
Minggu Berganti Minggu, Bulan berganti bulan dan kini usia kehamilan Lona sudah masuk lima bulan.
Sudah terlihat perut buncit namun malah semakin membuat Lona semakin cantik aura kecantikannya terlihat jelas.
Malam ini,,
Lona dan Zicko sudah rapi menggunakan Pakaian dengan warna senada untuk mengunjungi acara Pertunangan Meylan dan Reno.
Setelah kedua orang tua bertemu dan Reno yang sudah siap melamar Meylan akhirnya di tetapkan hari pertunangan mereka hari ini bertepatan dengan hari ulang tahun Meylan.
" Sayang,, Sudah belum " Ucap zicko yang masih menunggu Lona
" Iya Kak " Ucap Lona berjalan menghampiri Zicko dengan senyuman manis di wajahnya
Zicko menatap Lona dari atas hingga bawah, perfek batin Zicko.
Lona selalu terlihat cantik dengan menggunakan pakaian apa pun bahkan semenjak kehamilannya aura cantiknya semakin terpancar dan malah sering membuat Zicko cemburu dengan laki laki yang selalu menatap istrinya.
Zicko semakin posesif dengan kehamilan Lona ini, bahkan dia sangat cemburuan membuat Lona ekstra sabar membujuk jika suaminya sedang dalam mode cemburu.
" Kak " Ucap Lona yang melihat Zicko malah melamun
" Ah Ya Sayang,, Yuk "
Lona langsung menggandeng lengan suaminya dan mereka berjalan turun.
*******
Sementara Meylan sudah terlihat cantik dengan gaun berwana hijau dan rambut yang dia biarkan urai dengan hanya memakai bandana di rambutnya.
Acara mereka memang hanya di hadiri keluarga saja namun Meylan meminta Lona dan Anisa menemaninya dan sebagai sahabat mereka akan bersedia.
" Astaga,, Meymey Loe cantik banget " Ucap Anisa
" Nis,, gue gugup banget " Ucap Meylan menggenggam tangan Anisa
Terasa sangat dingin dan Anisa mengerti dengan itu, dia merasakan nya saat Sandi dulu melamarnya.
" Hai,, Hai,, gue gak telat kan " Ucap Lona tersenyum
" Astaga Bumil,, kenapa Loe baru sampai sih" Ucap Meyla
" Maklum dong sekarang gue bawa anak kemana mana, Loe lihat kan perut gue "
" Maaf ya Sayang,, Aunty Meymey lagi gugup" Ucap Anisa mengusap perut Lona
Lona tersenyum dan menatap Meylan yang terlihat jelas jika dia sedang gugup.
__ADS_1
" Tenang aja Mey,, Ini gak seberapa di banding nanti pas nikah " Ucap Lona dan Meylan mengangguk.
Tidak lama terdengar suara mobil dan sudah pasti jika itu merupakan mobil Reno bersama keluarganya.
" Sayang,, Kita ke luar ya Reno dan keluarganya sudah datang "
" Iya Mah "
Lona, Anisa juga Meylan berjalan keluar dan terlihat reno yang sudah duduk di antara kedua orang tuanya.
Anisa dan Lona berjalan menghampiri Sandi dan Zicko.
Mereka duduk di bersama di sana menyaksikan kedua sahabatnya yang akan melangsungkan tunangan.
" Selamat Malam Tuan Carol, Maaf jika kamu datang mengganggu Anda sekeluarga..
Saya sebagai orang tua Reno Bimantara ingin melamar Putri Anda Meylan,, Apa Lamaran kami bisa di terima " Ucap Bima
Carol menatap istrinya yang tersenyum dan kemudi menatap Meylan yang menunduk.
" Sebelumnya selamat Malam Tuan Bima,,
Kami orang tua Meylan hanya mendukung dan menyetujui apa pun keputusan dari putri kami.. "
" Mey,, Apa kamu menerima lamaran Reno sayang"
" Iya Pa,, Meylan mau " Ucap meylan menunduk dan membuat senyuman di wajah Reno.
Reno langsung mengeluarkan sepasang cincin dengan arahan kedua orang tuanya mereka saling bertukar cincin.
Terlihat raut kebahagiaan di wajah keduanya apa lagi Reno, dia bisa melamar kekasihnya dengan semua jerih payahnya.
Zicko, Sandi, Lona dan Anis pun tampak tersenyum melihat sahabat mereka bahagia.
-
Kini mereka menikmati makanan,
Zicko yang masih ngidam hanya minum tanpa makan apa pun,
" Kak gak makan, aku ambilin ya " Ucap Lona
" Engga usah Yang,, Aku gak pengin makan "
Lona mengangguk dan menemani suaminya, selama lima bulan ini, selama kehamilan Lona Zicko lah yang ngidam bahkan Zicko sama sekali tidak makan nasi dan hanya makan roti berbeda dengan Lona yang malah makan apa saja.
Walaupun Lona sekarang makan banyak namun badannya sama sekali tidak berubah dan masih saja terlihat langsing.
__ADS_1
-
Hari semakin larut,,
Zicko dan Lona ijin pulang mengingat Lona yang tengah hamil.
Selama dalam perjalanan Lona merasakan sangat mengantuk, dia pun terlelap di dalam mobil.
Zicko hanya menggeleng melihat tingkah istrinya yang selalu tidur, karena bukan hanya saat ini namun Lona lebih sering tertidur saat di dalam mobil.
Mobil mereka masuk ke dalam halaman rumah, Zicko keluar dan berjalan memutar membuka pintu dan menggendong Lona yang masih tertidur.
" Astaga sayang,, badan kamu semakin berat," gumam Zicko
Dengan susah payah Zicko sampai di dalam kamarnya,,
Di baringkan nya Lona dengan sangat hati hati agar tidak terbangun.
Zicko menatap wajah Lona, dia kembali berjalan menuju lemari dan mengambil piyama.
Zicko dengan sangat lembut menggantikan Gaun Lona dengan piyama yang diambilnya.
Senyumannya terukir saat melihat perut buncit Lona, dia mengusap lembut..
" Sayang,, sehat sehat di pedut Mommy ya.. Daddy sudah tidak sabar menunggu kamu lahir ke dunia " Ucap Zicko dengan masih mengusap perut Lona.
Bak tau diajak ngobrol sang Ayang, Baby dalam perut Lona seakan menjawab dengan tendangan yang kecil yang Zicko rasakan.
Namun wajah Lona terlihat kesakitan dan membuat Zicko tidak tega.
" Sst,,, Istirahat dan jangan nakal di perut Mommy ya,, Kasihan Mommy sedang tidur "
Zicko mengecup perut Lona dan mengusapnya.
Setelah menggantikan Piyama dan membenarkan selimutnya, Zicko berganti pakaian dan berbaring di samping Lona.
Tangannya memeluk dan tidak lama dia pun terpejam.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Guys,
Maaf baru sempet Up,, Kemarin akhir tahun sedikit riweh di aktifitas dunia nyata.. 🙏🙏
Mudah²n bisa di mengerti ya..
Terima kasih
__ADS_1