Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 53


__ADS_3

Sebenarnya Tian sudah tau semua tentang apa yang sudah Dena lakukan kepada Putrinya, namun Tian sengaja bertanya agar Lona bisa menceritakan semua kepadanya.


Latar belakang keluarga Dena pun sudah berada di tangan Tian, dan dia hanya menunggu waktu saja kehidupan mereka akan langsung berubah drastis,


Tian memang selalu melakukan sesuatu dengan sangat mudahnya, seperti membalikan telapak tangan.


*******


Lona masih berada di samping rumahnya dengan di temani Biyanka, Lona sudah terlihat biasa dan keadaannya pun sudah pulih tidak lagi merasa gatal atau panas..


" Maaf Nyonya,, Ada Den Zicko mencari Non Lona Ucap Pelayan di rumah mereka


" Oh ya,, suruh ke sini saja Bik,


" Baik Nyonya


Dan tidak lama Zicko berjalan menghampiri mereka.


" Sore Tante,, Sapa Zicko sambil mencium punggung tangan Biyanka


" Sore,, Kamu baru dari Kampus Nak,, Ucap Biyanka


" Iya Tan,, Lona Kabarin kalo sudah diijin pulang jadi saya langsung ke sini


" Gimana badan kamu Yang,, Ucap Zicko menatap Lona


" Udah lebih baik Kak,,


" Kalian ngobrol saja,, Tante masuk dulu ya..


" Iya Tante,,


Zicko duduk di depan Lona dan terus menatapnya, Lona menjadi salah tingkah karena tatapan Zicko kepadanya..


" Kak,, jangan liatin gitu.. Ucap Lona menutup wajahnya


" Kenapa memangnya,,


" Aku pasti jelek ya Kak,, kan dari kemarin gak mandi, terus pasti masih ada bekas bintiknya ya,,


" Engga Kok,, kamu masih cantik..


Lona memajukan bibirnya,,


" Pasti cuma baik baikin aku aja Kan,,


" Engga Sayang,, kamu udah cantik dan apa pun yang terjadi, kamu gak mandi sekali pun kamu tetap cantik Ucap Zicko sambil menarik hidung Lona


" Oya nih,, aku bawa salad..

__ADS_1


Kamu mau,, Ucap Zicko sambil membukanya dan Lona mengangguk


Zicko membuka dan mengambil sendok, dia pun mulai menyuapinya..


" Kaka beli dimana,,


" Deket kampus,, Kenapa gak enak ya


Lona hanya menggeleng dan menikmatinya,,


" Ehem,, gue juga mau dong di suapi,, Ucap Sandi yang berdiri bersama Reno juga Meylan


Lona kaget dan tersenyum,,


" Kalian,,


" Lona,, Loe gimana Ucap Meylan memeluknya,,


" Aku gak papa Mey,,


Sandi dan Reno duduk di sana begitu juga meylan yang juga duduk di samping Lona..


" Kalian dari kampus langsung ke sini,,


Kok gak kasih tau dulu sih,, Ucap Lona


" Silahkan Den, Non,, diminum Ucap Pelayang dengan membawa jus juga beberapa cemilan


" Makasih Bik,, Ucap Meylan


Mereka terus bercerita di sana, dan Lona masih asik menikmati Salad yang di bawa Zicko..


Sebenarnya bukan rasa saladnya yang enak namun karena Zicko kekasihnya yang terus menyuapi menjadi lebih enak..


Biyanka dan Tian berjalan menuruni tangga karena tau teman teman Lona datang ke rumah,,


" Ada teman teman Lona ternyata,, Ucap Biyanka ramah


" Halo Tante, Om,, Ucap Meylan


" Halo sayang, Ucap Biyanka


" Sore Om,, tante sapa Sandi dan Reno


" Sore..


" Kalian apa kabar,, Makasih ya udah ke rumah jengukin Lona..


" Baik Tan,,

__ADS_1


Gak papa Tan,, Lona kan temen Kita dan Lona bilang udah pulang jadi kita langsung ke sini


" Ya Udah, kalian ngobrol dulu..


Tante sama Om tinggal dulu ya..


" Iya Tan,,


Biyanka tersenyum dan kembali meninggalkan mereka, membiarkan Lona bersama teman temannya di sana.


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Lona sudah kembali ke kamarnya karen memang sudah malam, dan teman temannya sudah pulang..


Begitu juga dengan Biyanka yang sudah berada di kamarnya namun berbeda dengan Tian yang masih betah berada di ruang kerjanya..


Ben menelponya untuk memberi tau tentang kabar terbaru keluarga Dena.


Tian tersenyum saat melihat saham keluarga Loren yang turun dengan drastis bahkan belum ada sehari.


Kedua orang tua Dena memang tidak berada di Indonesia, mereka berada di Belanda mereka menjalankan bisnisnya di sana dan hanya Dena sendiri lah yang berada di indonesia.


Ponsel Tian berdering dan terlihat Ben yang menelponnya,,


" Halo Ben,,


" Bagus,, dan pastikan Anak itu tidak kembali kuliah di sana dan buat semua kampus tidak menerimanya.


Tian menutup ponselnya,


Dia menatap jam yang ternyata sudah menunjukan pukul 10 malam,,


Tian pun berjalan keluar, dia berjalan menuji kamar putrinya..


Tian membuka pintu kamar dan terlihat Lona sudah terlelap di balik selimutnya,,


Tian duduk di sisi ranjang, menatap wajahnya dan mengusap rambut Lona..


" Papa gak akan biarkan kamu kembali terluka Honey,, apa pun akan Papa lakukan untuk kebahagiaan kamu,, "


Tian mengecup kening Lona dan berjalan keluar untuk menuju kamarnya..


Tidak berbeda jauh dengan Lona,, di kamar pun Biyanka sudah terlelap..


Tian tersenyum memandang wajah istrinya,, dia naik ke atas ranjang dan mengecup keningnya,,


" Good Night my Wife,, Ucap Tian


Tian merebahkan tubuhnya di samping Biyanka dan langsung memeluknya..

__ADS_1


__ADS_2