk Reno dari belakang dan memberikan hembusan nafas dan sesekali mengec** di leher Reno


Reno yang merasakan ada yang tidak beres dalam tubuh nya,sebenar nya merasa bergairah mendapat perlakuan seperti itu.Namum Reno berusaha mengontrol tubuh nya.Dia sadar bahw sebentar lagi dia akan menikah.Dan dia tidak ingin mendapat masalah baru setelah ini.


"Apa yang anda lakukan nona?!" tanya Reno dingin.


"Aku hanya melakukan apa yang seharusnya aku lakukan,kepada seorang CEO besar seperti anda."ucap nona Milly sambil terus mengec** leher Reno.


Reno yang merasa ada suatu benda kenyal nan empuk yang mendarat di belakang punggung nya merasakan sensasi lain dalam tubuh nya.


"Minggir!" ucap Reno ketus.


Nona Milly yang tak menggubris ucapan Reno.Dia semakin liar,dia mulai membuka satu persatu kancing jas milik Reno.


Reno yang mendapatkan perlakuan itu,langsung mencengkram tangan nona Milly.


"Jangan berlebihan."ucap Reno sambil menghempaskan tangan nona Milly dan beranjak dari duduk nya.


"Akh..!" pekik nona Milly dengan suara manja nya.


"Pak Reno,saya tahu anda single,anda butuh ini." ucap nona Milly sambil menurunkan satu tali gaun nya.Dan membuat sesuatu nenyembul dari balik gaun nya.


Reno yang memang sedang te**ng,hanya dapat menelan ludah.Dia sadar kalau sesuatu dibawah sana juga sedang berontak menginginkan sesuatu yang lebih.Tapi Reno tetap berusaha mengontrol tubuh nya.Dia tidak menjawab ucapan nona Milly,Reno membalikan tubuh nya dia berjalan menuju pintu keluar.


"Pak Reno,saya ikhlas kok pa,ini bukan persyaratan perjanjian kerja kita.Ini diluar itu." ucap Nona Milly yang sudah menanggalkan gaun super s**y nya itu,sambil memeluk Reno dari belakang.


"Lepaskan saya!" seru Reno dingin.


"Saya tau anda juga menginginkan nya bukan? jujur pak Reno saya pun sedang b***h*. Saya bisa memuaskan anda pa Reno." Ucap nona Milly yang sudah berada di depan Reno.


Reno yang melihat nona Milly hanya menggunakan pakaian d***m nya.Hanya dapat menelan salivahnya. Dia berusa sebisa mungkin mengontrol tubuh nya. Nona Milly berjalan mendekati Reno.Dan mengalungkan tangan nya di leher Reno,nona Milly berusaha mendekati b**** Reno.Dia berjinjit agar bisa m*****t b**** milik Reno. Sepersekian detik nona Milly berhasil m*****t b**** Reno.Reno yang mendapat serangan mendadak segera mendorong nona Milly.


"Jaga sikap anda.Jika tidak ingin saya hancurkan." ucap Reno penuh penekanan.


"Anda tidak perlu seperti itu pak Reno,anda jangan terlalu munafik." ucap nona Milly sambil terus meremas p*****r*milik nya didepan Reno.


Reno yang merasa sudah tidak bisa mengontrol tubuh nya.Segera melangkahkan kaki nya menuju pintu keluar.


"Pak Reno,anda mau kemana?Anda harus bertanggung jawab karena membuat saya seperti ini!" ucap nona Milly aga berteriak.


"Itu bukan urusan saya!" seru Reno dingin.


"Anda jangan munafik.Anda juga ingin ini kan?!" ucap nona Milly sambil berusahan m**c*** b**** Reno.


"Jangan gila.Jaga martabat anda sebagai perempuan." Ucap Reno sambil mendorong tubuh nona Milly sampai tersungkur. "Ingat satu hal saya bukan pria yang suka menikmati toilet umum seperti anda!" ucap Reno ketus."Dan perjanjian ini batal." ucap Reno lalu melangkahkan kaki nya keluar ruangan.

__ADS_1


Nona Milly yang merasa dipermalukan menangis sejadi-jadi nya.


next bab ya kesayangan..😊


__ADS_2