Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² 101


__ADS_3

Anisa membuka paper Bag nya, dia mengambil beberapa aksesoris yang memang sedari tadi dia inginkan dan ternyata Lona malah membelikannya,,


Anisa kembali menyimpannya saat mendengar suara ponselnya berdering dan dia langsung mengambil ponselnya..


" Halo Mas " Ucap Anisa


" Halo Nis, kamu lagi ngapain " Ucap Sandi di seberang


" Gak lagi ngapa ngapain, Mas Sandi sendiri lagi ngapain "


" Baru aja sampai Apartemen, Oya Nis sebenarnya ada yang mau gue omongin sam Loe "


" Masalah apa Mas"


" Nanti aja kalo kita ketemu, Ya Udah Loe istirahat ya"


" Iya Mas Sandi juga "


Anisa menutup ponselnya,


Dia bingung apa yang akan Sandi omongin saat mereka bertemu nanti.


Namun dia kembali teringat dengan ucapan Ibu dan Anisa menghela napasnya yang mulai sesak mengingat semua itu,,


Dia harus menyimpan perasaannya.


*****


Lona berada di dalam kamarnya, setelah dari Mall mereka memang langsung pulang karena sudah sore.


Lona merebahkan tubuhnya dengan menatap boneka pemberian Zicko waktu itu.


Tiba tiba ponselnya berdering dan senyuman di wajahnya karena Zicko yang menelponnya.


" Hai Sayang,, " Ucap Zicko dengan senyuman tampannya


" Hai Kak " Ucap Lona


" kamu di kamar,, "


" Iya Kak,, Tadi capek muter muter di Mall, Kak Zicko lagi ngapain, kapan pulang"


Zicko tersenyum mendengar ucapan Lona, rasanya ingin langsung meluncur pulang dan menemuinya namun sayangnya dia baru bisa kembali besok siang karena masih ada yang harus di kerjakan.


" Kenapa malah senyum " Ucap Lona kesal


" Kamu lucu Yang kalo kayak gitu,, "


Lona memutar bola matanya,,


" Sayang hei,, Aku akan langsung pulang setelah semua selesai Oke "


" Tapi kapan Kak "


" Aku janji besok bakal pulang,, Kenapa sih Yang "


" Aku kangen Kak,,


" Aku juga kangen kamu Sayang,,


Tunggu aku pulang dan aku bakal kasih kejutan "

__ADS_1


" Kejutan,, Apa itu Kak "


" Tunggu aku pulang Oke "


Lona memajukan mulutnya, dia penasaran dengan kejutan yang akan Zicko berikan nanti.


" Ya Udah, kamu istirahat jangan tidur malem"


" Iya Kakak juga, cepet pulang "


Zicko tersenyum dan mengangguk


" Bye kak " Ucap Lona menutup panggilannya.


✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨


Keesokan Paginya,,


Lona sampai di dalam kelasnya dan belum terlihat Meylan juga Anisa di sana.


Lona pun berjalan menuju kursinya, namun dia mengeryitkan keningnya saat melihat sebuah bunga mawar juga coklat di atas meja..


" Loh, punya siapa ini dan kenapa ada di meja gue " gumam Lona


Ting,,


Suara ponselnya berdering dan Lona mengambilnya dia kembali bingung mendapat pesan dari nomor yang tidak dia kenal.


****091xxxxx****


Semoga kamu menyukainya


" Pagi Lon" Ucap Anisa


" Loe lihat ini" Ucap Lona memberikan ponselnya


" Siapa dia Lon, "


" Gue juga gak tau Nis, tapi kenapa dia juga bisa tau Nomor gue"


Anisa langsung teringat dengan Galang saat mereka bertabrakan dan Galang terlihat sedang memandang foto Lona di layar ponselnya, namun dia tidak mau menceritakannya karena belum pasti jika semua itu dari Galang.


*****


Zicko dan Sandi sudah menyelesaikan semua di Bandung dan mereka akan bersiap untuk kembali ke Jakarta.


