
Lona terus terdiam, bahkan dia tidak selera makan..
Meylan dan Reno saling pandang menatap Lona yang sedari tadi hanya memainkan sendok.
" Ehem,, Lon,, Ucap Meylan
" Hem,, Jawab Lona dengan masih di posisi nya
" Fillona,, Loe kenapa sih
" Apa sih Mey,, Loe manggil Nama gue lengkap banget
" Lagian Loe dari tadi kenapa melamun gitu,,
Lona menghela napasnya, dia pun menatap Meylan..
" Gue Kangen sama Kak Zicko,,
" Astaga,, Baru aja 5hari ditinggal udah kangen aja Loe goda Reno
" Coba kalo Loe di tinggal Meymey,, Apa loe bakan biasa..
" Eh iya Juga ya,, Ucap Reno menggaruk tengkuknya
" Ya Udah sabar,, kan lusa Kak Zicko pulang
" Gimana kalo kita susulin mereka ke Bandung, Ucap Reno
" Ide bangus tuh,, sekalian kita week end di sana dong,, Ucap Meylan
Lona terdiam namun dia tersenyum dan mengangguk,,
" Oke besok kita berangkat jadi kita bisa malam mingguan di sana..
Meylan dan Lona tersenyum,,
****
Di Bandung Zicko sedang berbicara dengan Pak Sapto namun tiba tiba ponselnya berdering,,
" Sebentar Pa,, Saya angkat telpon dulu
" Silahkan Mas Zicko,,
Zicko mengangguk dan menggeser tombol hijau untuk mengangkatnya,,
" Halo Sayang,, Ucap Zicko
" Kak Zicko lagi ngapain,, aku ganggu gak
" Lagi di Proyek Yang,, engga dong.. Kenapa hem,,
" Besok aku, Meylan sam Kak Reno mau ke Bandung ya,,
" Serius Yang,,
" Iya Kak,, Boleh kan
" Boleh dong, Aku malah seneng kamu ke sini Yang,,
" Ya Udah Kakak lanjut deh,, sampai ketemu besok Kak bye
" Bye Sayang,,
__ADS_1
Zicko tersenyum dan kembali menyimpan ponselnya,,
" Ehem,, kenapa senyum senyum Loe Ucap Sandi
" Besok Lona, Meylan juga Reno bakal ke sini San
" Serius,, bagus dong..
Zicko mengangguk dan mereka berjalan menuju mobilnya karena memang sudah sore dan mereka akan kembali ke Apartemen.
Sand menghentikan langkahnya saat melihat Anisa yang berada di warung,,
" Kenapa Loe,, Ucap Zicko menatap Sandi
" Gue bingung aja Ko,, Kok ada ya cewek model dia gak ada cewek ceweknya coba sebenarnya dia cewek apa cowok sih
" Sembarangan kalo Ngomong,, Ucap Zicko masuk ke dalam mobilnya
Sandi masih terus memandang Anisa yang sedang membereskan warung.
-
Sementara Anisa,
Dia tidak sengaja melihat Sandi yang sedang melihat ke arahnya..
" Tuh cowok ngapain lihat ke sini sih,, ". Gerutu Anisa langsung berjalan masuk
" Loe mau pulang gak San,, Ucap Zicko dari dalam Mobil
" Astaga Iya,, Ucap Sandi masuk ke dalam
Zicko melajukan mobilnya menuju Apartemennya,
Lona berjalan turun, dia akan meminta ijin untuk ke Bandung besok..
" Papa,, Ucap Lona duduk di samping Tian
" Hai Honey,, belum tidur
" Belum,, Papa lagi ngapain
" Ini Om Ben kirim email,,
Lona mengangguk dan dia tersenyum,,
" Papa capek gak,, Lona pijitin ya Ucap Lona memijat punggung Tian
Tian mengernyitkan keningnya,, tidak biasanya anak putrinya bertingkah seperti ini dan pasti Lona sedang menginginkan sesuatu dari nya..
" Tumben pijitin Papa hem,, Pasti ada sesuatu nih goda Tian
" Ih Papa,, engga Kok
" Ade anak Papa dan Papa tau jika Ade sedang menginginkan sesuatu Ucap Tian menarik hidung Lona
Lona tersenyum,, dia pun memeluk lengan Tian..
" Kenapa hem,,
" Ade boleh ke Bandung gak Pa besok,,
" Ke Bandung,, mau ngapain Sayang,,
__ADS_1
" Em Mau,, Mau ketemu Abang lah Pa,, lagian Abang udah lama gak pulang
" Abang,, bukannya dua minggu yang lalu Abang pulang ya,,
" I-iya Pa,, tapi Ade kangen,,
" Kangen Abang apa kangen Zicko hem,, Ucap Tian mengacak rambut Lona
" Hehehehe,, Iya dua dua nya Pa,, boleh ya Pa
" emangnya sama siapa,,
" Meymey juga Kak Reno Pa,, boleh ya Pa please..
Tian menatap Lona yang masih memohon kepadanya,, dia pun mengangguk dan tersenyum.
Cup,,
Lona mengecup pipi Tian,,
" Thanks Papa,,
" Sama sama Honey,,
" Kalo gitu Ade mau telpon Abang dulu,, Bye Pa.. Ucap Lona berjalan menuju kamarnya kembali
Tian menggeleng, dia akan selalu menuruti keinginan putrinya karena sia memang sangat menyayanginya dan apa pun .
Tian menutup Laptopnya dan berjalan menuju kamarnya,,
Ceklek,,
Pintu terbuka dan terlihat Biyanka yang sedang membersihkan wajahnya di depan cermin,
Tian meletakan Laptopnya di meja dan berjalan menghampirinya,,
" Kenapa liatin kayak gitu,, Ucap Biyanka yang melihat Tian dari pantulan cermin
" Kamu cantik Sayang,,
" Tapi aku udah punya dua anak Loh dan mereka sudah besar,,
" Tapi kamu terlihat semakin cantik Yang,,
Biyanka beranjak dan menatap Tian,, dia pun tersenyum,,
" Tentu aku harus menjaga kecantikan aku dong Mas biar kamu terus selalu mencintaiku,, Ucap Biyanka berjalan menuju ranjangnya
Tian menggeleng dan mengikuti istrinya berbaring di atas ranjang,,
" Makasih Sayang,, kamu sudah menjadi ibu juga istri yang sangat baik buatku juga anak anak
Biyanka menatap Tian dan mengangguk,,
" I Love you my wife,,
" I Love you too,,
Cup,,
Tian mengecup kening Biyanka dalam,,,
" Good Night Sayang,,
__ADS_1
Biyanka mengangguk dan memeluk tubuh Tian, tubuh yang selalu menjadi pelukannya di setiap malam. Tubuh yang selalu menghangatkannya.