
Lio langsung menepikan mobilnya, dia segera berlari masuk ke dalam mini market..
" Sasya,, Ucap Lio saat melihat seorang gadis tengah memilih sesuatu..
Dia adalah Sasya, wanita yang selama ini di cari Lio,,
" Lio,, Ucap Sasya
Lio segera menghampiri dan memeluknya, entah apa yang dia rasakan..
Dia sangat khawatir dengan keadaan Sasya bahkan dia tidak peduli dengan tatapan beberapa orang di sana,,
Sasya hanya terdiam tanpa membalas ataupun memberontak, sejujurnya dia pun merasakan senang bisa kembali bertemu dengan Lio..
" Loe kemana aja,, Loe baik baik aja kan,, Ucap Lio saat melepaskan pelukannya
" Gue baik baik aja,,
Lio terus menatap Sasya yang menunduk terlihat jelas jika wajahnya sangat lelah..
" Sya,, Loe kemana aja selama ini.. Ucap Lio memegang bahu Sasya
" Gue bayar ini dulu,,
Lio mengangguk dan mengambil keranjang yang di bawa Sasya, mereka menuju Kasir..
Lio terus menggenggam tangan Sasya erat seakan dia tidak mau lagi berpisah..
Padahal mereka belum ada hubungan namun Lio merasa nyaman dengan Sasya begitu juga dengan Sasya..
Lio langsung memberikan beberapa lembar uang untuk membayarnya..
" Eh,, Itu belanjaan gue kok Loe yang bayar..
Lio hanya terdiam dan dia membawa kantong plastik berisi belanja dan tangannya satunya menggenggam tangan Sasya..
Mereka menuju mobil..
__ADS_1
Suasana menjadi sangat canggung, bahkan baik Sasya maupun Lio mereka hanya saling diam..
Sampai akhirnya mobil mereka sudah berada di depan rumah Sasya,,
Lio menghela napasnya, dia membalikan tubuhnya untuk menatap Sasya..
" Sya,, Selama ini Loe kemana.. Gue ke rumah Loe sepi dan Loe gak ke kampus hampir satu minggu..
Sasya terdiam, dan hanya menunduk..
Dia bingung, apa Lio adalah orang yang bisa dia percaya, namun sejujurnya Sasya merasa nyaman bahkan sangat nyaman ketika bersama Lio..
" Sya,, Ucap Lio
Sasya menatap Lio, dia pun akan menceritakan semuanya..
FlashBack
Saat Sasya pulang ke rumahnya, Dia melihat jika pintu rumahnya terbuka dia pun segera berlari masuk,,
Mereka adalah suruhan dari Ayah nya karena mencari Sasya namun saat itu Sasya belum ada di rumah..
FlashOn
" Apa,, Sya,, Loe mending jangan tinggal di situ.. Itu bahaya buat Loe juga nyokap Loe..
" Engga Bisa,, itu rumah peninggalan Bokap gue, dan Nyokap gue pasti gak mau kita pindah..
" Bokap Loe,, maksudnya..
" Bokap tiri gue lah yang banyak hutang dan menjamin semuanya dengan gue,, sedangkan Bokap asli gue udah meninggal..
Dan selama ini gue gak kuliah karena Nyokap gue sakit, gue harus terus temani Nyokap gue..
Lio terus menatap Sasya,,
Terlihat air mata yang mengalir begitu saja di pipinya,, hatinya pun merasa perih melihatnya..
__ADS_1
Lioa langsung menarik Sasya dan memeluknya,, Sasya membalas pelukannya karena dia memang butuh sandaran untuk semua Masalahnya..
" Loe masuk ya udah malam,, Ucap Lio melepaskan pelukannya dan mengusap air mata di pipi Sasya..
" Thanks ya,, Loe selalu ada buat gue.. Maaf kalo gue jadi melibatkan Loe dengan masalah gue..
" Loe bisa kapan aja cari gue,, gue akan ada buat Loe..
Sasya tersenyum,,
Dia pun membuka pintu mobilnya dan berjalan masuk..
Lio melajukan mobilnya setelah Sasya sudah benar benar masuk ke dalam rumahnya..
Lio terus memikirkan Sasya,,
Berat,, pasti berat masalah yang sedang di jalani Sasya, namun dia terlihat tegar bahkan tidak terlihat jika dia sedang mengalami masalah besar..
Kebanyak wanita pasti akan putus asa namun tidak dengan Sasya, dia tetap berani menghadapinya sendiri..
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Nieh,,
Saya Up lagi buat kalian,
Please dong jangan bilang lagi Kok Upnya dikit, Lajut dong,, jangan gantung jadi penasaran nih,,
😭😭😭😭😭 Syedih akuh,,
Tapi,, buat kalian thanks selalu dukung juga ikuti kelanjutan ceritanya..
Bantu Like, Vote juga Rate ya Guys,,
Love,, Love,, Love,, Forever for you..
😍😍😘😘😘😘
__ADS_1