
Zicko terbangun karena mendengar suara alarm di ponselnya, dia pun menatap Lona yang masih terlelap di sampingnya sambil memeluk lengan tangannya.
Dia segera mengambil ponselnya, dia tidak mau istrinya terbangun dan terganggu.
Zicko menatap wajah Lona dan tersenyum, sungguh ciptaan Tuhan paling sempurna bibir pink tipis, hidung mancung alis hitam pipi cubby membuat Lona sangat cantik apa lagi saat tertidur tanpa make up sedikitpun saja di sangat cantik dan beruntungnya Zicko mempunyai istri seperti dirinya.
Di usapnya lembut pipi Lona, disentuhnya bibir hidung Lona membuatnya semakin gemas saat Lona menggeliat karena merasa sentuhan Zicko.
" Aku beruntung banget memiliki istri secantik juga sebaik kamu Yang,, Aku janji akan selalu membuat Kamu bahagia "
Zicko mengecup lembut kening Lona, dan dia segera beranjak dengan sangat pelan agar tidak membangunkannya.
-
Setelah selesai mandi dan sudah berganti pakaian, Zicko kembali menatap Lona yang masih saja berdamai dalam selimutnya.
Zicko pun membiarkan istrinya tertidur, dia berjalan keluar.
Di meja makan terlihat Mama Mia masih menyiapkan sarapan untuk mereka, tidak berbeda jauh dari Biyanka, Mia selalu menyiapkan sarapan juga makan untuknya juga Zicko.
" Pagi Ma " Sapa Zicko duduk di kursi
" Hai Pagi sayang, Loh dimana Menantu kesayangan Mama "
" Lona masih tidur Ma, mungkin dia kelelahan"
" Kasihan dia,, ya Sudah biarkan Lona tidur jangan kamu bangunkan Oke "
" Iya Ma "
" Kamu mau sarapan Apa, biar Mama ambilkan"
" Nasi goreng aja Ma " Ucap Zicko dan Mama Mia langsung mengambilkannya.
" Ko,, Setelah makan kamu bawa sarapan buat Lona ke kamar ya nanti Mama siapin "
Zicko mengangguk dan dia kembali menikmati sarapannya.
__ADS_1
-
Lona masih saja tertidur pulas, seakan dia lupa jika mereka berada di rumah mertuanya.
Lona masih saja menutupi tubuhnya dengan selimut dan enggan untuk membuka matanya.
Zicko masuk ke kamar dengan membawa nampan berisi sarapan, susu juga buah yang sudah di potong.
Dia berjalan mendekat dan tersenyum melihat istrinya ..
Diletakannya nampan di atas nakas, dan dia duduk di sisi ranjang sambil membenarkan rambut yang menutupi wajah cantik istrinya.
" Sayang,, " Ucap Zicko lembut sambil mengusap pipi Lona
" Hem,, Aku masih ngantuk Mas"
" Sayang bangun yuk "
Lona mengerjabkan matanya, dia menatap suaminya yang sudah tampan tersenyum kepadanya.
" Pagi Kak " Ucap Lona dengan beranjak dan Zicko dengan sigap membantunya.
" Kakak sudah mandi "
" Sudah Yang,, masih ngantuk ya " Ucap Zicko dengan mengusap wajah Lona
" Em,, jam berapa Kak "
" 9 Sayang "
" Apa,, kenapa gak bangunin Kak,, "
" Sstt,, Kamu tidur sangat nyenyak dan aku gak tega banguninnya Sayang "
" Tapi aku malu sama Mama Kak "
" Kenapa Malu,, Mama tau kamu kelelahan sayang,, Oya sekarang kamu sarapan ya semalem kamu cuma makan sedikit "
__ADS_1
Lona mengangguk dan Zicko mengambil piring.
Zicko mulai menyendok dan menyuapi Lona yang masih berada di atas tempat tidur.
" Kakak Udah sarapan "
" Udah tadi sama Mama "
Zicko mengambilkan air untuk Lona minum dan dia kembali menyuapi Lona hingga habis.
" Kak,, Aku mandi dulu ya "
" Iya Sayang, Aku bawa turun piringnya dulu jangan lupa susunya di minum ya " Ucap Zicko dan Lona mengangguk.
Lona berjalan menuju kamar mandi dan Zicko kembali turun dengan membawa piring kotornya.
" Lona sudah bangun Nak " Ucap Mama mia
" Sudah Ma, Lagi mandi dia "
" Mama seneng kalian menginap di rumah jadi rumah ramai apalagi jika nanti kalian punya anak pasti rame "
" Doain Aja Ma "
" Pasti dong,, Mama selalu doa yang terbaik buat kamu juga Lona
" Kalian gak memunda untuk memiliki anak Kan "
" Engga Ma,, Kita siap kapan pun akan mendapatkan rejeki itu "
" Bagus,, harus begitu Sayang karena seorang anak adalah rejeki tersendiri "
" Iya Ma,,
Zicko ke kamar dulu ya Ma "
" Iya Nak "
__ADS_1
Mama Mia tersenyum melihat anak laki lakinya yang kini sudah tumbuh dewasa dan sudah menikah, Anak laki kali yang dulu masih cengeng dan sangat manja kepadanya kini malah berbanding dengan dirinya dulu.
Kini Zicko tumbuh menjadi laki laki yang tampan, pekerja keras juga bertanggung jawab terbukti dia sudah memiliki beberapa bisnis, mencukupi kebutuhan mereka, membiayai kuliahnya sendiri dan kini menikah juga memberi nafkah kepada istrinya, sungguh laki laki yang sangat di idampakan oleh para mertua dia luar sana juga para gadis diluaran.