
Lio dan Sasya sampai di rumah dan mereka pun keluar mobil..
Sasya memandang bangunan yang berada tepat di depannya, dia tidak menyangka jika ternyata Lio merupakan anak orang kaya bahkan sangat kaya terlihat jelas dari rumah yang sangat besar juga mewah.
" Yuk masuk " Ajak Lio dan Sasya mengangguk
Sasya kembali di buat takjub dengan semua perabot yang ada di dalam rumah, semua bernuansa elegan namun terlihat jelas jika semua berharga fantastik.
" Bang Lio maaf,, tadi Tuan dan Nyonya pesan Kalau kamar Non Sasya sudah Bibi siapkan " Ucap Salah satu pelayan di rumahnya..
" Iya Bik,, makasih "
" Kalau begitu saya permisi,, "
" Ya Udah gue anter ke kamar " Ucap Lio dan Sasya tersenyum
Sampai mereka di depan pintu kamar,,
" Ini kamar kamar,, " Ucap Lio
" Ya Udah aku masuk ya"
" Anggep saja rumah sendiri Sya dan selamat istirahat "
Sasya menganggu dan tersenyum, dia pun masuk ke dalam kamarnya begitu juga Lio yang berjalan menuju kamarnya.
-
Sasya sudah berganti piyama, dan dia sudah berada di atas ranjang namun dia masih belum bisa tertidur.
Di tatapnya ruangan yang dia tempati, luas, rapi bahkan sangat nyaman.
Dia terus berpikir jika kedua orang tua Lio sangat baik pantas saja Lio sendiri sangat baik karena dia memiliki orang tua yang menghargai orang lain.
Sasya menatap jam yang sudah menunjukan pukul 12malam, dia pun langsung membaringkan tubuhnya.
*******
Hari sudah pagi,,
Namun terlihat jika kedua pasang pengantin masih berdamai di dalam selimutnya bahkan mereka tidak sadar jika alarm di ponselnya terus berdering.
Lona merasakan sangat nyaman dalam dekapan suaminya,,
Bunyi alarm yang terus berbunyi membuat Zicko mengerjabkan matanya,, dia pun meraba ke atas nakas dan mengambil ponselnya yang sudah menunjukan jam 6 pagi, dia pun mematikan alarmnya.
Zicko menatap Lona yang masih terlelap di sampingnya bahkan masih sangat pulas.
Zicko tersenyum karena mulai hari ini dan seterusnya dia akan selalu disuguhkan pemandangan seperti ini.
__ADS_1
Zicko mengusap wajah Lona, dia tersenyum saat melihat Lona yang menggeliat dan itu sangat menggemaskan.
Zicko terus melakukannya dan tidak lama terlihat Lona membuka matanya..
" Kak Zicko " Ucap Lona menarik selimutnya untuk menutupi wajahnya
" Sayang,, kenapa malah ditutup " Ucap Zicko menarik selimutnya
" Aku malu Ka,, aku baru bangun "
Zicko menarik selimut yang menutupi wajah istri cantiknya, dan mereka saling pandang..
Zicko mendekatkan wajahnya hingga jarak mereka sangat dekat namun tiba tiba Lona langsung memalingkan wajahnya..
" Aku belum gosok gigi" Ucap Lona
Zicko tersenyum,
Dia menarik dagu Lona untuk kembali menatapnya.
Jantung Lona berdetak sangat cepat bahkan mungkin sampai di dengar oleh Zicko.
Lona memejamkan matanya saat Zicko mulai mencium bibirnya,,
Dia pun membiarkan Zicko melakukan apa yang akan di lakukannya karena memang sekarang mereka sudah sah menjadi sepasang suami istri.
Ciuman pagi mereka cukup lama dan morning kiss yang hanya niatan Zicko di pagi ini namun malah menjadi ******* dan Lona pun ikut menikmatinya.
" Sayang " Ucap Zicko dengan suara parau
Lona tersenyum dan mengangguk, dia tau maksud Zicko dan sebagai istri dia pun harus mengijinkannya.
Zicko tersenyum dan kembali mencium Lona, mencium seluruh inci wajah istrinya hingga turun ke leher.
Lona memejamkan matanya saat Zicko mencium dan menggigit dibagian leher Lona dan sudah pasti meninggalkan bekas di sana.
" Kak,, " Ucap Lona dan membuat Zicko menghentikan aktifitasnya
" Pelan Pelan " Ucap Lona dan Zicko mengangguk..
Zicko kembali mencumbu seluruh wajah dan Leher Lona, hingga tanpa sadar tangannya sudah melepaskan semua kancing piyama yang di pakai Lona.
Lona menutup wajahnya karena malu, namun Zicko melepaskan tangannya..
" Sayang,, tahan ini akan sedikit sakit dan aku akan melakukannya dengan pelan" Ucap Zicko berbisik dan Lona mengaguk
Benar saja yang Zicko katakan,
Lona merengek bahkan dia sampai meneteskan air matanya merasakan sangat sakit di bagian sensitifnya,,
__ADS_1
" Sakit Kak,, Udah " rengek Lona
Zicko menghentikannya, dia menatap Lona yang menangis, dia merasa tidak tega dan mengecup wajahnya..
" Maaf sayang" Ucap Zicko melepaskannya
Lona menatap Zicko,,
Rasanya sangat sakit, namun dia merasa tidak enak dengan suaminya..
" Kak " Ucap Lona menarik tangan Zicko
Zicko menoleh dan tersenyum,,
" Kenapa " Ucap Zicko
" Sakit " Lanjutnya
Lona menggeleng,,
" Lanjut ya, aku gak papa "
" Tapi Sayang,, "
" Aku gak papa Kak " Ucap Lona tersenyum dan Zicko pun tersenyum
Akhirnya Zicko mulai kembali dengan aktifitasnya,,
Lona masih merasa kesakitan, namun dia tahan dan dengan Zicko yang terus membisikan kata kata cintanya membuat rasa nyeri hilang begitu saja..
Mereka melakukannya entah berapa kali dan membuat Lona lemas dan memejamkan matanya..
Zicko tersenyum dan mengecup kening Lona..
" Terima kasih sayang, kamu telah menjaganya untuk ku " bisik Zicko
" Sama sama kak " Ucap Lona yang memang belum tertidur
" Kamu gak tidur Yang, " Ucap Zicko kaget dan Lona menggeleng
" Ya Udah kita lanjut ya" Goda Zicko
" Kak,, aku capek dan ini masih sakit " rengek Lona
Zicko tersenyum dan langsung memeluk tubuh Istrinya erat,,
" Maaf sayang,, " Ucap Zicko
Lona mengangguk dan membalas pelukan suaminya..
__ADS_1
Zicko terus mengecup kepala Lona hingga akhirnya mereka kembali terlelap.