
Lona masih menunggu jawaban dari suaminya dan berharap jika masakannya akan enak seperti masakan Mama Biyanka,,
" Kak,, gimana rasanya " Ucap Lona dan Zicko masih saja tersenyum tanpa menjawabnya
" Kak Zicko,, " Ulang Lona
Karena masih penasaran akhirnya Lona mulai mencicipinya dan betapa terkejutnya dia saat merasakan rasa sangat asin di dalam masakannya.
" Uhuk,, Uhuk,, " Lona terbatuk
" Sayang,, kamu minum dulu " Ucap Zicko memberikan segelas air dan Lona langsung meneguknya..
" Jangan dimakan Ka, ini sangat asin "
" Tapi Sayang,,
" Makan Roti aja " Ucap Lona langsung mengambilkan roti dengan selai coklat kesukaan Zicko
-
Hari semakin siang dan Zicko sudah bersiap untuk ke Cafe karena ada yang perlu dia urus di sana.
" Sayang,, Aku ke Cafe ya kamu beneran gak mau ikut "
" Engga deh Kak,, Aku di rumah aja ya "
" Ya Udah,, setelah semua selesai aku langsung pulang "
Lona tersenyum,,
Zicko mengecup kening Lona dan berjalan keluar.
Lona duduk di kursi dan hanya memainkan ponselnya, ,
-
Karena merasa bosan Lona pun keluar kamarnya, dia berjalan menuju ruang tengah dan menonton film di sana.
Hari ini memang Lona sangat malas untuk keluar dia hanya ingin di rumah.
Tanpa Lona sadari ternyata Lio sudah berada di Jakarta, Lio sengaja menelpon Lona pagi tadi sebenarnya ingin memberinya kabar jika dirinya akan ke Jakarta namun diurungkannya dan akan memberinya kejutan.
__ADS_1
" Ehem,, Serius banget nontonnya "
Lona langsung menoleh saat mendengar suara dari belakang dan betapa terkejutnya saat tau jika itu adalah suara Lio yang tengah tersenyum menatapnya..
" Abang " Ucap Lona langsung berlari menghampiri dan memeluknya erat
Lio membalas pelukan Adik kesayangannya dan mengecup rambutnya..
" Abang jahat " Ucap Lona masih dalam pelukan Lio
" Loh kenapa jahat,, "
" Abang bilang baru akan pulang akhir bulan,, tapi ternyata bohong "
" Hahaha,, Iya Maaf ya.. Jangan marah jelek nanti ini muka "
Lona tersenyum dan kembali memeluk tubuh laki laki yang selalu membuatnya tenang juga selalu menjaganya.
Mencurahkan rasa kangennya, walaupun Lona sudah menikah namun Lona masih sama seperti Lona dulu yang selalu saja manja dengan Lio begitu pula Lio yang masih saja memanjakan juga menyayangi Lona dulu dan sekarang.
" Maaf Bang,, Ade kangen banget..
Abang duduk,, Ade ambil minum dulu "
Lio tersenyum dan Lona langsung menuju dapur mengambilkan air untuk Lio.
Lio menatap sekeliling, dia merasa lega karena Zicko benar benar bertanggung jawab dengan Adiknya, terlihat Zicko memberikan rumah besar dan mewah untuk Lona bahkan terlihat Lona juga bahagia menikah dengan Zicko.
" Minum dulu Bang" Ucap Lona memberikan orange jus kepada Lio
" Thanks Honey "
Lona tersenyum dan duduk di samping Lio,,
" Zicko kemana De "
" Cafe Bang,, tapi katanya cuma bentar..
__ADS_1
Abang kapan ke Jakarta "
" Pagi tadi "
" Jadi pas Abang telpon tuh,,
" Abang udah di jalan dan langsung ke sini, Papa Mama bilang kamu sudah pindah ya udah Abang minta alamat rumah kamu deh"
" Zicko pinter pilih rumahnya De, bagus " Lanjut Lio
" Wait,, berarti Abang belum ke rumah Mama" Ucap Lona dan Lio menggeleng
" Kenapa, Ade mau ikut Abang ke rumah "
" Mau,, Ade juga kangen sama Mama "
" Ya Udah yuk,, Tapi kasih kabar Zicko dulu ya" Ucap Lio mengacak rambut Lona
" Ade ganti baju juga telpon Kak Zicko dulu ya Bang "
" Hem,, Ya Udah gih "
Lona berjalan menaiki tangga menuju kamarnya, sementara Lio masih menunggunya di ruang tengah sambil membuka ponselnya.
Dia akan mengirimkan pesan kepada Sasya jika dirinya sudah sampai di Jakarta.
Sebenarnya Lio ingin kembali mengajak Sasya namun karena Tante Hana sedang sakit akhirnya Sasya tidak bisa ikut dan hanya mengirim salam untuk semua yang ada di Jakarta.
Lona yang sudah rapi kembali turun dan menghampiri Lio,,
Lona terlihat sangat senang dan tersenyum berdiri di depan Lio yang masih duduk di sana.
" Yuk Bang " Ucap Lona semangat
" Udah ijin Zicko "
" Udah,, Kak Zicko juga akan nyusul nanti"
" Ya Udah yuk,, "
__ADS_1
Lona langsung memeluk lengan Lio dan mereka keluar menuju mobil.