Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 233


__ADS_3

Dokter langsung memeriksanya, dan tersenyum menatap Lona..


" Sepertinya ini sudah saatnya Nyonya melahirkan,, Silahkan Nyonya ikuti Saya "


Zicko semakin panik namun dia berusaha tenang dengan terus menggenggam tangan Lona, Lona terus mengikuti arahan Dokter namun dia menggeleng rasanya sangat sakit dan dia merasa tidak kuat.


" Sakit " Rintih Lona


" Sayang,, Kamu yang kuat ya demi anak kita "


Lona menatap wajah Zicko, pertama kalinya dia melihat Zicko yang menangis.


" Kakak jangan menangis " Ucap Lona


" Engga sayang,, Aku gak nangis " Bohong Zicko dengan mengusap matanya


Lona kembali mencobanya dengan Zicko yang terus memberikan semangat untuknya.


Beberapa kali Lona merasa ingin menyerah namun dia kembali mencobanya..


" Owek,, Owek,,, Owek,, "


Terdengar suara tangisan bayi,,


Lona mengatur napasnya, rasanya sangat lega bercampur bahagia.


Zicko terus menciumi wajah Lona, mulutnya terus bersyukur dengan kelahiran anak pertama mereka.


" Sayang,, terima kasih " Ucap Zicko kembali menangis


Lona menoleh dan mengusap air mata suaminya,,


" Jangan nangis Kak,, " Ucap Lona tersenyum

__ADS_1


Zicko menatap wajah istrinya,, di dalam lubuk hatinya paling dalam dia berjanji untuk tidak menyakiti, membuat sedih bahkan menangis istrinya,


Zicko melihat perjuangan Lona melahirkan anak pertama mereka dengan rasa sakitnya yang luar biasa pastinya.


" Sayang,, Aku janji tidak akan pernah menyakiti, membuat kamu menangis,, Aku janji akan membahagiakan kamu dan anak kita "


Tiba tiba suster datang dengan membawa bayi laki laki berwajah tampan menghampiri mereka.


" Selamat Tuan, Nyonya Anak kalian laki laki dan sangat tampan " Ucap suster dengan memberikan anak mereka


Zicko langsung menggendongnya karena memang Lona masih sangat lemas.


Zicko mengecup wajah tampan anaknya, rasanya sangat bersyukur dan tidak menyangka jika sekarang dirinya sudah menjadi seorang Ayah.


Lona tersenyum melihat pemandangan di depannya, bahagia rasanya saat ini karena keluarganya sempurna dengan kedatangan putra mereka.


-


Sementara di ruang tunggu, Tian, Biyanka juga Mia mereka langsung mengusap syukur saat mendengar tangisan seorang bayi dari dalam.


" Iya Sayang "


Biyanka memeluk Tian, merasakan bahagia dengan kelahiran cucu pertama mereka.


" Bik, itu suara anak Zicko dan Lona " Ucap Mia


" Iya Nyonya, selamat Nyonya sudah menjadi Oma "


Mia mengangguk dan tak kuasa menahan air matanya.


tiba tiba Zicko keluar dengan wajah bahagianya,,


" Ma,, Aku sudah menjadi seorang Ayah sekarang "

__ADS_1


" Iya Nak,, selamat ya " Ucap Mia memeluk putranya


" Zicko,, selamat ya Nak.. Kalian sudah menjadi orang tua sekarang "


" Makasih Pa " Ucap Zicko memeluk Papa mertuanya


" Gimana keadaan Lona dan anak kalian Nak"


" Lona masih lemas Ma, dan Bayi kami masih di bersihkan "


Biyanka mengangguk,


Rasanya sangat bahagia dan ingin segera melihat cucu mereka.


-


Lona yang memang masih sangat lemas terus berbaring,, Pandangannya terus menatap bayi kecil mungil yang sedang di bersihkan suster.


Sementara dirinya pun masih dalam penanganan dokter.


" Dok,, Anak saya benar tidak kenapa kenapa kan " Ucap Lona


" Anak Anda baik baik saja Nyonya dan sempurna tidak kurang apa pun " Ucap Dokter tersenyum


" Terus darah tadi "


" Itu karena kondisi Anda yang lemah Nyonya tapi untungnya Anda bisa melahirkan normal"


" Terima kasih dok "


" Sama sama Nyonya, sebentar saya siapkan untuk pemindahan kamar "


Lona mengangguk dan rasanya sangat bersyukur, rasa sakitnya hilang begitu saja saat mendengar suara tangisan bayi mereka.

__ADS_1


Rasanya sembilan bulan dalam perutnya, membawanya kemana pun, kini dia bisa melihat langsung, menatapnya menciumnya.


__ADS_2