Walaupun mereka sangat lelah dan pekerjaan mereka di Bandung cukup menguras tenaga keduanya namun mereka tetap memutuskan langsung kembali ke Jakarta untuk bis bertemu dengan seseorang yang spesial.


-


Setelah perjalanan sekitar 2jam lewat akhirnya mereka sampai di Jakarta, Sandi mengirim pesan kepada Reno menanyakan keberadaan Lona dan Anisa dan mereka masih berada di kampus sekarang.


Mobil Zicko masuk ke dalam parkiran kampus, mereka pun turun dan langsung berjalan menuju tempat diman ketiga gadis cantik itu berada.


" Udah sampai aja kalian" Ucap Reno


" Di mana mereka Ren" Ucap Zicko


" Masih di kelasnya, gue sengaja gak ke sana nunggu kalian "


Zicko dan Sandi langsung berjalan meninggalkan Reno di sana.

__ADS_1


" Sebenarnya mereka anggap gue temen bukan sih, kenapa gue merasa selalu terabaikan ya ". Gerutu Reno


-


Sedangkan ketiga gadis cantik masih betah di kelasnya, mereka memang sudah selesai namun mereka masih di sana karena malas untuk ke kantin.


" Ehem,, " Deheman Zicko membuat ketiga gadis cantik itu menoleh



Lona tersenyum dan langsung menghampiri dan memeluknya..



" Kak Zicko,, " Ucap Lona dengan memeluknya erat


Zicko membalasnya, dia pun merasa sangat kangen walaupun hanya sehari tidak bertemu.


" Ehem,, Inget masih ada kita di sini" Ucap Reno


Lona melepaskan pelukannya namun dia masih terus menempel dengan laki laki yang sangat di rindukannya.


" Hai Nis,, " Sapa Sandi


" Hai Mas,, " Ucap Anisa tersenyum


" Kalian dari Bandung langsung ke sini " Ucap Meylan


" Pasti sweety,, Masa Loe gak tau sih mereka pasti kangen gak ketemu sehari " goda Reno


" Kita pulang saja " Lanjutnya mengandeng tangan Meylan


Zicko menatap Lona dan mengusap wajahnya,, namun dia melihat sebuah bunga juga coklat di meja Lona.


" Kita pulang yuk Kak " Ucap Lona dan Zicko mengangguk namun masih menatap meja


" Kita juga pulang Nis " Ajak Sandi


Mereka pulang dengan masing masing pasangan, namun Zicko terus diam dia bingung dengan bunga mawar dan coklat di meja Lona, semua itu milik Lona atau bukan dan kenapa Lona tidak membawanya jika memang itu miliknya.


-


Sementara Sandi dan Anisa, mereka sama sama saling diam..


Tiba tiba Sandi menepikan mobilnya dan Anisa merasa heran, dia pun menatap Sandi


" Loh Mas Kok kita berhenti " Ucap Anisa


" Ada yang mau gue omongin sama Loe Nis, "


Anisa menatap Sandi yang menggenggam kedua tangannya.


" Nis,, Jujur pertama kali gue ketemu Loe, gue benci sama Loe, gue sebel sama Loe dengan sikap Loe yang sangat jutek bahkan kita selalu ribut setiap ketemu, namun seiring berjalannya waktu rasa benci gue hilang, rasa sebel gue hilang, Loe wanita yang berbeda dari semua wanita yang gue kenal, Loe wanita apa adanya dan gue baru melihat wanita seperti Loe,,


Anisa,, Gue suka sama Loe,, entah sejak kapan perasaan itu muncul di hati gue,,,


Loe mau kan jadi pacar gue " Ucap Sandi dengan menatap lekat Anisa


Deg.


Jantung Anisa terasa berhenti berdetak, napasnya sangat sesak bahkan dia hanya terdiam tanpa bisa menjawab,,

__ADS_1


" Nis,, Loe mau kan Jadi pacar gue " Ucap Ulang Sandi..


__ADS_2