
Lona mengerjabkan matanya karena mendengar ponselnya yang terus berdering,,
Dia pun hanya meraba dan langsung mengangkatnya..
" Halo " Ucap Lona
" Lon, Loe masih tidur "
" Anisa,, Loe habis dari mana sih, gue telponin dari kemarin "
" Sorry, gue cuma lagi butuh sendiri, maaf ya jadi buat Loe khawatir "
" Nis, Loe lagi gak ada masalah kan "
" Gak Kok Lon, gue gak papa "
" Loe gak usah Bohong Nis, gue tau kok masalah Loe dan Kak Sandi, sekarang Loe dimana "
" Dirumah Lon,,
" Oke siang ini gue ke rumah Loe, Kita bicara"
" Lon,, tunggu mending kita ketemu di luar ya jangan di rumah "
" Oke, Loe kasih tau dimana nanti gue ke sana"
" Oke bye "
Lona meletakan ponselnya dan menuju kamar mandi,
Hari ini mereka memang tidak ada kelas.
-
Lona sudah rapi dan dia akan menemui Anisa yang sudah mengirimkan alamatnya,,
" Hai Mam,, " Sapa Lona
" Hai Honey,, Loh bukannya Ade hari ini libur "
" Yes Mam,, cuma Ade mau jalan sama Anisa boleh kan Mam "
" Boleh asal hati hati dan Ade harus diantar Sopir "
" Ya Udah Ade jalan ya Mam,, bye mam "
" Bye Honey hati hati "
Lona mengangguk dan berjalan keluar telrihat sopir sudah menunggu nya.
" Silahkan Non Lona "
" Makasih Mang "
Mobil melaju keluar halaman rumah,,
*****
Anisa sudah berada di tempat dimana mereka akan bertemu, dia akan menceritakan semua kepada Lona karena dia tidak ingin membuat Lona khawatir.
" Anisa,, " Ucap Lona
__ADS_1
Anisa menoleh dan tersenyum,,
" Astaga Nis, Kemarin Loe kemana sih Gue cari, gue telpon tapi Loe gak jawab, Loe kenapa sih Nis"
" Sorry Ya Lon gue udah buat Loe khawatir "
" Nis, Cerita sama gue kalo ada masalah Loe jangan pendam sendiri "
" Loe mau kena Cerita sama gue " Ucap Lona menatap Anisa
Anisa mengangguk, dia menghela napasnya dan menatap Lona,,
" Sebenarnya kemarin kak Sandi nembak gue, tapi gue tolak "
" What.. Nis, bukannya Loe suka sama Kak Sandi terus kenapa Loe nolak "
" Gue gak bisa nerima dia Lon, gue gak mau buat dia juga keluarganya malu "
" Maksud Loe "
" Mas Sandi anak orang kaya sama seperti Loe juga yang lain, sedangkan gue, gue cuma anak orang biasa Lon "
" Jadi karena itu Loe nolak Kak Sandi "
Lona menghela napasnya, dia mengerti dengan perasaan Anisa saat ini namun dia tidak setuju dengan alsan Anisa jika semua itu karena Derajat.
" Nis, Loe dengerin gue,, Kak Sandi bukan orang seperti itu, dia menyukai Loe dengan tulus, dia gak memandang keluarga Loe,,
" Tapi Lon, gue gak mau buat dia Malu pacaran sama gue "
Lona terus menenangkan Anisa di sana,
Anisa terlihat sangat putus Asa, dia bingung dengan perasaan nya,,
Anisa mengangguk dia langsung memeluk Lona,, menumpahkan semua perasaan nya saat ini dan hanya Lona yang tau juga mampu mengerti dengan dirinya.
" Lon, thanks ya Loe selalu ada buat Gue,, gue gak tau harus balas gimana sama Loe "
" Loe temen gue bahkan gue udah anggap Loe kayak keluarga gue, tadi kalo Loe ada masalah Loe cerita sama gue ya Jangan ngilang seperti kemarin "
Anisa tersenyum dan mengangguk,
Merek pun menikmati gari liburnya di sana.
-
Anisa kembali ke rumahnya setelah Lona mengantarkan pulang,
Mereka berada di Cafe hingga sore hari dan Anisa sudah merasa tenang saat ini setelah bertemu dan menceritakan semua kepada Lona.
" Loe memang Seperti malaikat Lon, Loe terus bantu gue, Loe cantik juga baik, gue beruntung memiliki teman seperti Loe "
-
Lona keluar dari Mobil nya dan tersenyum saat melihat Mobil Tian masuk ke dalam halaman rumahnya.
" Hai Honey,, " Ucap Tian berjalan mendekati Lona yang sengaja menunggu nya
" Hai Pap,, "
" Ade dari mana,, "
__ADS_1
" Habis jalan sama Anisa Pa,, Papa tumben sudah pulang "
" Ya karena Papa kangen kalian "
Lona mengeryitkan keningnya Namun Tian malah terkekeh dan menggandeng tangan Lona masuk ke dalam.
" Loe kalian bisa bareng gitu " Ucap Biyanka
" Ya Mam, tadi ketemu Papa di depan"
" Pa, Ma, Ade mau mandi dulu ya"
" Ya Honey,,
Lona mengecup pipi Tian dan Biyanka bergantian, dia pun berjalan menuju lantai atas kamarnya.
**********
Hari semakin malam,,
Lona terus memainkan ponselnya, dia mengirimkan chat kepada Zicko namun tidak di balasnya bahkan telpon nya pun tidak dia angkat.
" Kak Zicko kemana ya, apa masih di Cafe dan sibuk, tumben banget seharian dia gak kirim Chat atau telpon dulu, biasanya sehari saja gak ketemu dia selalu bilang kangen "
Lona meletakan ponselnya dan dia membuka Laptopnya,,
-
Sementara di ruang tengah,,
Tian dan Biyanka berada di sana, mereka masih menonton acara televisi,,
Tok,, tok,, tok,,
terdengar suara ketukan pintu,,
" Mba,, Tolong buka pintunya ya " Ucap Biyanka kepada salah satu Art nya
" Baik Nyonya,, "
" Siapa ya Mas malem malem gini ke Rumah "
Tian hanya mengangkat bahunya dan kembali menatap tv.
" Maaf Tuan, Nyonya di depan ada Mas Zicko"
" Loe suruh ke sini aja Mba "
" Tapi Nyonya, Mas Zicko bersama orang tuanya,,
Tian dan Biyanka saling tatap, namun mereka beranjak dan berjalan ke luar,,
" Malam Om, Tante " Ucap zicko
" Malam Zik,, " Ucap Biyanka
" Maaf Om tante, kenalin ini Mama Saya "
Biyanka, Tian juga Mama Mia saling tatap, ,
" Mia " Ucap Tian kaget dan Biyanka menatap mereka saling bergantian.
__ADS_1
Mia membulatkan matanya, dia tidak menyangka jika Lona anak dari Cristian sedangkan Biyanka, dia merasa pernah bertemu dengannya namun dia sendiri lupa dimana,,