Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
TERTUNDA


__ADS_3

Aruni baru saja selesai membersihkan diri nya. Dia kemudian menuju ruang keluarga untuk berkumpul bersama yang lain nya disana.


"Mas Reno,kamu mandi dulu sana,koper nya sudah dibawa kekamar sama Ali tadi." ucap Aruni sambil duduk di samping Reno.


"Iya." ucap Reno singkat.


"Yah Ren.Kamu bakalan puasa dulu sampe seminggu.Soal nya Aruni nya lagi kedatangan tamu bulanan."ucap Kak Arini sambil tertawa senang.


"Kakak...!" teriak Aruni sambil melempar bantal sofa kearah kakak nya.


"Lho bener kan?" ucap Arini sambil terkekeh.


"Tapi ga harus diomongin juga kan malu." uvap Aruni sambil menutup muka nya dengan bantal.


"Kan biar Reno nanti ga kecewa dek." ucap Arini menggoda.


"Kakak,kamu kok malah godain adek nya gitu sih,maaf ya nak Reno disini memang seperti ini." ucap ibu yang merasa tidak enak hati.


"Iya bu,ga apa-apa." jawab Reno sambil tersenyum. " Kalau begitu saya permisi untuk mandi terlebih dahulu." ucap Reno sambil beranjak.


"Iya,iya silahkan." ucap Ibu ramah.


Reno pun beranjak menuju kamar Aruni untuk mandi.Dia merasa sangat canggung disana.


"Kak,kenapa sih yang kaya gitu aja di omongin. Kan aku malu." ucap Aruni kesal.


" Ya gak apa-apa,kan biar nanti Reno ga kecewa." ucap Kak Arini santai.


"Iih,kakak nyebelin akh." ucap Aruni kesal.


Sementara dikamar Aruni,Reno yang baru saja selesai mandi kini sedang mengenakan pakaian nya.


"Sabar ya tong malam ini belum masuk sangkar dulu.Soal nya si bewok lagi muntah darah kata nya tong." ucap Reno pada junior nya dibawah sana.


Reno kemudian melangkahkan kaki nya keatas tempat tidur.Dia merasa sangat lelah hari ini. Kedua kaki nya terasa kebas.Reno merebahkan tubuh nya diatas kasur milik Aruni.Tanpa terasa Reno pun sudah masuk kealam mimpi nya.Dia sudah tertidur pulas diatas ranjang pengantin nya.


...


Sementara ditempat lain.Ari yang saat ini sedang marah karena mengetahui Aruni telah menikah dengan Reno.Dia merasa kesal karena seseorang telah merebut milik nya.Ari masih tidak bisa melepaskan Aruni.Walau pun dia tahu kalau dia lah yang sudah berkhianat.


"B****s**! gue ga akan diem aja.Gue pasti akan ngerebut Aruni kembali ketangan gue.Kalau gue ga bisa dapetin dia siapa pun ga boleh dapetin dia." ucap Ari sambil menggebrak trali besi penjara.


...

__ADS_1


Kembali kekediaman tuan Baskara.Seluruh keluarga tuan baskara sedang mempersiapkan diri untuk melaksankan shalat magrib.


"Run,Kok Reno ga keluar-keluar dari kamar.Coba kamu lihat dulu,takut nya dia canggung untuk keluar nya." ucap ibu Aruni.


"Iya bu,aku liat dulu ya." Ucap Aruni sambil beranjak kekamar nya.


Aruni kemudian pergi menuju kamar nya.Sesampai nya dia didepan pintu kamar nya.Aruni tak langsung masuk,dia berdiri didepan pintu kamar nya.Ada perasaan canggung saat dia harus masuk kedalam kamar nya.


'Aduh gimana cara masuk nya ya?' gumam Aruni pelan.


Aruni kemudian berniat untuk mengetuk pintu kamar nya namun urung dia lakukan,karena dia merasa canggung dan malu.


Aruni kemudian mencoba memegang handel pintu kamar nya.Namun lagi-lagi Aruni mengurungkan niat nya untuk membuka pintu.Aruni merasa sangat bingung.Dia takut kalau dia masuk akan mengganggu Reno.Atau bahkan Reno akan berfikir yang tidak-tidak tentang diri nya. Dia takut Reno mencap nya sebagai wanita agresif.


Aruni kemudian bersandar di pintu untuk memikirkan cara apa yang pas untuk masuk kedalam kamar.Dan ketika Aruni sedang menyandarkan tubuh nya pada pintu kamar nya,tiba-tiba Reno membuka pintu kamar nya dari dalam.


Dan seketika itu pula tubuh Aruni terjerembab kebawah.Namun secepat kilat Reno bisa menangkap tubub Aruni,hingga tertahan dengan posisi Reno merangkul pinggang Aruni.Dan mereka pun saling bertatapan hingga beberapa waktu.


