Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 229


__ADS_3

Kini giliran Reno dan Meylan tengah di sibuk kan dengan persiapan pernikahan mereka, tiga bulan bukan waktu yang lama dan selama itu mereka menggunakannya untuk mempersiapkan segala sesuatunya.


Berbeda dengan pernikahan Zicko dan Lona dengan pesta meriah dan semua di atur oleh keluarganya di bantu WO ternama, Sandi dan Anisa dengan pesta sederhana namun Reno dan Meylan menginginkan pesta pernikahan mereka yang berbeda, mereka ingin nuasa santai dan out door, mereka pun memutuskan untuk mempersiapkannya semua sendiri tanpa bantuan WO ataupun siapa saja.


Sesibuk apa pun Reno di Kantor, dia selalu menyempatkan waktu untuk persiapannya begitu pula dengan Meylan.


Pesta santai, sesuai dengan gaya juga kebiasaan mereka berdua yang selalu santai.


Seperti saat ini,,


Reno dan Meylan berada di sebuah Cafe membicarakan konsep pernikahan mereka, sesekali mereka berdebat namun tidak membuat mereka bertengkar hanya mereka saling mengutarakan pendapat masing masing.


" Semua sudah tercatat rapi kan Yang " Ucap Reno


" Udah Kak, semua sudah aku catat semua" Ucap Meylan tersenyum manis


Reno mengusap wajah Cantik Meylan dan mereka menikmati makan malamnya berdua.


******


Tidak kalah dengan Reno dan Meylan yang tengah bahagia mempersiapkan pernikahannya, Zicko dan Lona pun tak kalah bahagia menunggu kelahiran anak pertama mereka.


Setiap hari mereka akan selalu antusias melewatinya, tak kala di saat Lona mengalami kontraksi palsu membuat Zicko kelabakan dan cemas namun ini lah hal wajar bagi calon orang tua baru.


Lona sudah berada di atas ranjang, namun dia tengah merasa tidak nyaman dengan posisi tidurnya, terasa serba salah dan alhasil dia hanya terus membolak balikan tubuhnya.


Zicko terus menatapnya bingung, dia pun menutup Laptopnya dan menghampiri Istri cantiknya.


" Sayang kamu kenapa, dari tadi aku lihat kamu terus bolak balik,, gak bisa tidur " Ucap Zicko duduk di sampingnya

__ADS_1


Lona menghela napasnya, dia menatap Zicko dengan memajukan bibirnya membuat Zicko gemas melihatnya.


" Sayang Please,, jangan bertingkah seperti itu,, " lanjutnya


" Apa sih Kak,, Aku tuh lagi sudah tidur serba salah posisi tidurnya "


" Terus gimana sayang,, "


Lona beranjak duduk dan Zicko membantunya,,


" Pinggang aku pegel " Ucap Lona manja


Zicko tersenyum dan mendekat, dia pun memijat lembut dan membuat Lona merasa nyaman.


Pijatan lembut Zicko membuat Lona merasa mengantuk dan akhirnya dia pun terlelap dengan posisi duduknya yang bersender pada dada Zicko.


Zicko hanya menggelengkan kepalanya, dia pun merebahkan tubuh Lona dengan hati hati dan menyelimutinya.


Sayang,, Nurut dalam perut Mommy ya.. Daddy sabar menunggu kamu lahir ke dunia "


Ucap Zicko mengusap perut Lona dan mengecupnya.


Zicko beralih menatap Lona yang sudah terlelap, dikecupnya kening Lona dalam memberikan rasa kasih sayang dan menyalurkan kenyamanan dalam tidurnya.


" Selamat tidur, selamat istirahat My Wife mimpi Indah,, I Love you "


Zicko pun berbaring menghadap Lona dan memeluknya,,


*********

__ADS_1


Sementara di Bali,,


Pengantin baru yang masih asik dengan bulan Madunya terus terlihat senyuman di wajahnya.


Anisa pun sudah tidak lagi malu malu dengan Sandi suaminya.


Dulu,, di saat mereka belum menikah Sandi memang selalu menjaga Anisa dan di tidak mau merusak wanita yang di cintai nya namun kini Anisa telah menjadi istri Sah nya di mata Agama juga Negara.


Rasanya masih belum percaya memang namun ini lah kenyataanya jika mereka sudah menikah.


Masa masa mereka berada di Bali di manfaatkan mereka untuk melakukan Hal romantis, bahkan hampir setiap pagi Anisa selalu mendapatkan bunga dari Sandi.


" Good Morning Sayang " Ucap Sandi saat melihat Anisa membuka matanya


" Morning Mas " Ucap Anisa tersenyum dan beranjak bangun


" I Love you My Wife " Ucap Sandi memberikan setangkai bunga mawar


" I Love you too " Ucap Anisa menerima bunga


Sandi mengecup kening Anisa dan ciumannya turun hingga ke bibir tipis Anisa.


First Kiss,, sudah menjadi kebiasaan mereka tiap pagi.


Awalnya Anisa merasa sedikit tidak nyaman namun karena Sandi terus melakukannya dia pun sudah mulai terbiasa dan membalas kecupan suaminya.


" Aku mandi dulu ya Mas "


" Ya Sayang "

__ADS_1


Anisa meletakan bunga di atas nakas, dan beranjak menuju kamar mandi.


Sandi tersenyum menatap istrinya, dia beralih menatap bunga mawar yang sudah dia berikan kepada istrinya dan semua Anisa simpan di dalam sebuah pot dengan di hiasi cantik.


__ADS_2