
Zicko menatap Lona yang masih dengan tugas kuliahnya, dia memang tidak bisa tidur pulas dan malah memandang istri cantiknya.
Lona yang baru saja menyelesaikan tugasnya meregangkan kedua tangannya, lumayan membuatnya pegal.
" Sudah selesai " Ucap Zicko yang tiba tiba menghampiri
" Loh Kok udah bangun Kak "
" Dari tadi tuh aku Liatan kamu Yang gak tidur"
Lona mengeryitkan keningnya, bahkan lagi sakit saja suaminya masih saja memikirkannya.
" Gimana masih pusing Kak " Ucap Lona dengan menempelkan tangannya di kening Zicko
" Udah gak papa sayang "
Lona tersenyum dan beranjak namun Zicko malah menahan tangannya..
" Mau kemana "
" Bawah Kak, Buatin Sup buat kamu "
" Sini aja Yang temani Aku " Ucap Manja Zicko dan Lona mengangguk dia duduk di samping Suaminya.
Zicko langsung merebahkan kepalanya di pangkuan Lona, entah kenapa dia lagi ingin bermanja dengan istrinya.
Lona tersenyum dan mengusap lembut rambut suaminya.
" Kita ke Rumah Sakit Kak " Ucap Lona
" Ngapain Yang "
" Periksain kamu Kak, aku gak mau kamu kenapa kenapa "
Zicko menggeser kepalanya dan menatap wajah cantik Lona, dia mengusap pipi Lona dan tersenyum.
" Aku gak papa sayang,, "
" Tapi,, "
__ADS_1
" Oya,, kita makan di luar yuk "
" Eh kamu kan lagi sakit Kak "
" Udah sembuh sayang,, Yuk aku pengin makan yang seger seger "
Zicko menggandeng tangan Lona,,
" Yuk "
Zicko dan Lona berjalan menuruni tangga dan terlihat Bik Usi sedang beberes di bawah.
" Bik,, Bik Usi sudah masak " Ucap Zicko
" Belum Mas, Mas Zicko dan Mba Lona mau makan,, biar bibi siapin sebentar "
" Gak usah Bik,, kebetulan saya sama Lona mau makan di luar "
" Kami keluar dulu Bik "
" Baik Mas, Mbak hati hati "
Lona tersenyum dan mereka menuju Mobil.
*******
Zicko melajukan mobilnya menelusuri jalanan sore, mereka juga masih belum tau akan makan apa dan dimana.
Hanya saja mereka ingin makan di luar dan bernostalgia saat masih pacaran.
" Kita mau makan apa Kak " Ucap Lona menatap Zicko
" Gak tau Yang, Aku aja bingung "
" Tadi Pengin yang seger,, terus "
" Bakso enak kali yang sore sore gini "
" Ya Udah kita cari Aja Kak "
" Kayaknya aku pernah liat deket Kampus ada bakso yang ramai deh, kita ke sana ya " Ucap Zicko dan Lona mengangguk.
Hingga akhirnya mereka sampai di sana, benar yang Zicko katakan jika di sana ada bakso yang ramai dengan pengunjung.
__ADS_1
" Kok aku gak pernah liat ya Kak " Ucap Lona heran
" Kan kita juga jarang lewat sini Yang, biasanya kita lewat sana " Ucap Zicko menunjuk jalan di depannya
Dari Kampus mereka memang ada dua jalan menuju rumah dan baik Zicko atau pun Lona jarang melewati jalan ini.
" Yuk,, " Ajak Zicko mengandeng tangan Lona
Setelah memesan mereka duduk di salah satu bangku kosong, Lona menatap sekeliling yang ramai dan sudah pasti jika bakso nya enak.
" Silahkan " Ucap Seorang Ibu
" Makasih Bu " Lanjut Lona tersenyum ramah
" Kalau kurang sesuatu panggil Ibu aja ya Neng"
Lona mengangguk dan tersenyum.
" Mau di potong potong Yang baksonya " Ucap Zicko dan Lona menggeleng
" Mau di suapi " Lanjutnya namun Lona kembali menggeleng
" Ya Udah makan pelan pelan, panas "
Lona mengangguk dan menikmati Baksonya, memang benar rasanya sangat enak bahkan kuahnya saja sangat segar pantas jika sangat ramai pengunjung di sana.
" Pantas ramai ya Kak, enak baksonya "
" Heem,, Mau lagi "
" Ini aja belum habis Kak "
" Ya Udah makan pelan pelan " Ucap Zicko mengusap kepala Lona
Zicko menatap Lona yang masih menikmati Baksonya, Lona memang selalu lama saat makan.
Masih sama, Lona pun selalu saja seperti anak kecil saat makan pasti ada saja sisa makanan di bibirnya.
Zicko mengambil tisu dan membersihkannya,,
" Makasih Kak " Ucap Lona masih sambil menguyah bakso dalam mulutnya.
Zicko mengangguk dengan masih saja memandang wajah cantik Lona.
__ADS_1
Dia merasa jika Lona semakin cantik sekarang walaupun memang Lona sudah cantik.