Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 118


__ADS_3

Zicko terus mengajak Lona mengelilingi perkebunan teh, bahkan di sana juga terlihat perkebunan strawbery juga banyak sayur sayuran.


Banyak petani yang sedang memetik daun teh dan juga memetik strawbery..


Zicko memetik buah Strawbery dan memberikannya kepada Lona,,


" Kamu Coba Yang, ini seger banget " Ucap Zicko


Lona membuka mulutnya dan menikmati suapan Strawbery yang Zicko petik langsung.


" Iya Kak, seger " Ucap Lona


Zicko tersenyum dan mengusap bibir Lona,,


" Kak lihat itu, Kita ke sana yuk " Ucap Lona saat melihat beberapa petani yang sedang mengemas Buah Strawbery.


Zicko terus menatap Lona, dia tersenyum melihat Lona yang terus berintetaksi dengan mereka dan terlihat Lona yang seperti anak kecil menanyakan semua yang dia lihat.


Bahkan Lona mengikuti apa yang mereka lakukan.


Cukup lama Zicko menatap Lona yang sedang asik mengemas Strawbery, hingga akhirnya Lona kembali menghampirinya..



" Udah selesai " Ucap Zicko menyelipkan rambut Lona di belakang telinga


Lona tersenyum dan mengangguk,,


" Terus mau kemana lagi hem "


" Kita duduk di sana Kak, Udah di sini masih sangat sejuk dan belum banyak polusi "


Zicko mengikuti langkah Lona menujus sebuah gubuk di tengah tengah perkebunan, mereka duduk di sana dan menatap kegiatan banyak petani di sana.


*********


Setelah menikmati pemandangan bersama Lona dan kini Zicko mengajak Lona kembali pulang karena memang hari juga sudah sore..


" Kak, Makasih ya Aku seneng banget hari ini" Ucap Lona tersenyum

__ADS_1


" Sama sama Sayang, aku juga seneng Liat kamu seperti ini " Ucap Zicko mengusap rambut Lona


Lona menggenggam tangan Zicko dan mereka menikmati perjalanan kembali ke Jakarta.


Perjalanan mereka cukup panjang dan Lona terus bersender dengan menatap pemandangan jalan yang mereka Lalui..


Zicko sesekali melirik dan tersenyum,,


Namun tiba tiba ponselnya berdering, Zicko melihat jika Sandi yang menelponnya dia pun segera mengangkatnya


" Halo San "


" Oke, gue ke sana tapi gue anterin Lona pulang, Loe tetap di sana "


Lona menatap Zicko, terlihat jelas jika Wajah Zicko yang seperti emosi menahan sesuatu,,


" Kak,, Apa ada masalah " Ucap Lona menghadap Zicko


Zicko menoleh dan tersenyum,, dia tidak mungkin menceritakan semua kepada Lona.


" Gak Papa Sayang "


" Oh ini,, cuma masalah Cafe yang. Tapi gak papa kok " Ucap Zicko tersenyum


Lona mengangguk dan kembali menatap lurus, Zicko kembali melajukan mobilnya karena dia sudah benar benar ingin menemui seseorang.


-


Mobil Zicko masuk ke dalam halaman rumah Lona, dan Zicko langsung membuka pintu..


" Kak Zicko langsung ketemu Kak Sandi "


" Iya Sayang, Gak Papa kan "


" Gak Papa, tapi setelah itu Kakak pulang istirahat "


" Kamu juga istirahat "


Zicko mengecup kening Lona dan kembali masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


Lona berjalan masuk setelah mobil Zicko keluar halaman rumahnya,,


" Hai Honey,, " Sapa Biyanka yang baru keluar dapur


" Mam " Ucap Lona menghampiri Biyanka dan memeluknya


" Udah jalan jalannya, kemana tadi sama Zicko hem"


" Ade gak tau itu dimana Mam, cuma pemandangannya bagus banget masih asri "


" Duh, mama jadi pengin ke sana "


" Kapan kapan kita ke sana aja Mam, ajak Papa juga Abang "


" Ide bagus itu "


" Em,, ya Udah Ade mau mandi dulu Mam gerah bau acem juga " Ucap Lona mencium tubuhnya


#Ya Kali masa bau acem, gak mungkin dong kan pastinya tetep bau wangi 😀😀


Biyanka menggeleng sambil tersenyum menatap putrinya, Lona memang anak yang periang juga dia memang sangat manja bukan hanya kepadanya, Kepada Tian juga Lio pun Lona selalu manja mungkin karena mereka juga selalu memanjakannya dan beruntungnya Lona bisa kenal dengan Zicko dan terlihat jelas jika Zicko sangat menyayanginya juga selalu memanjakannya.


-


Lona masuk ke dalam kamarnya, melepas jaket yang dipakainya.


Dan dia melihat pergelangan tangannya yang sudah tidak terlihat merah,,


" Syukurlah udah gak lebam, gimana kalau masih lebam pasti Mama dan Papa akan khawatir " gumam Lona


Lona melepas sepatunya, dia berjalan menuju kamar mandi karena memang tubuhnya sangat lengket.


***********


Sementara Zicko,


Dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, berharap untuk bisa segera sampai di suatu tempat yang sudah Sandi kirimkan Lokasinya.


Zicko sangat tidak sabar untuk bertemu dengan seseorang di sana.

__ADS_1


Dia pun kembali menginjak gas untuk menambah kecepatan mobilnya.


__ADS_2