Sampai akhir nya Reno tersadar.


"Astagfirllahaladzim!" seru Reno sambil melepaskan rangkulan nya pada Aruni.Hingga membuat Aruni benar-benar terjerembab ke lantai.


"Aaaah..." teriak Aruni saat tubuh nya terjerembab kelantai.


"Ish,mas Reno nyebelin banget sih!Sakit tau." ucap Aruni kesal.


"Iya maaf,lagian kamu ngapai nyender di pintu udah kaya gorengan kemaren tau ga?!" ucap Reno membela diri.


Aruni hanya menyebikan bibir nya.Tanpa berkata apa-apa.Karena dia sadar itu bukan kesalahan Reno sepenuh nya.


"Kamu mau masuk kedalam?" tanya Reno sambil menggeser tubuh nya dari ambang pintu.


"Oh,engga kok.Aku mau manggil mas Reno untuk shalat magrib." ucap Aruni


"Oh iya.Saya juga memang berniat keluar untuk shalat magrib.Tapi kan kamu lagi..."


"Udah buruan mas Reno ke depan deh." ucap Aruni memotong ucapan Reno sambil menarik tubuh Reno keluar kamar.


Aruni dan Reno pun berjalan ke ruang shalat keluarga.Disana sudah ada Ayah,kak Putra,om-om nya dari Aruni,ibu,kak Arini dan tante-tante nya Aruni.Mereka melaksanakan kewajiban mereka sebagai umat muslim.


Karena Aruni sedang berhalangan untuk shalat,jadi Aruni hanya menunggu yang lain nya di ruang keluarga.


Dua puluh lima menit kemudian semua nya sudah berkumpul diruang makan.Karena mereka akan makan malam bersama.Semua keluarga tuan Baskara makan malam bersama.

__ADS_1


Tak ada obrolan yang berarti saat makan malam itu.Semua nya makan dengan lahap tanpa bersuara.


Selesai makan malam semua nya berkumpul diruang keluarga.Mereka berkumpul hanya untuk sekedar berbincang-bincang,membahas banyak hal.Mulai dari pekerjaan hingga acara pernikahan Aruni dan Reno yang masih jadi trending topik dikalangan keluarga tuan Baskara.


"Ren,kalau disini ya begini.Kalau habis magrib menjelang isya,kita semua kumpul-kumpul sambil ngobrol." ucap tuan Baskara.


"Iya yah,seru banget.Karena saya dirumah ga seperti ini.Kami sibuk dengan pekerjaan masing-masing." ucap Reno sambil tersenyu.


"Nah,maka dari itu.Kamu harus biasakan diri agar tidak canggung ya,untuk berkumpul seperti ini dirumah." ucap tuan Baskara lagi.


" Iya,yah." Ucap Reno pelan.


"Ren,kamu harus sabar-sabar ya ngadepin Aruni. Dia tuh anak nya manja banget." ucap Kak Arini.


"Kakak..!"Seru Aruni sambil melotot kearah kakak nya.


"Lah emang bener kan ya bu.Aruni tuh manja." ucap Kak Arini sambil melirik sang ibu.


"Gak manja sih,cuma cengeng." ucap ibu menimpali.


"Ibu...kok jadi mojokin aku sih?" ucap Aruni kesal.


Dan semua yang disana hanya tertawa.Reno yang melihat keluarga ini sungguh hangat dengan canda tawa nya merasa sangat beruntung bisa berada ditengah-tengah keluarga ini.


Selesai shalat isya,mereka semua kembali kekegiatan masing masing.Aruni dan Reno kembali kekamar mereka.


Reno dan Aruni yang saat itu sudah berada didalam kamar merasa sangat canggung satu sama lain.Mereka berdua hanya terdiam dengan ponsel mereka masing-masing. Aruni yang merasa canggung mencoba membuka omongan.


"Mas,baju-baju mas Reno aku taro dilemari ku ya.Biar ga berantakan di koper." ucap Aruni mencoba membuka obrolan.


"Iya kalau boleh mah ga apa-apa." ucap Reno


"Okeh,tapi lemari ku kecil.Gak apa-apakan aku tumpuk aja,ga di gantung?" tanya Aruni sambil mengambil baju-baju Reno dari koper.


" Iya gak apa-apa." jawab Reno sambil membantu Aruni menata baju nya kedalam lemari.


Selama menata baju Reno kedalam lemari kedua nya tampak sangat canggung.Mereka berdua hanya diam tak bersuara.


Keadaan hati mereka saat ini benar-benar kacau. Degupan jantung yang sangat tidak bisa terkontrol.Mereka merasakan degupan jantung yang tidak beraturan,dan sangat cepat dari degupan jantung orang normal.


next bab ya....


pokok nya terus baca ya sahabat..karena cerita Reno dan Aruni ini masih panjang..šŸ˜„

__ADS_1


__ADS_2